Industri Automobile “Bisa Sumbang 50 Juta Lowongan Pekerjaan Kepada Rakyat”, Cukup dengan Strategis Strategi Kebijakan yang tepat

Ini Mobil momennya Presiden Lakukan Strategis Strategi Pilihan Sebagai Aksi Prioritas Perekonomian yang tepat Presiden yang di tunggu-tunggu oleh Publik, Para Investors dan Pengusaha yang Masih Menjadi Kritikan Sensasi setiap Pemimpin Politik dan Publik.

Industri AutoMobile adalah sebagian dari Solusi Jalan Exit Indonesia untuk Mengatasi Permasalahan Permasalahan Krisis Perekonomian, Defisit Keuangan dan Ancaman Anjloknya Rupiah.

Saran kami Sederhana Saja, Jadi Kan Produk Asing Sebagai bagian dari Produk Penting dan Jadi Produk-Produk Indonesia Sebagai Strategi untuk Menuntaskan Serangan Krisis Ekonomi Dunia.

Beban Pengangguran Indonesia 11,5 Juta dan Kemiskinan 17,5 Juta Rakyat tuntas, Memang Rakyat Indonesia butuhkan Lowongan Perkerjaan dan Kesejahteraan.

Contoh:

Industri “Pemasangan Automobil dan Sepeda CKD”,Indonesia Menuju Menjadi Sebagian dan sasaran 20% kebutuhan Pasaran Mobil dan Sepeda Dunia.

Daripada Indonesia dijadikan sasaran Pasaran Kuasa Beli Yang Tinggi Sebagai Pengguna dan Penikmat Produk Asing.

Hari Ini Kita mengajak Presiden Kita sedikit lebih Berani untuk Mewujudkan Impian Indonesia dengan lebih “ambitious” Sebagai Sebagian Negara Produsen Mobil dan Sepeda dunia Yang berteknologi Mesra Alam / Go Green Cars yang memang sudah trend dunia.

Industri Automobile Ini “Bisa Sumbang 50 Juta Lowongan Pekerjaan Kepada Rakyat”, Kalau Presiden Siap dan Berani Melakukannya dengan Strategis Strategi yang tepat dengan “Komitmen dan Jaminan Membuat Kebijakan Sistem dan Regulasi yang Konkret”, Kepada Para Investors Model-model Mobil Merk-Merk Popular dunia Ini, dipasang secara CKD, dengan Sasaran Volume Kuantitas sejumlah 5 Juta unit per tahun di Indonesia (1,5 Juta unit Mobil untuk Penuhi Pasaran domestic dan 3,5 Juta Mobil CKD) untuk Pasaran dunia.

Mudah-Mudahan Presiden lebih cepat melihat Potensi Industri Automobile dan Pasaran Domestic Sepeda Motor Saja 10 Juta unit per tahun, Semoga Presiden Bisa melihat Saran dan Solusi kami Kali Ini dengan Lebih Cermat dan Cerdas.

Prioritas dan agenda yang masih Menjadi Dilema dan Kebuntuan Pemerintahan Presiden Jokowi Hari ini, masih di tunggu-tunggu oleh Publik, Para Investors dan Pengusaha adalah Komitmen Konkret Yaitu: “Jaminan Sistem yang lebih Konsisten dan Regulasi yang lebih Kompetitif dan Insentif yang lebih Atraktif dengan Segera model Strategis Strategi yang tepat dan Sempurna untuk mengembalikan kepercayaan dan Keyakinan Publik, Para Pengusaha dan Para Investors dunia untuk memilih Indonesia Sebagai destinasi Investasi yang paling Menarik dan Kompetitif Dari Negara tetangga lain dan negara yang Sudah Maju.

Kami Optimis Cukup Dengan 3 Strategis Strategi Penangguhan Saran Solusi kami seperti yang kami bicarakan dalam buku kami Di Bab 6 (Item 1,2,3 dan Bab 5) yang berjudul “Indonesia Kuasa Ekonomi Ke 5 Besar Dunia Sebelum Tahun 2030 terbitan Gramedia.

Dr. Muhammad Asmi Optimis Strategi dijamin Mempercepat respon publik, Para Investors, Para Pengusaha dan Pertumbuhan Perekonomian Indonesia akan lebih cepat mengembang setelah Presiden KEBIJAKAN ini, Akan Menguatkan Sasaran Pertumbuhan Ekonomi Indonesia dengan sasaran 7 % GDP per tahun bagi tahun 2016 ini lebih realistik Fundamental Ekonomi Indonesia untuk Menjadi Lebih Stabil, Kompetitif dan lebih Menjaminkan Harapan tanpa perlu Negara tambah pinjaman luar Negeri Lagi. tutur Dr. Muhammad Asmi, President Director I am President Institute Bogor dengan Optimis

Comments are closed.