I Am President

Pendaftaran Audisi ‘I Am President’ Sesi Ke Dua Kini Dibuka!



Pendaftaran Audisi ‘I Am President’ Sesi Ke Dua Kini Dibuka!



DUET HEBAT UNTUK INDONESIA YANG HEBAT

Duet JK & Jokowi *

Duet JK & Jokowi *

Analisis Pemilu Caleg 2014, kemenangan tipis kelayakan Partai PDIP 18.80% membutuhkan satu koalisi yang strategic untuk melaksanakan gagasan besar Jokowi dan Partai PDIP dapat di implimentasikan dengan lebih efektif dan lancar sesuai impian negara untuk menjadi kuasa ekonomi 5 dunia dan untuk menjaminkan kesejahteraan untuk Bangsa Indonesia bisa menjadi realitas.

Untuk mencapaikan impian negara dan harapan rakyat ini, Jokowi dan Ibu Mega harus lebih spesifik dengan seleksi dengan calon-calon partai-partai koalisinya.

Dan menurut pengamatan analisis politik Dr. Muhammad Asmi;  waktunya sekarang Partai-partai Oposisi memerintah dan mantan partai-partai pemerintah menjadi oposisi, formula terbaik Koalisi Pemerintahan Indonesia pada Pilpres 2014 ini harus memilih partai yang sama baik Visi, Misi maupun solusinya yang mana bertujuan untuk satu Semangat kebangsaan Indonesia demi untuk Kepentingan Negara dan Bangsa Republik Indonesia dengan mengenali lawan atau kawan partai-partai politik, sehingga kitatahu siapa kawan dan siapa lawan politik dengan lebih dicermati, pepatah perang mengatakan : “Mengenali musuh-musuh mu bermakna anda     mengenali dirimu,”… karena musuh mu pasti akan  menyulitkan mu kapan dan dimana saja”.

Untuk mencapai Impian dan Inspirasi Rakyat Indonesia, Jokowi dan PDIP hanya cocok berkoalisi dengan partai berikut :

Partai Nasdem, PKB, PPP, PKS, PAN dan partai kecil lain untuk suara lebih dari 50% sebagai koalisi PEMERINTAHAN BARU, sebab lebih murni dan pasti  lebih harmonis dan efektif dan solid.

Karena Partai Golkar dan Gerindra tidak solid untuk dikoalisikan dengan PDIP karena faktur sejarah dan prinsip, juga impian masing-masing bertantangan/berseberangan, tetapi tidak mustahil anggota partainya bisa ….

Oleh karena itu saran analisis kita dari Tim IAP (I AM PRESIDENT) menyarankan supaya Jokowi dan PDIP harus tetapkan keputusan  pemilihan CAWAPRES ! Adalah fakta untuk kemenangan mayoritas/besar Jokowi pada Pilpres nanti dengan koalisi Jokowi dan JK (Jusuf Kalla) paling matang dan strategic untuk kemenangan Suara Rakyat dan Indonesia  lebih berpotensi menjadi sebuah kuasa Ekonomi dunia ke 5 dan rakyat yang sejahtera berkelas dunia di dalam jangka waktu 10 tahun ke depan.

Fakta pemilihan JK Cawapres Jokowi adalah pengalaman senior beliau yang bisa merubah Kota Makassar menjadi kota ke  5 besar, terbukti ide-ide beliau sangat inspiratif dan produktif, di mana dalam kurun waktu 5 tahun beliau menjadi cawapres SBY tahun 2004 lalu.

Formula ini pasti bisa  membuktikan mantapnya tim yang pasti akan sukses membawa Indonesia menjadi Negara RI ber-adidaya sebagai kuasa ekonomi dunia karena ke dua pemimpin sama-sama memiliki track rekord dan pengalaman serta performence pemerintahan yang lebih sempurna, satu gabungan   baru lebih murni, sempurna, berani, transparan, efektif dan lebih efisien untuk menyelesaikan segala permasalahan yang membebankan negara dan rakyat Indonesia dengan lebih lancar, harmonis, lebih sempurna.

Koalisi Jokowi dan JK, tambah Dr. Muhammad Asmi, optimis koalisi partai-partai politik  yang disebutkan di atas lebih menguntungkan  negara dan Rakyat Indonesia, karena lebih tepat melakuhan Torobosan Drastis sesuai dengan  Mimpi Besar Jokowi dan PDIP, yaitu Tokoh Negarawan untuk Perubahan Drastis dalam 5 tahun ke depan, di mana permasalan besar setiap negara adalah krisis ekonomi, kemiskinan, kriminal, permasalah suku dan ras (SARA), terorisme, dan kesehatan, bisa dituntaskan dalam jangka waktu 10 tahun,”  ujar Dr. Muhammad Asmi dengan Optimis…

 


Reality TV Show I AM PRESIDENT Sesi Ke Dua Siap Digelar

DR. Muhammad Asmi selaku Program Director Reality TV show “I AM PRESIDENT” mengamati, telah terjadi tantangan Perubahan Globalisasi di dalam persaingan Science dan Technology Global yang berdampak kepada seluruh warga negara di seluruh dunia atas kejadian World Economic Recession dan kejadian Hutang Ekonomi Eropa di tahun 2008 yang belum terselesaikan yang berdampak juga kepada rakyat di negara Indonesia.

Dr. Asmi dan Irman Gusman

Dr. Asmi dan Irman Gusman

Negara Indonesia turut menerima dampak perlambatan pertumbuhan perekonomian dunia walaupun banyak usaha para pemimpin negara Indonesia untuk memajukan Negara. Hal tersebut masih terkendala dengan adanya konflik dan permasalahan sosial warga yang semakin terasa. Namum usaha para pemimpin negara kita harus berdasarkan dengan aspirasi rakyat Indonesia

Mengingat kedudukan negara Indonesia sebagai 20 negara terbaik di dunia yang memiliki kekayaan sumber daya alam yang terbaik dunia, kita harus dapat memberikan yang terbaik untuk Negara sehingga Negara ini menjadi sebuah negara maju dengan rakyat yang makmur menjelang Visi 2030 sebagaimana tujuan dari para pemimpin negara.

Menurut pengamatan DR. Muhammad Asmi sebagai Cendikiawan Interlektual individual yang berprofesi sebagai Konsultan Ekonomi dan Wirausaha yang berpengalaman mengamati ada lima isu permasalahan dan konflik  di dunia yang sulit ditangani, diantaranya :

1.   Kemiskinan

2.   Kriminalitas

3.   Korupsi

4.   Perselisihan antarsuku/masalah agama

5.   Terorisme

Kelima lima isu di atas merupakan masalah besar dan sukar untuk diatasi oleh para pemimpin dunia, sekalipun oleh negara sebesar seperti Amerika, Inggris, negara-negara Eropa, Jepang, negara-negara Afrika, dan negara-negara di Asia Tenggara. Hasil pengamatan   DR. Muhammad Asmi semua masalah ini adalah akibat dari beban kehidupan yang menghimpit warga, seperti kemiskinan yang sudah sekian lama membebani mereka. Mereka pun terpaksa memilih jalan yang salah untuk memenuhi keperluan hidup mereka sehari-hari.

DR. Muhammad Asmi menggambarkan bagaimana kesuksesan dari Negara China, India dan negeri Dubai Abu Dhabi UAE Negara dari Timur Tengah yang menjadi penguasa ekonomi dunia yang kedua terbesar di dunia yang telah berhasil memakmurkan rakyat negaranya dan berhasil menjadi negara yang sukses mengatasi permasaalahan beban sosial, ekonomi  dan kestabilan politik negara  mereka. Kesuksesan negara ini diperoleh dengan kurun waktu  30 tahun.

‘Apakah Rahasia dan Formula kesuksesan Negara-negara besar tersebut?’.

‘Bagaimana  Rahasia dan Formula kesuksesannya?.’..

Maka DR. Muhammad Asmi Optimis bahwa bangsa warga negara Indonesia harus mampu mendapatkan suatu perubahan dengan cara dan pemikiran seperti bangsa Indonesia yang mau memajukan negara Indonesia. Kita harus dapat mencontoh dan belajar dari kesuksesan kepemimpinan negara sukses seperti negara China, India, Dubai, Abu Dhabi di UAE. Dan Negara Indonesia harus mampu merealisasikan titik tujuan ke Visi 2030 sebagai Visi tujuan untuk menjadi sebuah negara maju.

Peminpin yang berani dan memiliki Visi yang besar adalah sosok pemimpin yang menjadi harapan seluruh rakyat bangsa Indonesia yang dapat memberi kemakmuran kepada rakyat di dalam sebuah negara merdeka ini. Sebagaimana tujuan dan harapan seluruh pemimpin dan rakyat di negara Republik Indonesia yaitu menjadikan perubahan yang membawa harapan kepada  bangsa Indonesia untuk maju dan makmur.

Melihat realitas ini dengan dibantu oleh tim-tim yang professional DR. Muhamad Asmi mendesain satu program TV show yang berjudul “I AM PRESIDENT”. Program TV Show ini adalah usaha independent perusahaan PT. CMG Global yang dapat melahirkan seorang pemimpin yang dapat dijadikan sebagai pondasi publik untuk ‘MENCARI BAKAT BAKAT PEMIMPIN GENERASI MUDA MASA DEPAN YANG BERKUALITAS DAN DINAMIS VISI NEGARA REPUBLIK INDONESIA’, sebagai usaha untuk mencari wawasan dan solusi kepada konplik dan permasalahan kepada beban negara yang dimaksudkan sebagai aspirasi rakyat Indonesia yang mau hidup dalam kemakmuran.

Desain program reality show yang bertemakan kepemimpinan ini merupakan program yang pertama dan unik di dunia. Penayangan sebagai reality TV show tentu akan membawa dampak yang sangat positif bagi Indonesia, terutama dalam hal mencari bakat-bakat pemimpin generasi muda Indonesia di masa datang. Selain itu DR. Muhammad Asmi optimis bahwa program ini akan memberikan citra sebuah acara reality TV show yang bergengsi tinggi dan berkualitas karena melibatkan kalangan intelektual dan cendikiawan peringkat nasional.

Dengan demikian kesuksesan pelaksanaannya akan mengharumkan Indonesia dan pemimpin kita sebagai bagian dari negara demokrasi terbaik di dunia.

Pada akhirnya, kami berharap bahwa dengan dilaksanakannya program ini akan membuka pikiran dan mata hati para pemimpin Indonesia atas munculnya aspirasi dan ide-ide segar dari generasi muda Indonesia yang berdasarkan kepada suara hati rakyat.

JUDUL                :           Reality TV Show “I AM PRESIDENT”

MISI                    :

1.   Mencari bakat-bakat pemimpin muda dinamis, berkualitas untuk visi 2030 Negara Republik Indonesia.

2.   Sebagai fondasi untuk mencari solusi dan formula yang jitu untuk mengatasi berbagai permasalahan yang ada, sesuai aspirasi warga masyarakat yang mau melihat perubahan pada kualitas kehidupan        mereka yang selaras dengan situasi dan kondisi masa kini.

3.   Program ini juga menjadi inspirasi bagi setiap pemimpin di negeri ini yang ingin menjadikan negara ini sebagai sebuah negara dengan masyarakatnya yang Makmur dan membangun, seperti negara maju lainnya di dunia menjelang dan sebelum tahun 2030 nanti.

i.   Calon peserta adalah warga negara Republik Indonesia berusia tidak kurang dari 17 tahun dan tidak lebih dari 40 tahun, baik pria maupun wanita. Peserta tidak mewakili partai politik, lembaga agama, atau NGO. Pendidikan minimal peserta adalah SMA.

ii.  Calon peserta yang masih tercatat sebagai anggota partai politik atau organisasi kemasyarakatan dapat menjadi peserta kompetisi dengan syaratharus mengundurkan diri dari keanggotaan partai atau ormas yang bersangkutan. Untuk peserta yang berasal dari instansi selain yang disebutkan di atas, dapat mengikuti kompetisi ini dengan syarat meminta izin dari instansi yang bersangkutan.

Peserta diharapkan memiliki ide pembangunan dan merancang wawasan masing-masing, berupa ‘Blue Print ’pembangunan Indonesia sebagai penugasan wajib untuk diserahkan kepada Program  Director DR. Muhammad Asmi, satu minggu sebelum sesi final.

Peserta harus berkarakter, berkarisma, berani, bertalenta, dan berwawasan luas.

Output yang diharapkan dengan terselenggaranya program ini adalah sebagai fondasi untuk mencari solusi dan formula terbaik untuk mengatasi berbagai permasalahan yang ada, sesuai aspirasi masyarakat yang mau melihat perubahan pada kualitas kehidupan mereka yang selaras dengan situasi dan kondisi masa kini.

Program ini juga diharapkan menjadi inspirasi bagi setiap pemimpin di negeri ini yang ingin menjadikan negara ini sebagai sebuah negara dengan masyarakat yang Makmur dan membangun, seperti negara maju lainnya di dunia menjelang tahun 2030 nanti.

i)    CMG INVESTMENT LLC Dubai UAE adalah pemilik mutlak tunggal merek dagang program (trademark)   ini di USA dan UAE, dan Meri Pujiawati dari PT. CMG Global adalah pemilik tunggal Merek Dagang (trademark) Program ‘I AM PRESIDENT’ di Indonesia, NYONYA MERI PUJIAWATI juga sebagai pemilik izin tunggal pemegang hak cipta “Individual Professional Intelectual Right” di atas segala design, konsep program TV, peraturan, persyaratan, dan sinopsis kompetisi ini. Dengan demikian, dilarang bagi setiap pihak yang mau membuat jenis program yang sama dengan program “I AM PRESIDENT” ini.

ii)   Jika ada pihak-pihak yang ingin meniru design, konsep program, peraturan, persyaratan, sinopsis kompetisi dalam program akademik di Rancangan Program ini yang mirip atau sama dengan tema ini, akan dituntut oleh pihak pemilik tunggal program dengan tuntutan penalti minimal USD 10 Juta,mengikuti Akta Undang-Undang Perlindungan Hak Cipta Antar bangsa USA, Undang-Undang

Pemerintah Negara Republik Indonesia, Undang-Undang Pemerintah UAE, dan Akta perlindungan Trademarks (merek bisnis) Internasional USA.

iii)  Pihak-pihak yang berminat untuk mendapatkan Franchising harus mendapat persetujuan tertulis dariPT CMG GLOBAL Indonesia dan harus memenuhi segala persyaratan yang diajukan oleh PT. CMG GLOBAL Indonesia.

Sebagai pihak yang mengatur kompetisi program ini, kami atas nama PT. CMG GLOBAL memberikan jaminan bahwa kami tidak mewakili nama-nama perseorangan, kelompok, berbagai kepentingan dan partai-partai politik tertentu. Dengan kata lain kami adalah selaku pihak independent. Adapun pernyataan kami mengenai Program I AM PRESIDENT secara terperinci adalah sebagai berikut :

1.   Tidak memiliki kepentingan politik.

2.   Tidak memiliki niat memprovokasi.

3.   Tidak memiliki niat untuk menentang pemerintah atau siapa pun.

4.   Tidak akan menyinggung SARA (suku, agama, ras, dan antargolongan).

5.   Tidak memiliki niat melakukan perubahan kelembagaan atau undang undang    Negara atau hukum adat negara.

6.   Tidak mensponsori atau tidak mendukung gerakan anti pemerintah atau anti pemimpin negara.

7.   Tidak mendukung tindakan anarkis.

Kegiatan ini terdiri atas beberapa rangkaian acara, yaitu:

1.    Pra Audisi, pengambilan gambar pertama oleh Production House

2.    1st Audisi dan Roadshow ke berbagai universitas seluruh Indonesia

3.    Workshop, tempat universitas di masing-masing regional

4.    Quarter Final

5.    Spectacullar Final

6.    Grand Final

a)   Para peserta akan mendapatkan buku yang berjudul Changes for Hope yang menjadi panduan dan referensi peserta untuk menambah materi pidato. Adapun buku-buku lain yang akan dijadikan referensi oleh peserta akan diperbolehkan atas persetujuan pihak penyelenggara terlebih dahulu.

b)   Para peserta yang kreatif dan berwawasan juga diberi kebebasan untuk memilih instruktur saat peserta memasuki babak perempat final, semifinal, dan final, atas persetujuan pihak penyelenggara terlebih dahulu.

c)   Para peserta wajib mengikuti dan mematuhi peraturan dan arahan dari pihak penyelenggara.

d)   Para Peserta wajib mengikuti topik, modul pidato, dan video presentasi yang telah ditetapkan oleh pihak penyelenggara kompetisi seperti berikut:

i)    1 Modul Wawasan Pimpinan Negara oleh peserta.

ii)   1 Modul Video Strategi Pembangunan Perekonomian .

iii)   1 Modul Master Plan Pembangunan dan Blue Print Negara.

iv)   1 Modul Pidato Kebijakan Dalam Negeri dan Luar Negeri oleh peserta.

v)   1 Modul Pidato Komitmen Presiden kepada Negara dan Rakyat Indonesia.

e)   Hanya 10 peserta yang masuk ke babak semifinal yang akan disiarkan langsung oleh televisi. Peserta yang tidak berhasil masuk babak semifinal akan mendapat sertifikat

f)    Pada babak final akan dipilih 3 peserta yang lulus dan akan disiarkan secara langsung.

g)   Setiap peserta final harus mendapatkan 10% atau sekurang-kurangnya sepuluh

(10) juta undian (polling SMS). Jika tidak memenuhi jumlah polling SMS tersebut, pemilihan final peserta akan  diulangi sampai 3 kali. Jika belum tercapai juga, tiga orang (3) panel juri akan melakukan voting sebagai poin tambahan, masing-masing 10% dari setiap juri yang akan diberikan kepada peserta favorit atau peraih polling SMS terbesar. Voting juri adalah penentu kemenangan kepada para peserta kompetisi I AM PRESIDENT. Berikut adalah mekanisme peraturan penilaian point-point peserta   kompetisi :

1.   (50%) dari total point yang diperoleh dari Keputusan Dewan Juri Grand Final, terdiri dari (40%) Keputusan Dewan Juri dan ditambah (10%) Keputusan Ketua Dewan Juri.

2.   Jumlah point voting online untuk 5 Finalis yang lolos Grand Final awal berhak mendapat (20%) dari total point yang diperoleh dari Keputusan Dewan Juri Grand Final.

3.   Jumlah point masa karantina berhak mendapat (10%) dari total point yang diperoleh dari    Keputusan Dewan Juri Grand Final.

4.   Jumlah point untuk master plan dan video presentation berhak mendapat (10%) dari total point  yang diperoleh dari Keputusan Dewan Juri Grand Final.

5.   Jumlah point voting sms berhak mendapat (10%) dari total point yang diperoleh dari Keputusan Dewan Juri Grand Final, sekiranya jumlah sms tidak mencapai 10 juta vote atau (10%) dari kepadatan penduduk RI.

  Total keputusan (100%)

h). Keputusan panel juri bersifat mutlak dan tidak boleh diganggu gugat oleh siapa pun. Para peserta  atau badan hukum yang mewakili peserta tidak berhak menuntut atau membawa kasus ke arah  hukum. Sebelum mengikuti kompetisi ini, setiap peserta wajib menandatangani segala persyaratan dan peraturan kompetisi yang telah ditentukan oleh penyelenggara.

i)   Pihak penyelenggara kompetisi memandu para peserta agar mengikuti peraturan yang telah ditetapkan untuk menghindari para peserta tereliminasi dari acara kompetisi Penyelenggara mengharapkan para peserta memiliki disiplin tinggi dan mematuhi semua persyaratan dan peraturan kompetisi.

j)   Hak Prerogatif Ketua Dewan Juri dan sekaligus Program Director “I AM PRESIDENT” atas perubahan  setiap saat tahapan kompetisi, peraturan peserta kompetisi yang diluluskan, mekanisme penilaian Dewan Juri dalam acara “I AM PRESIDENT” hingga Final mutlak tidak bisa diganggu gugat oleh   siapapun dan tidak boleh disengketakan secara hukum karena Hak Sponsor Tunggal.

a)  Calon peserta yang ingin berkompetisi harus mendeklarasikan diri bahwa mereka tidak mewakili   partai politik, lembaga keagamaan secara tertulis kepada pihak penyelenggara.

b)  Calon peserta yang masih tercatat sebagai anggota partai politik atau organisasi kemasyarakatan dapat menjadi peserta kompetisi dengan syarat harus mengundurkan diri dari keanggotaan partai atau ormas yang bersangkutan. Untuk peserta yang berasal dari instansi selain yang disebutkan di atas,    dapat mengikuti kompetisi ini dengan syarat meminta izin dari instansi yang bersangkutan.

c)  Selama acara kompetisi, peserta tidak dibenarkan membicarakan isu-isu sensitif seperti:

i.    Mengkritik pemerintah, presiden, pejabat-pejabat pemerintahan, dan sebagainya.

ii.   SARA, fitnah, korupsi, gosip, atau serangan terhadap lawan politik. Jika peserta tidak mematuhi  aturan kompetisi yang sudah ditetapkan, secara otomatis peserta akan tereliminasi.

d)  Para peserta wajib mempelajari kunci sukses negara maju, seperti Cina, India, Dubai, dan Abu Dhabi UAE. Hal ini sebagai studi kasus para peserta kompetisi untuk mencari rahasia dan formulanegara-negara maju ini.

e)  Peserta dapat berdiskusi mengenai segala isu modul kompetisi dengan instruktur atau Direktur Akademik  dari pihak penyelenggara, DR. Muhammad Asmi. Berkaitan dengan strategi penyampaian pidato, peserta wajib menjadikan isu strategi dan wawasan pembangunan ekonomi menjadi topic utama pada presentasi pidatonya.

Peraturan wajib pidato peserta, sebagai berikut:

i)    Pidato peserta layaknya seorang Presiden yang menyampaikan pidato penting.

ii)   Dalam berpidato, setiap peserta berkarakter sebagai Presiden.

iii)  Para peserta wajib mempresentasikan tugas studi kasus, baik berupa presentasi wawasan, master plan, maupun presentasi video mengikuti Modul yang telah ditentukan oleh pihak penyelenggara.

iv)  Pidato dan presentasi peserta wajib mengandung wawasan nusantara dan visi pembangunan  Indonesia 2030.

v)  Para peserta kompetisi diharapkan mampu memberikan jaminan kepada rakyat.

Pada kompetisi final, peserta diwajibkan menyerahkan tugas yang telah diberikan berupa ide pembangunan dan wawasan nusantara dalam bentuk blue print untuk menentukan point para peserta. Juara pertama, kedua, dan ketiga akan menerima uang tunai, piala, dan satu sertifikat keikutsertaan.

i).   Pemenang Pertama  mendapat Rp.1 Miliar, satu  piala, dan sertifikat.

ii).  Pemenang Kedua  mendapat Rp.500 Juta, satu piala, dan sertifikat.

iii). Pemenang Ketiga  mendapat Rp.200 Juta, satu piala, dan sertifikat.

Hadiah bagi pemenang siap oleh PT. CMG Global.

PT. CMG GLOBAL

Jl. Babakan Madang, Sirkuit Sentul No. 8 , Bogor 16810 Jawa Barat- Indonesia

Telp. : 021- 8795 2030, 021- 8795 2333, email: info@iapnews.co.id

Facebook : facebook.com/pages/IAP-News/525183014265335

Twitter : @iap_news_global

Sebagai Cendikiawan dan Interlektual bangsa Indonesia, saya DR. Muhammad Asmi, dengan team team professional kami, menghadiah program Realiti TV show yang berjudul “I AM PRESIDENT” ini, sebagai bukti tangung jawab kami kepada bangsa dan negara, sebagai warga Republik Indonesia yang patuh dan taat setia kepada Undang-undang Dasar dan Pancasila negara Republik Indonesia.

Semoga Program TV show ini akan membuahkan hasil para pemimpin negara yang berkualitas dan danamis dari bangsa negara Indonesia untuk membangun negara Indonesia cara pemikiran dan tangung jawab kita sebagai bangsa Indonesia dan buka berpemikiran seperti orang Amerika atau berpemikiran seperti bangsa Eropa lagi. Karena bangsa Amerika, Inggris, Eropa dan Jepang menjadi negara maju yang sukses dan menjadi penguasa ekonomi dunia, karena mereka membangun dan dan memerintah negara mereka, mengikut cara pemikiran bangsa mereka di negara mereka sendiri.

Sesuai dengan aspirasi rakyat Indonesia melalui usaha para pemimpin negara yang intelektual dan cendikiawan yang berani dan berwawasan  besar harus berani melakukan Perubahan dan melakukan transformasi ekonomi yang besar dengan tidak membebankan dana rakyat, Cukup kita mengunakan kepintaran akal para pemimpin tetap bisa menjadikan visi 2030 negara Republik Indonesia sebagai tujuan titik awal sasaran bangsa Indonesia yang mau melakukan perubahan hanya bisa dilakukan oleh seorang pemimpin negara yang berani dan bervisi besar untuk merubah  satu bangsa Indonesia yang dulunya miskin dan sekarang mau menjadi makmur di dalam  sebuah Negara yang merdeka  menjadi satu bangsa Indonesia yang makmur dan maju seperti bangsa negara-negara maju yang lain di dunia.

Wassalam

PT.CMG GLOBAL

DR. MUHAMMAD ASMI

Program Director / Organizer Competition


Jokowi Buka Peluang Koalisi dengan Gerindra dan Demokrat

Gubernur DKI Jakarta yang juga bakal calon (Balon) presiden dari Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Joko Widodo (Jokowi) membuka kerjasama dengan partai lain di Pemilihan Presiden (Pilpres) 9 Juli 2014 mendatang. Tidak tertutup kemungkinan PDI Perjuangan menggandeng Partai Demokrat dan Partai Gerindra.

“Emang ada yang berseberangan? Tadi kan sudah saya sampaikan, kita ini terbuka,” kata Jokowi di rumah Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Sukarnoputri, Menteng, Jakarta, Rabu (9/4/2014) malam.

Joko Widodo

Joko Widodo

Pertemuan dengan seluruh partai yang ikut Pileg ini dilakukan untuk memantapkan dengan siapa PDI Perjuangan akan bekerjasama dalam Pilpres nanti. “Ini untuk, bertemu dengan partai lain agar mengerucutnya makin jelas. Kan jedanya tiga bulan,” ungkapnya.

Yang terpenting, sambungnya, PDI Perjuangan akan menerima semua tawaran kerja sama untuk memenangkan Pilpres. Selain itu, partai yang bekerjasama ini juga harus memiliki visi dan misi yang sama untuk menciptakan pemerintahan gotong-royong.

“Gotong royong bersama-sama. Nanti kan ketemunya gak sekali dua kali. Semua yang ingin tentu kita akan terbuka,” ujarnya.


Real Count PDI-P Masih Unggul di antara Partai Lainnya

Hasil akhir perolehan suara sampai dengan Kamis, 10 April 2014.

Quick Count Lembaga Survei Nasional

  Partai NasDem 5,46 persen

  PKB 8,23 persen

  PKS 7,31 persen

  PDIP 19,53 persen

  Golkar 14,42 persen

  Gerindra 11,71 persen

  Demokrat 10,55 persen

  PAN 7,92 persen

  PPP 6,99 persen

  Hanura 5,34 persen

  PBB 1,58 persen

  PKPI 0,96 persen.

 

Partai peserta Pemilu 2014

Partai peserta Pemilu 2014

 


IAP Siap Dukung Pencalonan Jokowi sebagai Presiden 2014-2019

Dari analisis Quick Count  memilih caleg 2014, kita sudah dapat buktikan Strategi PDIP Bu Mega yang lemah karena  perkiraan tentang Deklarasi  Capres telat seminggu sebelum waktu caleg agak sulit untuk memenangi hati rakyat dengan waktu kampanye yang tidak cukup untuk mensosialisasikan perjuangan Politik PDIP untuk menjual Jagoan Calon Capres nya JOKOWI  yang tentu sekali masih banyak rakyat yang belum mengenalinya Jokowi dan Caleg-caleg PDIP, tentu sekali tidak cukup waktu menolong kampanye Caleg-Caleg Partai PDIP mengharap kampanye Jokowi bisa membantu memenangkan Caleg-Caleg PDIP, kalau Jokowi bergerak lebih awal kampayne Politik PDIP. Karena pemilih awal galau menentukan ketetapan calon Pemimpin mereka dan ramai pemilih masih memilih Golput..

Setelah selesai tutup waktu memilih hari ini jelas melihat prestasi semua partai partai politik masih di bawah sasaran yang ditargetkan dari sasaran 20% tidak tercapai, ini jelas PDIP masih Fragile dan butuhkan suara Mayoritas lebih tebal atau 51 % ke atas tidak tercapai dan hasilnya perlu koalisi dengan partai-partai lain untuk menjadi partai yang akan memerintah Republik Indonesia 2014 -2019 nanti.

Dr. Muhamad Asmi

Dr. Muhamad Asmi

Pada analisis pemilihan Capres nanti PDIP terutama Jokowi sebagai calon Capres rakyat yang populer dengan elektibilitas Capres 2014, Jokowi harus siap untuk bekerja dengan lebih keras lagi untuk mengutarakan Gagasan Besar Jokowi untuk PDIP menjelaskan Visi Misi dan Solusi masa depan Republik Indonesia dengan Jaminan Strategi  MASTER PLAN  dan KERTAS BIRU kebijkan Kepemimpinan Jokowi untuk beraksi dengan jaminan kinerja yang mau Jokowi lakukan untuk Plan Nasional dan tentu sekali jaminan Jokowi kepada penyelesaian permasalahan rakyat  miskin dan pengangguran dengan memprioritaskan ekonomi sebagai strategi untuk menstimulasikan pertumbuhan ekonomi negara dengan drastis dan sempurna  dengan transparan,  kalau tidak golongan pemilih awal akan beralih dukungan dan besar kemungkinan akan lari dan memilih jagoan partai-partai lain yang pintar membuat strategi kampanye partainya.

JOKOWI : “INDONESIA MEMBUTUHKAN SEORANG PEMIMPIN NEGARAWAN YANG BERGAGASAN DAN BERANI MELAKUKAN PERUBAHAN DRASTIS”

Saya mengajak tim-tim sukses PDIP, LET US PRESENT TO YOU, Bu Mega dan Jokowi kami Tim Relawan Reality TV Show I AM PRESIDENT (IAP) siap dengan 5 strategi untuk Indonesia menjadi kuasa Ekonomi 5 Besar Dunia dalam 10 tahun siap untuk dibedah oleh setiap tokoh politik, ekonomi atau golongan karya kebangsaan akan keunikan dan kualitas strategi IAP  dan kami menjamin penyelesaian permasalahan kemiskinan dan penganguran dalam 5 tahun pemerintahan PDIP  tuntaskan permasalahan yang selama ini belum ada solusinya, maka kita jamin Jokowi bisa selesaikan … Jokowi  Bisa Menjadi Presiden dengan memenangi suara Pilpres ke depan dengan menambah mayoritas suara dukungan rakyat 2014 pada pilpres bulan Septem nanti…dan insha Allah …Dr.Muhammad Asmi.


SOSOK PEMIMPIN PERUBAHAN CAPRES 2014 INDONESIA

Sosok Pemimpin yang di butuhkan Negara harus memiliki MIMPI BESAR yang sesuai dengan inspirasi rakyat…

Sekarang ini moment Politik Pilpres 2014, hampir keseluruhan partai-partai politik dan badan badan NGO di Indonesia masing masing menaruh harapan besar untuk mencalonkan jagoan kader kader pemimpin mereka untuk menjadi calon calon capres 2014 mendatang.

Menjelang Pilpres 2014 ini, semakin panas para tokoh-tokoh politik dari kalangan para Pemimpin Pemimpin Partai Politik, Menteri Menteri dan Para tokoh tokoh Pemimpin Alternative, Selebrity dan Public, kalangan Para Pemimpin Generasi Muda dari golongan Cerdikiawan Politisi, Ekonomi, Budaya, Para Pemimpin Nasional, para Pemimpin Kebangsaan, Pemimpin Wilayah Pemimpin Daerah dan Para Pemimpin Pendidikan, masing masing mencari pondasi dan kendaraan untuk mencoba bakat untuk menjadi calon Pemimpin No 1 Negara Republik Indonesia, walaupun belum memenuhi kriteria Pemimpin yang diinspirasikan Rakyat yakni Pemimpin yang Visioner, Berani dengan Visi, Misi dan Solusi yang Jelas.

Indonesia membutuhkan seorang Pemimpin Negarawan yang memiliki MIMPI BESAR “MASTER PLAN” yang sempurna yaitu sebuah VISI, MISI dan SOLUSI lengkap dengan persiapan KERTAS BIRU, sebagai komitmen Seorang Presiden yang di butuhkan dari seorang sosok Capres Pilpres Indonesia 2014 yang BERANI melakukan PERUBAHAN DRASTIS untuk menangani permasalahan Negara dan kebutuhan ekonomi, Sosial, Budaya dan Permasalahan ‘Globalisasi’ yang semakin menantang dan membebankan Rakyat Miskin.

Para Pemimpin Nasional dan Rakyat Indonesia perlu kita peringatkan dengan persaingan diantara negara negara tertangga dan dunia tidak menunggu Indonesia untuk melakukan PERUBAHAN DRASTIS untuk menjadi sebuah negara maju dan makmur sebelum negra mereka?, Pemimpin negara mereka juga mempersiapkan strategi negaranya masing masing sebagai persaing kepada negara kita dan Nagara Maju dunia tetap berperan besar sebagai persaing kita di dalam segala bidang Perekonomian, Science , Teknologi, Sosial dan Budaya.

Dunia menghadapi tantangan krisis ekonomi dunia berpuncak dari krisis ekonomi negara Amerika yang mengalami kebangkrutan sistem ekonomi negaranya dan Eropa dengan krisis hutang negara mereka yang belum selesai semenjak krisis ekonomi tahun 2008. Namun, tentu sekali sudut positifnya bagi beberapa negara maju melihat ini sebagai Oportunity seperti negara China, Jepang, India, British, Germany, Francis, Rusia, Brasil,Venezuela, Negara Latin, UAE , Negara Negara Timur Tengah dan korea tetap unggul dalam menguasai dan berperan dalam menjadi pelaku utama pertumbuhan ekonomi dunia. Krisis ekonomi dunia ini pun tetap berdampak negatif kepada pertumbuhan ekonomi wilayah di negara negara Asian karena masih berperan sebagai negara pengguna dan pengimpor utama produk produk dunia. Misalnya Indonesia impor BBM Indonesia selama 2013 mencapai 826.000 barrel per hari atau mencapai Rp 1,3 Triliun per hari ( sumber : kompas ekonomi 28 Des 2013).

Pemimpin Indonesia harus Positif melihat krisis dunia ini sebagai satu Rahmat dan Oportunity untuk Indonesia membuka seluas luasnya peluang FDI ( Foreign Direct Investment ) di dalam bidang Mega Proyek Ekonomi dan Infrastruktur Negara cukup dengan kebijakan seorang Presiden RI yang Visioner dan memiliki Master Plan dan Kertas Biru yang transparan dan sempurna.

Kelambatan aksi Pemimpin Negara membuat suatu aksi Perubahan Drastis kearah penentuan Mimpi Besar Negara berdampak resasi ekonomi yang membebankan ekonomi rakyat dan pertumbuhan ekonomi Negara Indonesia terus terbelakang dan Rupiah kita akan terus terpuruk berbanding dengan Dolar Amerika. Maka dari itu Pemimpin Negara harus melakukan sesuatu yang terbaik untuk Negara agar kita tidak lagi disebut sebagai Negara Gagal.

Dan kemungkinan besar tahun 2014 ini keaadaan USD akan terus meningkat ke tahap lebih tinggi mencapai Rp 15.000,- per USD 1. Disebabkan Pertumbuhan Ekonomi negara yang sangat lambat, karena tidak ada PERUBAHAN DRASTIK Strategi Ekonomi dan Regulasi yang lebih efisien dan kompetitif, sudah pasti inflasi akan meningkat di atas 10 % dari 8 % sekarang.

Fenomena ini adalah aksi panik Pemimpin dan Pemerintah dalam membuat keputusan di saat saat akhir pemerintahan Presiden yang mau membersihkan Rekening Keuangan negara dengan peninggalan balance sheet yang lebih positif didalam buku keuangan negara disaat saat akhir pemerintahan Presiden sekarang.

Sebenaranya masih banyak cara untuk menyelamatkan keadaan dan kondisi ekonomi negara agar Rupiah tidak terus terpuruk, Pemimpin sekarang harus mengambil aksi tunggu, lihat dan serahkan kepada kebijakan Pemimpin RI 2014 yang bakal memimpin RI ke depan untuk menentukan masa depan dengan lebih baik.

Karena Pemimpin kedepan memiliki Master Plan dan Kertas Biru 5 tahun program Ekonominya yang lebih Fair ( adil ) untuk menyelamatkan negara dengan plan baru dan kepemimpinan baru tanpa perlu membebankan Rakyat lagi. Aksi terburu buru Pemimpin sekarang dalam melaksanakan segala perintah untuk strategi ekonomi tentu tidak sesuai dengan strategi Pemimpin kedepan. Kemampuan Pemimpin sekarang seharusnya di akui sudah Maximal prestasi kebijakan kepemimpinan mereka dan sudah mencukupi demi untuk menyelamatkan potensi masa depan ekonomi negara dengan lebih baik agar tidak meninggalkan beban besar kepada kepemimpinan kedepan demi tujuan kepentingan negara dan demi untuk mengelakan dampak negatif kepada Pasaran Keuangan, kenaikan biaya Industri Perdagangan dan Situasi Ekonomi Panic / tidak meyakinkan Investasi Asing ( FDI ) dan Produksi Pabrik Cheos oleh kenaikan Bahan Bako dan tuntutan Buruh kerja juga memburukan keaadaan dengan mengundang dampak Inflasi tanpa warning yang akan terus membebankan Rakyat dan pertumbunhan ekonomi terus melambat dan Industri negara lebih konservatif dengan sikap tunggu dan lihat ( Wait and See)..

Para pembaca yang terhormat situasi sekarang harus kita sepakati solusinya adalah dengan menyerahkan kepada Kebijakan Presiden baru RI 2014 karena beliau dan kabinet Menteri barunya sudah pasti siap dengan aksi KERTAS BIRU mereka dengan Konsensus nasional untuk melaksanakan tanggung jawab mereka 5 tahun kedepan, cukup dengan mandat dari 250 jutaan rakyat kepada Presiden RI 2014 yang berharap dapat memimpin negara menjadi negara Maju dan rakyat Indonesia yang berkelas dunia pasti menjadi reality.

Dr. Muhammad Asmi Optimis dengan hanya diatasi dengan Strategi kebijakan seorang Pemimpin Negara yaitu Presiden RI yang Berani dan Memiliki Gagasan Mimpi Besar seperti:

1. Indonesia dengan Regulasi yang lebih Transparan, Tegas, Efektif, Efisien, Toleran dan Mesra Pemerintahan serta Penawaran Insentif Investasi yang lebih kompeten menarik minat Investasi FDI atau DI.

2. Strategi Stimulus Ekonomi Nasional dengan Pembukaan Zona Zona Ekonomi Negara dengan Mega Mega Proyek di Kawasan Kawasan Strategis di seluruh Wilayah yang berpontensi Penanaman Modal Asing (FDI) atau Investasi Lokal (DI) sebagai Strategi Perekonomian Negara untuk Menstimuluskan Pertumbuhan Ekonomi Negara dengan drastis dan berdaya saing sebagai destinasi negara kompetitif Investasi dan Negara pontensi investasi di dunia menjelang tahun 2015.

3. Meningkatkan Aktivitas Pembangunan Pabrik Produk Manufaktur bidang Industri Berat, Infrastruktur, Industri Automobil dan Machinery, Tambangan, Explorasi Industri Migas , Industri Pangan dengan kekayaan Sumber Daya Alam untuk tujuan expor dan kebutuhan lokal produk dan industry di Indonesia. Dan Negara harus memilik Sistem Kontrol produk produk impor kepada bahan bahan kebutuhan sembako dan energy dengan lebih terawasi, lebih effektif dan Tegas agar produk impor tidak menguasai minat tinggi rakyat dan ekonomi negara .

4. Usaha untuk meningkat produk produk ekspor dan harus seimbang dengan produk impor. Misalnya penduduk negara membeli mobil lebih dari 1,2 Juta unit Mobil pada tahun 2013 lalu. Dengan fakta tersebut, seharusnya Indonesia bisa jadi Negara memproduksi Automobile dunia dengan sasaran 20% sejumlah 3,5 Juta Mobil per/tahun untuk pasaran lokal dan dunia sebagai world car market player , Solusi untuk mengatasi masalah pengangguran .

5. Ke Empat Strategi diatas adalah Solusi untuk menangani masalah Kemiskinan, Pengangguran, Kriminalitas, Korupsi, Suku dan Ras dan Terorisme Negara akan lebih terjamin selesai. ( Strategi Ekonomi Nasional Versi Akademik Kepemimpinan I Am President visi 2030 : Dr. Muhammad Asmi)

Dr. Muhammad Asmi optimis segala permasalahan dan krisis ekonomi dan kemiskinan negara dapat di tangani dengan KEBIJAKAN SEORANG PEMIMPIN Negara yang hanya memiliki MIMPI BESAR dan KERTAS BIRU dengan REGULASI hukum yang lebih Transparan,Tegas,Konsisten , kompeten dan Sempurna untuk Indonesia 2014 pasti menjaminkan PERUBAHAN yang menjaminkan, sekaligus mengatasi masalah kemiskinan dalam waktu 5 tahun pemerintahan Presiden Baru RI 2014 juga dapat menyelesaikan masalah 30% – 40% pengangguran negara. (dengan strategi versi IAM / BOT…Dr. Muhammad Asmi).
Tetapi sayang sekali disebabkan aksi Pemimpin dan Pemerintahan sekarang yang tidak sesuai dengan waktunya dampak nya mengundang kondisi resasi membebankan Rakyat, Negara dan kenaikan cost produktivitas produk produk lokal dan Demo pekerja yang menuntut kenaikan upah kerja (UMR ) yang berdampak kenaikan biaya produksi pabrik dan tanggapan negatifnya investor lokal dan para investor asing kehilangan keyakinan dan penanaman modal asing menjadi tidak menarik.

Dengan prediksi pertumbuhan GDP pertambahan 1 % ke 1.5 % per tahun sudah pasti pertumbuhan Ekonomi negara tetap lambat, jika tidak ada solusi Master Plan Negara yang sempurna yaitu sebuah Visi Misi seorang Pemimpin denagn Master Plan Nasional yang lebih drastis, agresif dan effesien untuk Negara menstimuluskan pertumbuhan drastis Ekonomi dengan pembukaan Mega Proyek Ekonomi dan pembukaan Zona Zona Ekonomi secara terencana dan terpadu.

Contoh strategi ekonomi hanya bisa di laksanakan dengan KEBIJAKAN seorang Presiden dengan Konsensus Nasional, Wilayah, Daerah dan Rakyat Indonesia.

Mimpi Besar Seorang Pemimpin adalah Strategi kepemimpinan seseorang Pemimpin dengan Master Plan Nasional yang dapat melakukan PERUBAHAN DRASTIS untuk mengatasi permasalahan Negara. Perlu di ketahui umum Sosok Pilihan Pemimpin harus menentukan sasaran / tujuan Negara dan akan dibawa kemana serta seperti apa Jaminan Keadilan Sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Sosok seperti inilah yang di butuhkan sebagai Capres Pilpres Indonesia 2014 dan layak Rakyat pilih.

Menurut Pengamatan Dr. Muhammad Asmi, 5 Perkara Permasalahan Pemimpin di dunia yang sulit untuk ditangani oleh para pemimpin manapun Amerika, Inggris, Eropa dan Negara-negara Asia termasuk Indonesia tentunya, yaitu:

1. Kemiskinan dan Penganguran
2. Kriminalitas
3. Korupsi
4. Perselisihan Suku dan Ras
5. Terorisme

Dr. Muhammad Asmi mengamati kelima fakta tersebut dan permasalahan tersebut dapat diatasi dengan Modul Strategi yang juga sudah diterapkan dalam Program Akademik Kepemimpinan berjudul I AM PRESIDENT. Yakni dengan Strategi Indonesia Bisa yaitu 2 Strategi / Program Transformasi Perubahan sebagai berikut;

1. Memprioritaskan Pengembangan Mega Proyek Ekonomi : Pembukaan kawasan strategik berinsentif bebas pajak dan Proyek Proyek bernilai Triliunan Rupiah Investasi Asing (FDI) juga Investasi Lokal dengan penawaran paket-paket Insentif yang kompeten sebagai strategi regulasi yang lebih effektif, efisien dan tegas untuk menstimulus kemajuan ekonomi secara drastis untuk meyumbangkan jutaan lowongan pekerjaan dengan regulasi ysng lebih Efektif dan kompetatif.

2. Adaptasi Dasar Biaya Pelayanan Service Oriented Policy System ( Mesra Pemerintah ), Zero Birokratik dan Penyesuaian Regulasi yang lebih Transparan, Efektif, Efisien ,Tegas dan Toleran .

(Siap dengan Paket Penawaran dengan Dasar Regulasi Pemerintahan yang mesra Rakyat dan Insentif Insentif Penawaran Investasi asing yang lebih kompeten dari negara yang sudah maju) dengan Dasar Strategi dan Mekanisme Pelaksanaan Strategi Versi IAP 2030.

Dan seandainya Strategi Mimpi Besar ini dimiliki oleh Calon Pilpres 2014 sebagai Master Plan Negara, DR. Muhammad Asmi optimis Indonesia bisa jadi kuasa ekonomi dunia ke 5 dan Bangsa Indonesia yang Sejahtera dan maju bertaraf dunia. Dan Indonesia bisa mengatasi segala permasalahan domestik Negara dan ekonomi dan reserved keuangan negara akan positif dengan balance Sheet Pendapatan dan GDP Negara dijamin akan meningkat ke sasaran 10% pada tahun 2015 menurut reseach Dr Muhammad Asmi sebagai Pengamat Ekonomi dan Program Director Program akademik Kepemimpinan I AM PRESIDENT.

Prioritas Agenda Master Plan Negara 2015 dengan membuka Zona Zona Ekonomi yang Strategik di kawasan kawasan strategik misalnya di daerah Jawa Barat Kecamatan Pamanukan, Cirebon atau pilihan prioritas Expansi kota Jakarta dengan kerjasama Integrasi wilayah dengan pemerataan regulasi yang konsisten dan kompeten berkolaborasi dasar hukum yang lebih efektif dan kompetitif serta keuntungan hasil pendapatan bersama dengan wilayah pasti dapat dikembangkan setelah mendapat konsensus Pemimpin bersama Pemimpin Pemerintahan Wilayah Wilayah Kota besar dan daerah di seluruh Wilayah Indonesia secara bertahap sesuai Industri dan Sumber Daya Alam wilayah masing masing dengan mengadaptasi PERUBAHAN strategi versi IAP 2030.

Pemerataan perlaksanaan system dan strategi sesuai dengan bidang dan Industri dari Sumber Daya Alam di Wilayah masing masing. Menurut pengamatan Dr. Muhammad Asmi Strategi ini menjaminkan Efisiensi dan Pendapatan Maximal Revenue Negara, sekaligus strategi yang lebih efektif untuk menghilangkan kasus-kasus seperti Korupsi dan kriminal dan juga merupakan Strategi yang paling effektif dan konstruktif untuk Menstimuluskan Pertumbuhan dan Perkembangan Ekonomi Negara dengan drastis yang menguntungkan negara, Rakyat dan Para Investor Lokal (DI) maupun Investor Asing ( FDI).

Dengan Pelaksanaan Modul Strategi IAP ini, Dr. Muhammad Asmi berani menjaminkan dalam 10 tahun Negara dapat melunasi Hutang Negara, tanpa membebankan Rakyat dan tanpa perlu pengunaan dana negara (APBN ). Dapat dilakukan mulai dari Periode Presiden 2014, didalam jangka waktu 5 tahun pertama dan tahun ke 10 Jaminan Hutang Negara Lunas sehingga Kemiskinan, Kriminalitas, Korupsi , perselisihan Suku dan Ras dan Terorisme akan hilang dengan sendirinya, karena pada saat itu seluruh rakyat Indonesia sudah Sejahtera menjadi satu bangsa Indonesia yang Maju berkelas dunia.

Tetapi sayang sekali, kader capres Pemimpin Indonesia Pilpres 2014 ini masih belum kelihatan memiliki MIMPI BESAR untuk Indonesia. kenapa mereka ingin menjadi Presiden RI? apa Mimpi mereka ? apa sasaran / tujuan dan Gagasan yang konkrit kenapa harus memilih mereka?

Sampai saat ini , kita masih belum mendengar atau melihat komitmen konkrit dari kalangan Capres Capres Pilpres 2014 yang berani menyatakan keinginan mereka dengan murni. Malah mayoritas dari kalangan para kandidat Capres ini, berusaha menjauhi diri dari media dan wartawan kenapa?

Apakah kandidat merasa ragu karena belum siap dengan agenda mimpinya atau belum memiliki tujuan kepemimpinananya ? atau takut dikritik Mimpi dan Master Plan mereka? kalau ternyata Master Plan mereka ini tidak cukup solid, komprehensif dan tidak Sempurna untuk kepentingan negara atau kepentingan Rakyat.

Untuk mengukur Integritas dan Elektabilitas kepemimpinan sosok Pemimpin yang layak, Rakyat harus mengetahui Program Perubahan / Objektif, Tujuan dan Kemampuan ‘track record’ mereka. Kalau menjadi capres Presiden hanya sekadar memenuhi keinginan orang lain atau kehendak Partai / Organisasi semata mata untuk memenuhi kuata kursi Presiden atau sekadar ingin mencoba Bakat saja dengan tidak ada agenda Politik Murni, Mimpi yang tidak jelas tentu Pemimpin seperti ini tidak layak untuk dipilih, karena merugikan negara dan rakyat dan Negara pun akan terus digelar dunia sebagai sebuah negara “gagal” dan rakyat akan terus mengalami kemunduran dan miskin menjadi penonton di negara yang kaya dan mereka ini.

Walaupun ada beberapa kandidat yang sudah mendeklarasi keinginan mereka dengan berani, namun tetap masih belum jelas MIMPI nya.

Ada juga sebagian kandidat yang menyerah kepada kewenangan ketua ketua Partai Umum mereka, untuk menentukan dan menyampaikan keinginan mereka dan juga ada yang berpolitik menyerahkan pertimbangan nasib mereka kepada rakyat untuk menentukan dan menjadikan keinginan mereka untuk menjadi Presiden, bukan dari pernyataan murni dari diri mereka sendir. Tipe Pemimpin seperti ini sangat lemah dan tidak layak memimpin negara dan tentu pemimpin seperti ini akan menghancurkan harapan bangsa dan negara jika di pimpin oleh Sosok Pemimpin seperti ini dan negara akan Chaos (kacau) dan Konflik, karena sosok seperti ini lebih mengutamakan kepentingan diri, koronisme dan Nepotisme dari Kepentingan Negara dan rakyat .

Menjadi Capres 2014 tidak cukup hanya karena Popularitas dengan indikasi media dan badan survey juga Intergritas dan Eletabilitas diri saja, tetapi juga harus mempunyai MIMPI BESAR yang murni dan Transparan dari Pemimpin itu sendiri.

Belum nampak kader kader Capres 2014 ini yang terlihat sebagai sosok Pemimpin yang Visioner dan Memiliki Mimpi Besar sesuai inspirasi rakyat, Maka Rakyat harus hati hati memilih dan Rakyat wajib menentukan komitmen Kepemimpinan yang rakyat inginkan yang memiliki Master Plan dan Mimpi Besar untuk kepentingan Negara dan Jaminan Kesejahteraan Bangsa Indonesia.

Contoh Komitmen pemimpin Harus Memiliki Program yang menjaminkan Mimpi Indonesia 2015 untuk menjadi Kuasa Ekonomi Ke 5 Besar Dunia dan Bangsa yang Sejahtera dan Maju Berkelas Dunia yang sesuai dengan Inspirasi dan harapan Bangsa Indonesia dengan 5 Isu Permasalahan Agenda Nasional sebagai berikut :

1. Prioritas Strategi Ekonomi Dan Mega Proyek Infrastruktur
2. Jaminan Kesejahteraan Rakyat.
3. Strategi Penyelesaian Masalah Penganguran dan Kemiskinan.
4. Jaminan Regulasi yang Tegas, Transparan, Efektif, Konsistensi dan Toleransi.
5. Jaminan Kesejahteraan Strategi Pelunasan Hutang Luar Negeri.

Banyak tokoh tokoh pemimpin pintar mengunakan textline dengan moto PERUBAHAN yang mereka promosikan di berbagai media elektronik maupun cetak, tetapi PERUBAHAN yang seperti apa yang akan dilakukan tidak jelas. Kalau semata mata maksud PERUBAHAN hanya dengan tujuan Politik itu bukan makna yang tepat dan tidak jelas sasaran / tujuan kepemimpinannya kepada kepentingan Negara dan rakyatnya, Maka siap siap lah negara dan rakyat akan mengalami kerugian dan kembali bangkrut seperti sejarah hitam tahun 1997.

Maka bangsa para tokoh tokoh pemimpin negara akan resah, khawatir dan bimbang dengan kondisi ini, kalau negara di pimpin oleh Pemimpin yang tidak Visioner dan tidak Amanah dan Tidak Jujur sesuai kehendak zaman.

Untuk mengatasi keresahan dan kebingungan tokoh tokoh negarawan dan rakyat, Negara membutuhkan sosok pemimpin negarawan yang siap untuk memimpin negara dengan VISI MISI dan SOLUSI untuk kepentingan Negara dan kesejahteraan Rakyat dan harus berani melakukan PERUBAHAN DRASTIS dengan sebuah Mimpi Besar dan sempurna dengan semangat Kebangsaan dan Negarawan yang murni.

Suara keras dan desakan hati rakyat sudah siap menerima dan mengadaptasi pelaksanaan PERUBAHAN yang akan dilaksanakan oleh Bakal Pemimpin mereka yang memiliki Master Plan yang Transparan, sesuai inspirasi benak hati yang rakyat inginkan jaminan dari calon PEMIMPIN Mereka yang Visioner ini.

Maksud PERUBAHAN versi Dr. Muhammad Asmi disini adalah Pemimpin yang harus siap dengan Master Plan Negara dan Kertas Biru yang sempurna dari Gagasan seorang Pemimpin mereka yang Berani melakukan TRANSFORMASI PERUBAHAN DRASTIS dan siap mendengar dan siap dikritik oleh siapapun untuk menjaminkan Master Plan beliau benar relevan dan sempurna.

Sebagai Penggagas acara akademik kepemimpinan visi 2030 Indonesia sebuah program Reality TV Show yang berjudul I AM PRESIDENT Season 2012-2013, Saya optimis bahwa sebuah negara tidak layak di pimpin oleh seorang pemimpin yang masih ragu atau belum siap dengan tujuan dan objektif kepemimpinan nya memimpin Negara ini.

Saudara saudaraku sebangsa kita sepakat dengan kebutuhan negara untuk mencari sosok Pemimpin Negarawan yang layak memimpin negara Republik Indonesia yakni Seorang pemimpin yang VISIONER dan BERANI untuk melakukan PERUBAHAN dengan Memiliki MASTER PLAN nasional dan ini adalah sosok pilihan bakal Pemimpin No satu RI yang layak memimpin Indonesia pada Pilpres Indonesia 2014 nanti.

Bangsaku Indonesia, Saya optimis kita sepakat kita sudah lama menunggu sosok Pemimpin Negarawan yang akan kita pilih untuk menjadi Presiden RI di pilpres 2014 nanti, harus memiliki MIMPI BESAR untuk kepentingan negara dan memprioritas keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Dalam waktu dekat, Kita hanya perlu berusaha menggali dan mencari Sosok Pemimpin seperti itu pasti banyak tentunya di Negara tercinta ini Calon Pemimpin yang layak sesuai impian Bangsa Indonesia yang sudah benar-benar matang dan dewasa dalam menentukan soal Sosok Kepemimpinan.

Bangsa Indonesia harus Optimis bahwa Indonesia sudah siap menerima dan mengadaptasi PERUBAHAN DRASTIS yang TRANSPARAN sebagai solusi tepat untuk mengatasi dan menjawab segala permasalahan yang di hadapi Negara Indonesia. Dengan MIMPI BESAR Seorang Pemimpin kedepan kita melakukan PERUBAHAN DRASTIS juga akan menjadikan negara Indonesia sebagai Kuasa Ekonomi Dunia dan Bangsa Indonesia yang Sejahtera dan Maju Berkelas Dunia dan Impian ini sesuai dengan pengertian Impian bangsa kepada pilar yang kelima Pancasila.

Dalam acara akademik Kepemimpinan I AM PRESIDENT, kami juga memiliki 20 Strategi visi tahun 2030 Untuk Menjadi Negara Maju dan Mekanisme serta Strategi Strategi Aplikasi MIMPI BESAR modul Visi 2030 yang diambil dari buku tulisan DR. Muhammad Asmi. Dan Indonesia hanya perlu menerapkan 5 strategi saja untuk menjadi Kuasa Ekonomi ke 5 dunia dan bangsa Indonesia yang Sejahtera dan Maju berkelas dunia.

Strategi yang merupakan aplikasi Mimpi Besar ini hanya layak di lakukan oleh seorang Presiden RI dengan Konsensus Nasional demi untuk kepentingan Negara dan Rakyat Insonesia.

5 Strategi Versi IAP visi Pemimpin 2030 itu adalah sebagai berikut:

1. Indonesia harus membangun sebuah PELABUHAN INTERNASIONAL Laut dalam yang terbesar di dunia. ( Versi IAP / BOT tanpa APBN)
Lokasi : Kacamatan Pamanukan, Subang.

2. Membangun BANDARA Terbesar di dunia (Versi IAP/BOT tanpa APBN).
Lokasi : Kacamatan Pamanukan Subang.

3. Membangun Teminal Pengolahan MIGAS ( Oil & Gas Refinery) terbesar di
Dunia sebagai solusi Indonesia sebagai Negara yang memproduksi dan mengolah sendiri
dan membangun Kawasan Zona Zona industri FTZ untuk Industri Pangan, Pertambangan
dan Automobile dan lain-lain. (Versi IAP / BOT tanpa APBN)

4. Membangun Fasilitas Pusat Pendidikan Indonesia yang bertaraf International tanpa APBN
dan 10 % quota Pendidikan gratis kepada Rakyat Indonesia biaya pendidikan khusus untuk
warga miskin berpendapatan Rp 3 juta kebawah (Versi IAP / BOT tanpa APBN)
Lokasi : Di Seluruh Kota Kota Besar Indonesia

5. Membangun Pusat Medical center Hospital berkelas dunia ( Investasi Asing / Lokal ) gratis
rawat jalan dan rawat inap, Operasi kecil, dan operasi besar dan pengobatan untuk warga
miskin berpendapatan Rp 3 jutaan kebawah (Versi IAP / BOT tanpa APBN)
Lokasi : Di Seluruh Kota Kota Besar Indonesia

Jaminan Sukses Perlaksanaan kepada Gagasan Master Plan ini hanya bisa dilaksanakan oleh Pemimpin yang BERANI dan VISIONER yang berani untuk melakukan PERUBAHAN DRASTIS dan Mengadaptasi Regulasi yang Tegas, Transparan, Efektif dan Toleran.

Mekanisme dan Aplikasi
Buku Draft Peraturan Investasi Wilayah Otonomi Daerah
Tulisan : Dr Muhammad Asmi

Sekali lagi saya mengajak Saudara Saudaraku bahwa Kebijakan Seorang Pemimpin yaitu Presiden dapat menentukan segala realitas MIMPI BESAR Negara sesuai Harapan dan Inspirasi Rakyat sesuai Inspirasi bangsa Indonesia. Kita belajar dari sejarah dan mengambil contoh dari Bapa Indonesia Sosok Pemimpin Negarawan kita seperti para pemimpin pemimpin nasional kita Bung Karno, Bung Harta, Bung Shahrir, yang telah memperjuangkan dengan suksesnya MIMPI BESAR Bung Karno, untuk memerdekakan Negara Republik Indonesia dari penjajahan asing.

Dan sedikit perbedaan perjuangan Pemimpin kita di era abad ke 21 ini, tantangan globalisasi sekarang lebih canggih informasi kepada seluruh rakyat kita. Dan sekarang ini negara dan bangsa Indonesia kita juga harus mempelajari dari kesuksesan negara China, india ,Dubai, Abu Dhabi dari UAE menjadi kuasa Ekonomi Dunia dan Bangsa yang Maju berkelas Dunia harus mengadaptasi dan Mencontohi kesuksesan Para Pemimpin Dunia.

” Kita Belajar Dari Pemimpin Negara Yang Sukses, Jangan Belajar Dari Pemimpin
Negara Yang Gagal “…. Dr. Muhammad Asmi

Saudaraku sebangsa dan setanah air dalam sejarah negara telah membuktikan bahwa sebuah MIMPI BESAR berhasil membuahkan satu Kemerdekaan, yang diperjuangkan dengan kebijakan Bung Karno dan para pemimpin proklamasi kita untuk memproklamasikan kemerdekaan secara terhormat, berdaulat dan beradab dengan kebijakan Master Plan Bung Karno dan pejuang pejuang Proklamasi ketika itu yang sangat komprehensif merebut kemerdekaan dari penjajahan Belanda dan Jepang.

Dan kini Generasi Muda Bangsa Indonesia sebagai Pewaris Pemimpin Bangsa untuk menentukan masa depan negara kedepannya mau seperti apa dan mau dibawa kemana Mimpi Nasional kita?

Dengan rasionalnya kreteria Sosok Capres Pilpres 2014 / 2019 / 2025 / 2029 sebelum 2030 nanti adalah Sosok Pemimpin bangsa dan rakyat Indonesia yang Visioner dan BerMimpi Besar untuk menentukan 250 juta Rakyat menikmati kesejahteraan dalam arti kemerdekaan Negara sepenuhnya dan kekayaan Sumber daya Alam negara Indonesia secara adil, makmur dan sejahtera untuk seluruh rakyat Indonesia sebagai penerus Gagasan Pancasila sila ke-5 “ KEADILAN SOSIAL BAGI SELURUH RAKYAT INDONESIA”.

” Biar Mimpi Besar Seaorang Pemimpin Negarawan Melakukan Perubahan dan
Jangan Biarkan 250 juta Rakyat Melakukan Perubahan”………
Dr. Muhammad Asmi “

Courtesy by:

Dr. Muhammad Asmi
Pengamat Ekonomi, CEO PT CMG Global dan Program Direktur/ Pengagas Akademik Kepemimpinan I AM PRESIDENT
Visit Website : www.changesforhopedrazmy.com
Email: drm.asmi@gmail.com


Sosok Pemimpin Perubahan Capres 2014

Dr. Muhammad Asmi, CEO PT. CMG GLOBAL

Dr. Muhammad Asmi, CEO PT. CMG GLOBAL

Sosok Pemimpin yang dibutuhkan Negara harus memiliki MIMPI BESAR yang sesuai dengan inspirasi rakyat. Sekarang ini moment Politik Pilpres 2014, hampir keseluruhan partai-partai politik dan badan badan NGO di Indonesia masing-masing menaruh harapan besar untuk mencalonkan jagoan kader-kader pemimpin mereka untuk menjadi calon-calon capres 2014 mendatang.

Menjelang Pilpres 2014 ini, semakin panas para tokoh-tokoh politik dari kalangan para Pemimpin-pemimpin Partai Politik, Menteri-Menteri dan Para tokoh tokoh Pemimpin Alternatif, Selebrito dan Publik, kalangan para Pemimpin Generasi Muda dari golongan cendikiawan, politisi, ekonomi, budaya, para Pemimpin Nasional, para Pemimpin Kebangsaan, Pemimpin Wilayah, Pemimpin Daerah dan Para Pemimpin Pendidikan, masing- masing mencari pondasi dan kendaraan untuk mencoba bakat untuk menjadi calon  Pemimpin No 1 di Negara Republik Indonesia, walaupun  belum memenuhi kriteria Pemimpin yang diinspirasikan rakyat yakni pemimpin yang visioner, Berani dengan Visi, Misi dan Solusi  yang Jelas.

Indonesia membutuhkan seorang Pemimpin Negarawan yang memiliki MIMPI BESAR “MASTER PLAN” yang sempurna  yaitu sebuah VISI, MISI dan SOLUSI lengkap dengan persiapan KERTAS BIRU, sebagai komitmen Seorang Presiden yang di butuhkan dari seorang sosok Capres Pilpres Indonesia  2014 yang BERANI melakukan PERUBAHAN DRASTIS untuk menangani permasalahan Negara dan kebutuhan ekonomi, Sosial, Budaya dan Permasalahan ‘Globalisasi’ yang semakin menantang dan membebankan Rakyat Miskin.

Para Pemimpin Nasional dan Rakyat Indonesia perlu kita peringatkan dengan persaingan diantara negara-negara tetangga dan dunia tidak menunggu Indonesia untuk melakukan PERUBAHAN DRASTIS untuk menjadi sebuah negara maju dan makmur sebelum negara mereka?, Pemimpin negara mereka juga  mempersiapkan strategi negaranya masing-masing sebagai pesaing  kepada negara kita dan Nagara Maju dunia tetap berperan besar sebagai pesaing kita di dalam segala bidang baik perekonomian, science, teknologi, sosial dan budaya.

Dunia menghadapi tantangan krisis ekonomi dunia berpuncak dari krisis ekonomi negara Amerika  yang mengalami kebangkrutan sistem ekonomi negaranya dan Eropa dengan krisis hutang negara mereka yang belum selesai semenjak krisis ekonomi tahun 2008. Namun, tentu sekali sudut positifnya bagi beberapa negara maju melihat ini sebagai Oportunity seperti negara China, Jepang, India, British, Germany, Francis, Rusia, Brasil,Venezuela, Negara  Latin, UAE , Negara Negara Timur Tengah  dan korea tetap unggul dalam menguasai dan berperan dalam menjadi pelaku utama pertumbuhan ekonomi dunia. Krisis ekonomi dunia ini pun tetap berdampak negatif kepada pertumbuhan ekonomi wilayah  di negara negara Asian karena masih berperan sebagai negara pengguna dan pengimpor utama produk produk dunia. Misalnya Indonesia impor BBM Indonesia selama 2013 mencapai 826.000 barrel per hari atau mencapai Rp 1,3 Triliun per hari (sumber : Kompas ekonomi 28 Des 2013).

Pemimpin Indonesia harus Positif melihat krisis dunia ini sebagai satu rahmat  dan oportunity untuk  Indonesia membuka seluas luasnya peluang FDI ( Foreign Direct Investment ) di dalam bidang Mega Proyek Ekonomi dan Infrastruktur Negara cukup dengan kebijakan seorang Presiden RI yang Visioner dan memiliki Master Plan dan Kertas Biru yang transparan dan sempurna.

Kelambatan aksi Pemimpin Negara membuat suatu aksi Perubahan Drastis kearah penentuan Mimpi  Besar Negara berdampak resasi ekonomi yang membebankan ekonomi rakyat dan pertumbuhan ekonomi Negara Indonesia terus terbelakang dan Rupiah kita akan terus terpuruk berbanding dengan Dolar Amerika. Maka dari itu Pemimpin Negara harus melakukan sesuatu yang terbaik untuk Negara agar kita tidak lagi disebut sebagai Negara Gagal.

Dan dampak ekonomi kedepan Indonesia kemungkinan besar pada tahun 2014 ini, Jika berlaku keadaan kenaikan terus dolar USD ke tahap lebih tinggi bisa mencapai Rp 15.000,- per USD 1.00, Disebabkan Pertumbuhan Ekonomi negara yang kurang effektif dan lambat, karena tidak ada aksi PERUBAHAN DRASTIS Pemimpin RI dengan Strategi Master Plan dan Kertas Biru Ekonomi dengan Regulasi yang lebih transparan, efisien dan kompetitif, sudah pasti Negara akan menghadapi peningkatan inflasi bisa mencapai ke tahap 10 %  dari 4.8 % sekarang.

Fenomena ini adalah aksi panik Pemimpin dan Pemerintah dalam membuat keputusan di saat saat akhir pemerintahan Presiden yang mau membersihkan rekening keuangan negara dengan peninggalan balance sheet yang lebih positif di dalam buku keuangan negara di saat saat akhir pemerintahan Presiden sekarang.

Sebenaranya masih banyak cara untuk menyelamatkan keadaan dan kondisi ekonomi negara agar rupiah tidak terus terpuruk, Pemimpin sekarang harus mengambil aksi tunggu, lihat dan serahkan kepada kebijakan Pemimpin RI 2014 yang bakal memimpin RI ke depan untuk menentukan masa depan dengan lebih baik.

Karena Pemimpin ke depan memiliki Master Plan dan Kertas Biru 5 tahun program Ekonominya yang lebih fair (adil) untuk menyelamatkan negara dengan plan baru dan kepemimpinan baru tanpa perlu membebankan Rakyat lagi. Aksi  terburu buru Pemimpin sekarang dalam melaksanakan segala perintah untuk strategi ekonomi tentu tidak sesuai dengan strategi Pemimpin kedepan. Kemampuan Pemimpin sekarang seharusnya di akui sudah Maximal prestasi kebijakan kepemimpinan mereka dan sudah mencukupi demi untuk menyelamatkan potensi masa depan ekonomi negara dengan lebih baik agar tidak meninggalkan beban besar kepada kepemimpinan kedepan demi tujuan kepentingan negara dan demi untuk mengelakan dampak negatif  kepada Pasaran Keuangan, kenaikan biaya Industri Perdagangan dan Situasi Ekonomi Panic/tidak meyakinkan Investasi Asing (FDI) dan Produksi Pabrik Cheos oleh kenaikan Bahan Bako dan tuntutan Buruh kerja juga memburukan keaadaan dengan mengundang dampak  Inflasi tanpa warning yang akan terus membebankan Rakyat dan pertumbunhan ekonomi terus melambat dan Industri negara lebih konservatif dengan sikap tunggu dan lihat (Wait and See).

Para pembaca yang terhormat situasi sekarang harus kita sepakati solusinya adalah dengan menyerahkan kepada Kebijakan Presiden baru RI 2014 karena beliau dan kabinet Menteri barunya sudah pasti siap dengan aksi KERTAS BIRU mereka dengan Konsensus nasional untuk melaksanakan tanggung jawab mereka 5 tahun kedepan, cukup dengan mandat dari 250 jutaan rakyat kepada Presiden RI 2014 yang berharap dapat memimpin negara menjadi negara Maju dan rakyat Indonesia yang berkelas dunia pasti menjadi reality.

Dr. Muhammad Asmi Optimis dengan hanya diatasi dengan Strategi kebijakan seorang Pemimpin Negara yaitu Presiden RI yang Berani dan Memiliki Gagasan Mimpi Besar seperti:

1. Indonesia dengan Regulasi yang lebih Transparan, Tegas, Efektif, Efisien, Toleran  dan Mesra Pemerintahan serta Penawaran Insentif Investasi yang lebih kompeten menarik minat Investasi FDI atau DI.

2. Strategi Stimulus Ekonomi Nasional dengan Pembukaan Zona Zona Ekonomi Negara dengan Mega Proyek di Kawasan Kawasan Strategis di seluruh Wilayah yang berpontensi Penanaman Modal Asing (FDI) atau Investasi Lokal (DI) sebagai Strategi Perekonomian Negara untuk Menstimuluskan Pertumbuhan Ekonomi Negara dengan drastis dan berdaya saing sebagai destinasi negara kompetitif Investasi dan Negara pontensi investasi di dunia menjelang tahun 2015.

3. Meningkatkan Aktivitas Pembangunan Pabrik Produk Manufaktur bidang Industri Berat, Infrastruktur, Industri Automobil dan Machinery, Tambangan, Explorasi Industri Migas , Industri Pangan dengan kekayaan Sumber Daya Alam untuk tujuan expor dan kebutuhan lokal produk dan industry di Indonesia. Dan Negara harus memilik Sistem Kontrol produk produk impor kepada bahan bahan kebutuhan sembako dan energy dengan lebih terawasi, lebih effektif dan Tegas agar produk impor tidak menguasai minat tinggi rakyat dan ekonomi negara .

4. Usaha untuk meningkat produk produk ekspor dan harus seimbang dengan produk impor. Misalnya penduduk negara membeli mobil lebih dari 1,2 Juta unit Mobil pada tahun 2013 lalu. Dengan fakta tersebut, seharusnya Indonesia bisa jadi Negara memproduksi Automobile dunia dengan sasaran 20% sejumlah 3,5 Juta Mobil per/tahun untuk pasaran lokal dan dunia sebagai world car market player , Solusi untuk mengatasi masalah pengangguran .

5. Ke Empat Strategi  diatas adalah Solusi untuk menangani masalah Kemiskinan, Pengangguran, Kriminalitas, Korupsi, Suku dan Ras dan Terorisme Negara akan lebih terjamin selesai. ( Strategi Ekonomi Nasional Versi Akademik Kepemimpinan I Am President visi 2030 : Dr. Muhammad Asmi)

Dr. Muhammad Asmi optimis segala permasalahan dan krisis ekonomi dan kemiskinan negara dapat di tangani dengan KEBIJAKAN SEORANG PEMIMPIN  Negara yang hanya memiliki MIMPI BESAR dan KERTAS BIRU dengan REGULASI  hukum yang lebih Transparan,Tegas,Konsisten , kompeten dan Sempurna untuk Indonesia 2014 pasti menjaminkan PERUBAHAN yang menjaminkan, sekaligus mengatasi masalah kemiskinan dalam waktu 5 tahun pemerintahan Presiden Baru RI 2014 juga dapat menyelesaikan masalah 30% – 40% pengangguran negara. (dengan strategi versi IAM / BOT…).

Tetapi sayang sekali disebabkan aksi Pemimpin dan Pemerintahan sekarang yang tidak sesuai dengan waktunya dampak nya mengundang kondisi resasi membebankan Rakyat, Negara dan kenaikan cost produktivitas produk produk lokal dan Demo pekerja yang menuntut kenaikan upah kerja (UMR ) yang berdampak kenaikan biaya produksi pabrik dan tanggapan negatifnya investor lokal dan para investor asing kehilangan keyakinan dan penanaman modal asing menjadi tidak menarik.

Dengan prediksi pertumbuhan GDP pertambahan  1 %  ke 1.5 % per tahun sudah pasti pertumbuhan Ekonomi negara tetap lambat, jika tidak ada solusi Master Plan Negara yang sempurna yaitu sebuah Visi Misi seorang Pemimpin denagn Master Plan Nasional yang lebih drastis, agresif dan effesien untuk Negara menstimuluskan pertumbuhan drastis Ekonomi dengan pembukaan Mega Proyek Ekonomi dan pembukaan Zona Zona Ekonomi secara terencana dan terpadu.

Contoh  strategi ekonomi hanya bisa di laksanakan dengan KEBIJAKAN seorang Presiden dengan Konsensus Nasional, Wilayah, Daerah  dan Rakyat Indonesia.

Mimpi Besar Seorang Pemimpin adalah Strategi kepemimpinan seseorang Pemimpin dengan Master Plan Nasional yang dapat melakukan PERUBAHAN DRASTIS untuk mengatasi permasalahan Negara. Perlu di ketahui umum Sosok Pilihan Pemimpin harus menentukan sasaran / tujuan Negara dan akan dibawa kemana serta seperti apa Jaminan Keadilan Sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Sosok seperti inilah yang di butuhkan sebagai Capres Pilpres Indonesia 2014 dan layak Rakyat pilih.

Menurut Pengamatan Dr. Muhammad Asmi, 5 Perkara Permasalahan Pemimpin di dunia yang sulit untuk ditangani oleh para pemimpin manapun Amerika, Inggris, Eropa dan Negara-negara Asia termasuk Indonesia tentunya, yaitu:

1. Kemiskinan dan Pengangguran 
2. Kriminalitas
3. Korupsi
4. Perselisihan Suku dan Ras (SARA)
5. Terorisme

Dr. Muhammad Asmi mengamati ke lima fakta tersebut dan permasalahan tersebut dapat diatasi dengan Modul Strategi yang juga sudah diterapkan dalam Program Akademik Kepemimpinan berjudul I AM PRESIDENT. Yakni dengan Strategi Indonesia Bisa yaitu 2 Strategi / Program Transformasi Perubahan sebagai berikut;

1. Memprioritaskan Pengembangan  Mega Proyek Ekonomi : Pembukaan kawasan strategik berinsentif bebas pajak dan Proyek Proyek  bernilai  Triliunan Rupiah Investasi Asing (FDI) juga Investasi Lokal dengan penawaran paket-paket Insentif yang kompeten sebagai strategi regulasi yang lebih effektif, efisien dan tegas untuk menstimulus kemajuan ekonomi secara drastis untuk meyumbangkan jutaan lowongan pekerjaan dengan regulasi ysng lebih Efektif dan kompetatif.

2. Adaptasi Dasar Biaya Pelayanan Service Oriented Policy System (Mesra Pemerintah),  Zero Birokratik dan Penyesuaian Regulasi yang lebih Transparan, Efektif, Efisien ,Tegas dan Toleran .

(Siap dengan Paket Penawaran dengan Dasar Regulasi Pemerintahan yang mesra Rakyat dan Insentif Insentif Penawaran Investasi asing yang lebih kompeten dari negara yang sudah maju) dengan Dasar Strategi dan Mekanisme Pelaksanaan Strategi Versi  IAP 2030.

Dan seandainya Strategi Mimpi Besar ini dimiliki oleh Calon Pilpres 2014 sebagai Master Plan Negara, DR. Muhammad Asmi optimis Indonesia bisa jadi kuasa ekonomi dunia ke 5 dan Bangsa Indonesia yang Sejahtera dan maju bertaraf dunia. Dan Indonesia bisa mengatasi segala permasalahan domestik Negara dan ekonomi dan reserved keuangan negara  akan positif dengan balance Sheet Pendapatan dan GDP Negara dijamin akan meningkat ke sasaran 10% pada tahun 2015 menurut reseach Dr Muhammad Asmi sebagai Pengamat Ekonomi dan Program Director Program akademik  Kepemimpinan I AM PRESIDENT.

Prioritas Agenda Master Plan Negara 2015 dengan membuka Zona Zona Ekonomi yang Strategik di kawasan kawasan strategik misalnya di daerah Jawa Barat Kecamatan Pamanukan, Cirebon atau pilihan prioritas Expansi kota Jakarta dengan kerjasama Integrasi wilayah dengan pemerataan regulasi yang konsisten dan kompeten berkolaborasi dasar hukum yang lebih efektif dan kompetitif serta keuntungan hasil pendapatan bersama dengan wilayah pasti dapat dikembangkan setelah mendapat konsensus Pemimpin bersama Pemimpin Pemerintahan Wilayah Wilayah Kota besar dan daerah di seluruh Wilayah Indonesia secara bertahap sesuai Industri dan Sumber Daya Alam wilayah masing masing dengan mengadaptasi PERUBAHAN strategi versi IAP 2030.

Pemerataan perlaksanaan system dan strategi sesuai dengan bidang dan Industri dari Sumber Daya Alam di Wilayah masing masing. Menurut pengamatan Dr. Muhammad Asmi Strategi ini menjaminkan Efisiensi dan Pendapatan Maximal Revenue Negara, sekaligus strategi yang lebih efektif untuk  menghilangkan kasus-kasus seperti Korupsi dan kriminal dan juga merupakan Strategi yang paling effektif dan konstruktif untuk Menstimuluskan Pertumbuhan dan Perkembangan Ekonomi Negara dengan drastis yang menguntungkan negara, Rakyat dan Para Investor Lokal (DI) maupun Investor Asing ( FDI).

Dengan Pelaksanaan Modul Strategi IAP ini, Dr. Muhammad Asmi berani menjaminkan dalam 10 tahun Negara dapat melunasi Hutang Negara, tanpa membebankan Rakyat dan tanpa perlu pengunaan dana negara (APBN ). Dapat dilakukan mulai dari Periode Presiden 2014, didalam jangka waktu 5 tahun pertama dan tahun ke 10 Jaminan Hutang Negara Lunas sehingga Kemiskinan, Kriminalitas, Korupsi , perselisihan Suku  dan Ras dan Terorisme akan hilang dengan sendirinya, karena pada saat itu seluruh rakyat Indonesia sudah Sejahtera menjadi satu bangsa Indonesia yang Maju berkelas dunia.

Tetapi sayang sekali, kader capres Pemimpin Indonesia Pilpres 2014  ini masih belum kelihatan memiliki MIMPI  BESAR  untuk Indonesia. kenapa mereka ingin menjadi Presiden RI? apa Mimpi mereka ? apa sasaran / tujuan dan Gagasan yang konkrit kenapa harus memilih mereka?

Sampai saat ini , kita masih belum mendengar atau melihat komitmen konkrit dari kalangan Capres Capres Pilpres 2014 yang berani menyatakan keinginan mereka dengan murni. Malah mayoritas dari kalangan para kandidat Capres ini, berusaha menjauhi diri dari media dan wartawan kenapa?

Apakah kandidat merasa ragu karena belum siap dengan agenda mimpinya atau belum memiliki tujuan kepemimpinananya ? atau takut dikritik Mimpi dan Master Plan mereka? kalau ternyata Master Plan mereka ini tidak cukup solid, komprehensif  dan tidak Sempurna untuk kepentingan negara atau kepentingan Rakyat.

Untuk  mengukur Integritas dan Elektabilitas kepemimpinan sosok Pemimpin yang layak, Rakyat harus mengetahui Program Perubahan / Objektif, Tujuan dan Kemampuan ‘track record’ mereka. Kalau menjadi capres Presiden hanya sekadar memenuhi keinginan orang lain atau kehendak Partai / Organisasi semata mata untuk memenuhi kuata kursi Presiden atau sekadar ingin mencoba Bakat saja dengan tidak ada agenda Politik Murni, Mimpi yang tidak jelas tentu Pemimpin seperti ini tidak layak untuk dipilih, karena merugikan negara dan rakyat dan Negara pun akan terus digelar dunia sebagai sebuah negara “gagal” dan rakyat akan terus mengalami kemunduran  dan miskin menjadi penonton di negara yang kaya dan mereka ini.

Walaupun ada beberapa  kandidat yang sudah mendeklarasi keinginan mereka dengan berani, namun tetap masih belum jelas MIMPI nya.

Ada juga sebagian kandidat yang menyerah kepada kewenangan ketua ketua Partai Umum mereka, untuk menentukan dan menyampaikan keinginan mereka dan juga ada yang berpolitik menyerahkan pertimbangan nasib mereka kepada rakyat untuk menentukan dan menjadikan keinginan mereka untuk menjadi Presiden, bukan dari pernyataan murni dari  diri mereka sendir. Tipe Pemimpin seperti ini sangat lemah dan tidak layak memimpin negara dan tentu pemimpin seperti ini akan menghancurkan harapan bangsa dan negara jika di pimpin oleh Sosok Pemimpin seperti ini dan negara akan Chaos (kacau) dan Konflik, karena sosok seperti ini lebih mengutamakan kepentingan diri, koronisme dan Nepotisme  dari Kepentingan Negara dan rakyat .

Menjadi Capres 2014 tidak cukup hanya karena Popularitas dengan indikasi media dan badan survey juga Intergritas dan Eletabilitas diri saja, tetapi juga harus mempunyai MIMPI BESAR yang murni dan Transparan dari Pemimpin itu sendiri.

Belum nampak kader kader Capres 2014 ini yang terlihat sebagai sosok Pemimpin yang Visioner dan Memiliki  Mimpi  Besar sesuai inspirasi rakyat, Maka Rakyat harus hati hati memilih dan Rakyat wajib menentukan komitmen Kepemimpinan yang rakyat inginkan yang memiliki Master Plan dan Mimpi Besar untuk kepentingan Negara dan Jaminan Kesejahteraan Bangsa Indonesia.

Contoh Komitmen pemimpin Harus Memiliki Program yang menjaminkan Mimpi Indonesia 2015 untuk menjadi Kuasa Ekonomi Ke 5 Besar Dunia  dan Bangsa yang Sejahtera dan Maju Berkelas Dunia yang sesuai dengan Inspirasi dan harapan Bangsa Indonesia dengan 5 Isu Permasalahan Agenda Nasional sebagai berikut :

1.     Prioritas Strategi Ekonomi Dan Mega Proyek  Infrastruktur 
2.     Jaminan  Kesejahteraan Rakyat.
3.     Strategi Penyelesaian  Masalah Penganguran dan Kemiskinan.
4.     Jaminan Regulasi yang Tegas, Transparan, Efektif,  Konsistensi  dan Toleransi.
5.     Jaminan Kesejahteraan  Strategi Pelunasan Hutang Luar Negeri.

Banyak tokoh tokoh pemimpin pintar mengunakan  textline dengan moto PERUBAHAN yang mereka promosikan di berbagai media elektronik maupun cetak, tetapi PERUBAHAN yang seperti apa yang akan dilakukan tidak jelas. Kalau semata mata maksud PERUBAHAN hanya dengan tujuan Politik itu bukan makna yang tepat dan tidak jelas sasaran / tujuan kepemimpinannya kepada kepentingan Negara dan rakyatnya, Maka siap siap lah negara dan rakyat akan mengalami kerugian dan kembali bangkrut seperti sejarah hitam tahun 1997.

Maka bangsa para tokoh tokoh pemimpin negara akan resah, khawatir dan bimbang dengan kondisi ini, kalau negara di pimpin oleh Pemimpin yang tidak Visioner dan tidak Amanah dan Tidak Jujur sesuai kehendak zaman.

Untuk mengatasi keresahan dan kebingungan tokoh tokoh negarawan dan rakyat, Negara membutuhkan sosok pemimpin negarawan yang siap untuk memimpin negara dengan VISI MISI dan SOLUSI untuk kepentingan Negara dan kesejahteraan Rakyat dan harus berani melakukan PERUBAHAN DRASTIS dengan sebuah Mimpi Besar dan sempurna dengan semangat Kebangsaan dan Negarawan yang murni.

Suara keras dan desakan hati rakyat sudah siap menerima  dan mengadaptasi pelaksanaan  PERUBAHAN yang akan dilaksanakan oleh Bakal Pemimpin  mereka yang memiliki Master Plan yang Transparan, sesuai inspirasi benak hati yang rakyat inginkan jaminan dari calon PEMIMPIN Mereka yang Visioner ini.

Maksud  PERUBAHAN versi Dr. Muhammad Asmi disini adalah Pemimpin yang harus siap dengan Master Plan Negara dan Kertas Biru yang sempurna dari Gagasan seorang Pemimpin mereka yang Berani melakukan TRANSFORMASI PERUBAHAN DRASTIS dan siap mendengar dan siap dikritik oleh siapapun untuk menjaminkan Master Plan beliau benar relevan dan sempurna.

Sebagai Penggagas acara akademik kepemimpinan visi 2030 Indonesia sebuah program Reality TV Show yang berjudul I AM PRESIDENT Season 2012-2013, Saya optimis bahwa sebuah negara tidak layak di pimpin oleh  seorang pemimpin yang masih ragu atau belum siap dengan tujuan dan objektif kepemimpinan nya memimpin Negara ini.

Saudara saudaraku sebangsa kita sepakat dengan kebutuhan negara untuk mencari sosok Pemimpin Negarawan yang layak memimpin negara  Republik Indonesia yakni Seorang pemimpin yang VISIONER dan BERANI untuk melakukan PERUBAHAN dengan Memiliki MASTER PLAN nasional dan ini adalah sosok pilihan bakal Pemimpin No satu RI yang layak memimpin Indonesia  pada  Pilpres Indonesia 2014 nanti.

Bangsaku Indonesia, Saya optimis kita sepakat kita sudah lama menunggu sosok Pemimpin Negarawan yang akan kita pilih untuk menjadi Presiden RI di pilpres 2014 nanti, harus memiliki MIMPI  BESAR untuk kepentingan negara dan memprioritas keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Dalam waktu dekat, Kita hanya perlu berusaha menggali dan mencari Sosok Pemimpin seperti itu pasti banyak tentunya di Negara tercinta ini Calon Pemimpin yang layak sesuai impian Bangsa Indonesia yang sudah benar-benar matang  dan dewasa dalam menentukan soal Sosok Kepemimpinan.

Bangsa Indonesia harus Optimis bahwa Indonesia sudah siap menerima dan mengadaptasi PERUBAHAN DRASTIS yang TRANSPARAN sebagai solusi tepat untuk mengatasi dan menjawab segala permasalahan yang di hadapi Negara Indonesia. Dengan MIMPI BESAR Seorang Pemimpin kedepan kita melakukan PERUBAHAN DRASTIS juga akan menjadikan negara Indonesia sebagai Kuasa Ekonomi Dunia dan Bangsa Indonesia yang Sejahtera dan Maju Berkelas Dunia  dan Impian ini sesuai dengan pengertian Impian bangsa kepada pilar yang kelima Pancasila.

Dalam acara akademik Kepemimpinan I AM PRESIDENT, kami juga memiliki 20 Strategi visi tahun 2030 Untuk Menjadi Negara Maju dan Mekanisme serta Strategi Strategi Aplikasi MIMPI BESAR modul Visi 2030 yang diambil dari  buku tulisan DR. Muhammad Asmi. Dan Indonesia hanya perlu menerapkan 5 strategi saja untuk menjadi  Kuasa Ekonomi ke 5 dunia dan bangsa Indonesia yang Sejahtera dan Maju berkelas dunia.

Strategi yang merupakan aplikasi Mimpi Besar ini hanya layak di lakukan oleh seorang Presiden RI dengan Konsensus Nasional demi untuk kepentingan Negara dan Rakyat Insonesia.

5 Strategi Versi IAP visi Pemimpin 2030 itu adalah sebagai berikut:

1.   Indonesia harus membangun sebuah  PELABUHAN INTERNASIONAL Laut dalam yang terbesar  di dunia. ( Versi IAP / BOT tanpa APBN), Lokasi : Kacamatan Pamanukan, Subang.

2.   Membangun BANDARA Terbesar di  dunia (Versi IAP/BOT tanpa APBN). Lokasi : Kacamatan Pamanukan Subang.

3. Membangun Teminal Pengolahan MIGAS ( Oil & Gas Refinery) terbesar di Dunia sebagai solusi Indonesia sebagai Negara yang memproduksi dan mengolah sendiri dan membangun Kawasan Zona Zona industri FTZ untuk Industri Pangan, Pertambangan dan Automobile dan lain-lain. (Versi IAP / BOT tanpa APBN)

4. Membangun Fasilitas Pusat Pendidikan Indonesia yang bertaraf International tanpa APBN  dan 10 % quota Pendidikan gratis kepada Rakyat Indonesia biaya pendidikan khusus untuk warga miskin berpendapatan Rp 3 juta kebawah (Versi IAP / BOT tanpa APBN)  Lokasi : Di Seluruh Kota Kota Besar Indonesia

5. Membangun Pusat Medical center Hospital berkelas dunia ( Investasi Asing / Lokal ) gratis rawat jalan dan rawat inap, Operasi kecil, dan operasi besar dan pengobatan untuk warga  miskin berpendapatan Rp 3 jutaan kebawah (Versi IAP / BOT tanpa APBN,  Lokasi : Di Seluruh Kota Kota Besar Indonesia

Jaminan Sukses Perlaksanaan kepada Gagasan Master Plan ini hanya bisa dilaksanakan oleh  Pemimpin yang BERANI dan VISIONER yang berani untuk melakukan PERUBAHAN DRASTIS dan Mengadaptasi Regulasi yang Tegas, Transparan, Efektif dan Toleran.

Mekanisme dan Aplikasi 

Buku Draft Peraturan Investasi Wilayah Otonomi Daerah 
Tulisan : Dr Muhammad Asmi

Sekali lagi saya mengajak Saudara Saudaraku bahwa Kebijakan Seorang Pemimpin yaitu Presiden dapat menentukan segala realitas MIMPI BESAR Negara sesuai Harapan dan Inspirasi Rakyat sesuai Inspirasi bangsa Indonesia. Kita belajar dari sejarah dan mengambil contoh dari Bapa Indonesia Sosok Pemimpin Negarawan kita seperti para pemimpin pemimpin nasional kita  Bung Karno, Bung Harta, Bung Shahrir, yang telah memperjuangkan dengan suksesnya MIMPI BESAR  Bung Karno, untuk memerdekakan Negara Republik Indonesia  dari penjajahan asing.

Dan sedikit perbedaan perjuangan Pemimpin kita di era abad ke 21 ini, tantangan globalisasi sekarang lebih canggih informasi kepada seluruh rakyat kita. Dan sekarang ini negara dan bangsa Indonesia kita juga harus mempelajari dari kesuksesan negara China, india ,Dubai, Abu Dhabi dari UAE menjadi kuasa Ekonomi Dunia dan Bangsa yang Maju berkelas Dunia harus mengadaptasi dan Mencontohi  kesuksesan Para Pemimpin Dunia.

” Kita Belajar Dari Pemimpin Negara Yang  Sukses, Jangan Belajar Dari Pemimpin  Negara Yang Gagal “….  Dr. Muhammad Asmi

Saudaraku sebangsa dan setanah air dalam sejarah negara telah membuktikan bahwa sebuah MIMPI BESAR berhasil membuahkan satu Kemerdekaan,  yang diperjuangkan dengan kebijakan Bung Karno dan para pemimpin proklamasi kita untuk memproklamasikan kemerdekaan secara terhormat, berdaulat dan beradab dengan kebijakan Master Plan Bung Karno dan pejuang pejuang Proklamasi ketika itu yang sangat komprehensif merebut kemerdekaan dari penjajahan Belanda dan Jepang.

Dan kini Generasi Muda Bangsa Indonesia sebagai Pewaris Pemimpin Bangsa untuk menentukan masa depan negara kedepannya mau seperti apa dan mau dibawa kemana Mimpi Nasional kita?

Dengan rasionalnya kreteria Sosok Capres Pilpres 2014/2019/2025/2029 sebelum 2030 nanti adalah Sosok Pemimpin bangsa dan rakyat Indonesia yang Visioner dan BerMimpi Besar untuk menentukan 250 juta Rakyat menikmati kesejahteraan dalam arti kemerdekaan Negara sepenuhnya dan kekayaan Sumber daya Alam negara Indonesia secara adil, makmur dan sejahtera untuk seluruh rakyat Indonesia sebagai penerus Gagasan Pancasila sila ke-5 “ KEADILAN SOSIAL BAGI SELURUH RAKYAT INDONESIA”.

” Biar Mimpi Besar Seaorang Pemimpin Negarawan Melakukan Perubahan dan Jangan Biarkan 250 juta Rakyat Melakukan Perubahan”……… Dr. Muhammad Asmi “

Courtesy by: Dr. Muhammad Asmi & Bambang Gutomo (Design Grafis PT. CMG GLOBAL)
Pengamat Ekonomi, CEO PT CMG Global dan Program Direktur/ Pengagas Akademik Kepemimpinan  I AM PRESIDENT
Visit Website : www.changesforhopedrazmy.com
Email: drm.asmi@gmail.com

Catatan :

Reality TV Show I AM PRESIDENT Session 1 yang Pertama di Dunia & di Indonesia Malam ini Tayang Ulang di Berita Satu TV PENGUMUMAN untuk seluruh generasi muda di seantero Indonesia bisa menyaksikan ulang acara tersebut untuk jadi PEGANGAN untuk mengikuti ACARA I AM PRESIDENT SESSION KE DUA TAHUN 2018. Sebuah Acara yang sangat dinanti-nantikan oleh masyarakat di Dunia dan tentunya di Indonesia hadir kembali mulai malam ini hari Sabtu & Minggu tanggal 11 Januari 2014, tontonan yang bisa menjadi acuan bagi calon-calon Presiden (CAPRES) 2014 untuk menggali visi dan misi yang sangat VISIONER untuk meraih suara di PEMILU 2014. Banyak tokoh negarawan yang menjadi mentor di acara tersebut yang juga mencalonkan dirinya untuk maju menjadi CAPRES 2014, diantaranya, Bapak Prof. Mahfud MD, Bapak Akbar Tanjung, Bapak Marjuki Alie, Bapak Irman Gusman, dan juga para mentoring yang sangat terkenal seperti, Rhenald Khasali, Prof. Komaruddin Hidayat, Bambang Harimurti dan masih banyak lagi. (Bambang)


I AM PRESIDENT & PILPRES 2014

Saya kebetulan terlibat dalam sebuah program TV yang terkait dengan semacam “pemilihan presiden” versi anak-anak muda. Pemilik program, Dr Muhammad Asmi, kemudian menyeleksi sejumlah kandidat dari berbagai provinsi dan menamakannya “I am President”. Tapi, entah mengapa, banyak yang beranggapan capres itu identik dengan debat.

Padahal, presiden itu identik dengan pelayan masyarakat yang bekerja cepat, tangkas, dan memiliki wawasan luas. Barangkali seperti JK, Dahlan Iskan, dan Jokowi yang gesit dan hangat.

Maka, dalam ajang I am President pun mereka menjalani serangkaian evaluasi dan pembinaan. Misalnya, sederhana saja: mencuci mobil atau memasak untuk rekan-rekannya. Dari situ terlihat siapa yang menggerutu dan siapa yang genuine.

Saya tersenyum mendengar gerutuan mereka. Apalagi, hadiahnya satu miliar rupiah. Harus diakui, ada juga yang merasa dirinya telah banyak berbuat meski sebenarnya belum dilandasi ketulusan. Belum genuine. Dan, harap maklum, kita tengah dikelilingi banyak role model dengan mentalitas pecundang (losers) yang selalu menyalahkan orang lain terhadap setiap kegagalannya.

Meski ini hanya tontonan televisi, kita wajib membuka mata mereka bahwa untuk menjadi capres tak cukup dengan hanya modal pintar debat, apalagi cuma visi-misi atau konsep-konsep di atas kertas. Mereka itu bakal menjadi pelayan masyarakat yang heterogen, bukan pelayan kelompok kecil yang memberikan sesuatu. Harus akrab dengan pekerjaan sehari-hari masyarakat kita. Bagaimana mungkin berempati dengan para pedagang cabai, kalau mereka sama sekali tidak pernah turun ke pasar?

Oleh Dr Muhammad Asmi, mereka diajak membuat master plan atau blueprint tentang Indonesia yang lebih maju, adil, dan sejahtera. Dari uangnya sendiri, Dr Muhammad Asmi membawa 11 anak muda itu ke Dubai, melihat bagaimana negeri di atas padang pasir yang nyaris tanpa resources sama sekali itu bisa berubah menjadi kaya yang sejahtera.

Saya setuju dengan gagasan Dr Asmi bahwa pemimpin harus punya mimpi besar dan tertuang dalam cetak biru yang jelas. Pemimpin besar China, Mao Zedong, pada 1952 punya mimpi besar untuk memindahkan air dari kawasan selatan China yang berlimpah ke utara yang selalu kekeringan. Mimpi besar itu diteruskan pemimpin China berikutnya. Dan, 50 tahun kemudian, China memulai pembangunan megaproyek senilai USD 62 miliar.

Kita sudah lama kehilangan keberanian untuk bermimpi besar. Bahkan, untuk membangun Waduk Ciawi, Sodetan Cisadane, jalur baru kereta api, transportasi publik yang bagus, bandara dengan landas pacu yang mumpuni, atau seribu tower rumah susun untuk rakyat saja, susahnya minta ampun. Akibatnya, rakyat mengurus dirinya masing-masing. Pada masanya Bung Karno pernah berujar, “Gantungkan cita-citamu setinggi bintang di langit.” Saya lama tak mendengar ungkapan-ungkapan semacam ini dilontarkan para pemimpin kita. Kita hanya mendengar ajakan-ajakan menjadi lebih religius yang tak disertai bukti dan contoh.

Lalu, apa yang mesti dilakukan? Dari paparan beberapa capres, sebagaimana saya pantau melalui sejumlah media, saya belum pernah mendengar capres yang bicara tentang perlunya memiliki lebih banyak pelabuhan laut dan pelabuhan perikanan yang modern dengan nelayan yang disekolahkan tinggi-tinggi. Belum ada capres yang menghitung berapa banyak pelabuhan laut dan pelabuhan perikanan yang kita miliki pada saat ini, dan berapa banyak lagi pelabuhan yang kita butuhkan.

Jepang, misalnya, memiliki satu pelabuhan untuk setiap 11 kilometer panjang garis pantai. Lalu, negara tetangga kita, Thailand, memiliki satu pelabuhan untuk setiap 50 kilometer panjang garis pantai. Bagaimana dengan kita? Menurut hitungan LIPI, kita hanya memiliki satu pelabuhan untuk setiap 1.157 kilometer panjang garis pantai. Longgar sekali, padahal ini negeri arsipelago. Karena itu, tak heran kalau nelayan kita kesulitan memasarkan ikan-ikan hasil tangkapannya, atau kita dengan mudah menemukan barang-barang selundupan. Lubang tikusnya ada di mana-mana.

Kita masih membutuhkan banyak pelabuhan laut dan pelabuhan perikanan. Kita juga masih membutuhkan banyak bandara. Saya kutip saja data dari Bandara Network yang menyebut bahwa kita memiliki 229 bandara. Cukup banyak, tetapi saya yakin kualitasnya jauh dari memadai. Sebagian besar bandara itu pasti tak layak didarati pesawat-pesawat berbadan besar, dan lokasinya sangat tidak strategis. Di antaranya, berada di tengah kota atau dekat dengan kawasan permukiman. Alhasil, sulit untuk dikembangkan menjadi bandara berkelas internasional.

Dari 229 bandara, ada 20 yang dinyatakan berstatus internasional. Saya klik website Skytrax, sebuah lembaga survei industri penerbangan yang berbasis di London dan setiap tahun selalu menyajikan peringkat maskapai-maskapai penerbangan dari sejumlah negara, termasuk bandara-bandaranya. Hasilnya, selama 2013, tak satu pun bandara kita yang masuk dalam daftar 100 bandara terbaik di dunia -termasuk bandara terbesar kita, Bandara Soekarno-Hatta.

Jadi, banyak pekerjaan besar yang menunggu. Itu sebabnya, saya setuju dengan gagasan I am President, bangsa kita butuh pemimpin yang berani menawarkan Mimpi Besar, tetapi sekaligus dengan konsep-konsep untuk merealisasikan mimpi-mimpi tersebut. Bukan hanya menjual mimpi kosong.

Kembali ke pileg dan pilpres, kita tahu bahwa saat ini kita sedang dibujuk para caleg dan capres yang maaf, masih banyak menggunakan cara yang kurang cerdas: mengumbar janji, slogan, dan memoles citra. Dan, kita harus mengalaminya setiap lima tahun sekali. Deja vu. Membosankan.

Meski begitu, saya menyarankan, kali ini gunakanlah hak pilih Anda. Jangan golput. Sebab, itu sama saja dengan menyerahkan nasib kita ke tangan orang ngawur. Kita harus menjadi penentu. Jangan biarkan orang ngawur yang menentukannya. ●

Dr. Asmi dan Rhenald Kasali

Dr. Asmi dan Rhenald Kasali

Rhenald Kasali,  Guru Besar FEUI; Pendiri Rumah Perubahan. (Jawa Pos, 26 Januari 2014)


Segera Terbit Buku I AM PRESIDENT

Dr. H. Azmy Bin Hj. Morsidi, 47 tahun dengan kualifikasi DBA from American International University Major in Management, Los Angeles USA, MBA Major in Management from States of California University, BBA in Management from Asian Institute of Management Philippines , Harvard J.F Kennedy Business  School of Government – 1st Leadership Program Course 1994,  Boston USA. A Professional Public Speaking, Enterpreneurship and Investors, Program Director I AM PRESIDENT sekaligus Ketua Juri I AM PRESIDENT. Cover Buku IAPSegera terbit sebuah karya besar anak bangsa yang akan mengulas dan mengupas tuntas sekaligus menjadi acuan bagi calon-calon presiden (capres) 2014 untuk menggali visi & misi yang sangat visioner untuk meraih suara di pemilu 2014. (Bambang)



Hits since 2009