I Am President

Aksi Menaikan BBM adalah satu Aksi Bunuh Diri Pemerintahan Presiden Jokowi

Aksi Menaikan BBM adalah satu Aksi Bunuh Diri Pemerintahan Presiden Jokowi..
Pemimpin yang Visioner dan berani tidak akan melakukan Aksi Pemerintahan Memperjudikan Masa Depan NKRI dengan bergantung dan dengan Sikap Mencari Kambing Hitam….
Ini bukan sikap Kebijakan Seorang Pemimpin dengan senang mengambil sikap suka menyalahkan Masa dan Krisis Ekonomi Dunia dan Permasalahan “Fluctuation” Pasaran Harga Minyak Bumi Sebagai ukuran Penyebab Krisis Perekonomian Indonesia berdapak krisis Defisit Keuangan Negara
dan Anjlok nya Rupiah adalah tidak tepat adalah tidak ada Pemimpin yang Cerdas dan Pintar Menguruskan Pengurusan Keuangan dan Pengurusan Sumber Daya Alam Indonesia dengan lebih efektif dan Efisien adalah Karena Kelemahan Pemimpinan / Presiden Indonesia adalah fakta
Kegagalan Indonesia menjadi negara Maju dan rakyat yang Miskin..

Ini Membayangkan kelemahan kepemimpinan dan Jajaran Pemerintahan Presiden dan seluruh Jajaran Kabinet Menteri Kerja beliau lemah dan Bangkrut ideologi dan tidak memiliki Kebijakan dan tidak Berpengelaman Ekonomi secara Global…

Aksi Pemerintah dengan hanya Menyerah kepada Pasran Dunia. Menentukan nasib dan Masa Depan Perekonomian NKRI, Adalah “Aksi Memperjudikan dan Menyerah Masa Depan Perekonomian NKRI yang bergantung dengan ukuran nilai Pasaran Harga Minyak Bumi sama artinya ” Aksi Bunuh Diri” dan “Menjual Indonesia kepada Penjajahan Perekonomian Dunia dalam jangka waktu 5 tahun ke Depan”….

Jika Presiden Jokowi tidak beraksi dengan Kebijakan Strategis Strategi yang lebih Cerdas dan Efektif untuk mengembalikan Kepercayaan dan Keyakinan Publik, Para Pengusaha dan Para Investor Asing maupun Lokal. Segala Perencanaan Presiden Untuk Mengundang Minat dan Niat untuk berinvestasi di Indonesia oleh Para Pengusaha Bisnis dan Para Investors pasti Gagal dan pasti mereka Tidak Berminat Untuk Berinvestasi di Indonesia, kalau President Jokowi tidak ada memberi jaminan Dan Komitmen yang Kongkrit secara tertulis dengan lebih agresif dan Kompetitif
Maka kami nenyarankan kepada bp. Presiden, Harus Tegas, Barani melakukan Komitmen dengan membuat Regulasi dengan Berani Melakukan Perubahan dengan lebih estreem dan Konsisten dalam menentukan Kebijakan Pemerintah yang tidak galau.harus tegas dan Jelas.

Sesuai dengan Impian Indonesia Menuju untuk Menjadi Kuasa Ekonomi Ke 5 Besar Dunia dengan Strategis yang komited Untuk menjaminkan Kesejahteraan dan Kebahagiaan Rakyat Indonesia , Presiden harus siap dan Berani jntuk melakukan Perubahan Drastis dengan melakukan 3 Strategis Strategi Penanguhan Versi IAP : BOT demi untuk menjaminkan pencapaian impinan Negara untuk tujuan Pemerataan Perekonomian keseluruh provinsi Indonesia sesuai dengan menepati Tuntutan Sila ke 5 Pancasila yaitu “Keadilan Sosial Bagi Seluruh rakyat Indonesia”, direalitakan oleh Pemerintahan Presiden Jokowi dengan Sempurna , Pasti akan menguncang Dunia dengan “Style Kehebatan Kepemimpinan dan Pola Pikir Bangsa Indonesia yang Murni dengan Revolusi Mental yang Cerdas dan Kompetitif Presiden..

Ini Revolusi Mental. Versi IAP Institute adalah Sebuah Aksi Perubahan Extreem yang Berani Sebagai Pemimpin Negarawan yang memiliki Kebijakan Mimpi Besar untuk NKRI Sempurna ide-ide yang akan Menguncang Dunia dengan Strategis Strategi Penanguhan Versi IAP: BOT kami seperti berikut:

Pemerintahan wajib melakukan ’3 Strategis Strategi Penangguhan ‘ seperti yang Extreme yang dimaksudkan berikut :

1. Tidak ada Kenaikan Bagi Semua Sumber Bahan Energi ( BBM, LPG, LISTRIK, dan AIR PUMP) selama 5 tahun Periode Pemerintahan Jokowi , sebagai komitmen Kongrit Pemerintahan Jokowi. Aksi Ekstrim ini dilakukan Sebagai Agenda Prioritas Negara Pemerintahan Presiden Jokowi demi untuk mengembalikan Kepercayaan dan Keyakinan Publik/Rakyat, Para Pengusaha dan Para Investors kepada Kemampuan dan Kesingguhan Pemerintahan Sekarang mau menyelamatkan Krisis Difisit Keuangan dan Krisis Perekonomian dan Anjloknya nilai Rupiah sebelum berlaku dengan lebih parah..

2.Cukup Dengan Konsensus Nasional Perintah Larangan dari Kebijakan Presiden Jokowi kepada Seluruh Jajaran Kementerian dan Dinas-Dinas dengan Perintah : “Tidak ada kenaikan Bahan Sembako, Bahan Materials Konstruksi dan Industri di larangan ada kenaikan, Tidak ada biaya
Transportasi, Pajak Tol dan yang lain lain terkait kepada bahan yang bisa meningkatkan biaya Operational Produksi Produk Perekonomian Negara atau segala sumber yang busa membebankan Rakyat tidak di benarkan ada kenaikan selama 5 tahun periode Pemerintahan Jokowi.

3. Satu komitmen drastis Presiden/ Pemerintah tidak ada kenaikan semua Pajak, BEA CUKAI dan Biaya Administrasi Pemerintahan selama 5 tahun. Periode Pemerintahan Presiden keatas 3 Item diatas sebagai strategi Stimulasi Pertumbuhan Perekonomian sebagai Jaminan kongkrit Presiden
untuk mengembalikan jaminan Kepercayaan dan Keyakinan Pasaran Modal Keuangan kepada Substsnsi Fundemental Ekonomi dan Rupiah lebih terjamin setelah 6 bulan kedepan terlaksananya Strategi Penyelamat ini tutur Dr Muhammad Asmi.

Sekiranya tidak ada aksi segera Presiden Jokowi untuk menangani krisis Defisit Keuangan dan Anjloknya Nilai Rupiah dinbiar berkelanjutan dan Kondisi Rupiah didalam ancaman lebih berbahaya karena aksi Penarikan Dana Asing dari Investment Capital Asing akan berkelanjutan dengan lebih drastis karena tidak ada Keyakinan dan Kepercayaan pihak Pengusaha dan investor Asing (FDI Investment) tidak Berminat untuk Berinvestasi di Indonesia, karena Pemerintahan sekarang tidak memiliki komitmen regulasi yang kongrit untuk mengembalikan Kepercaya dan
keyakinan Pasar ini seperti sesuai yang diharapkan oleh Para Pengusaha dan Para Investors tidak menarik dan Tidak Kompetitif diperbandingkan dengan tawaran berinvestasi di negara China, India dan UAE dan Timur Tengah yang lebih aktraktif dan Kompetitif..

Atau Indonesia terpaksa kembali dengan ancaman Bangkrut seperti tahun 1998 lalu dalam jangka waktu 10 tahun kedepan ? Karena terus bergantung masa Depan Perekonomian Negara dengan harga Pasaran Minyak Bumi dan Krisis Perekonomian Dunia sebagai alasan kelemahan Kepemimpinan tetapi tidak mau melakukan apa apa Perubahan dengan Cara Kebijakan Pemimpin Indonesia bukan dengan Cara dan kemauan Petunjuk dari Pihak Penjajahan Perekonomian Dunia yang sengaja mau menguasai Perekonomian Indonesia secara perlahan lahan tanpa Para Pemimpin
sekarang sadar bahwa ini adalah kenyataan sekarang Indonesia pasti akan melakukan Penambahan Pinjaman luar negeri setiap tahun, akibat Peningkatan Biaya tidak terduga dengan terpaksa menggunakan dana dari budget APBN dan APBD terus membengkak Karena Krisis Difisit Keuangan dan Anjloknnya Rupiah tidak segera dituntaskan dengan Strategis Strategi yang lebih Berani dan Ekstrim untuk keluar dari Krisis Hitam Ekonomi 1998 dari ancaman Indonesia akan dijajah oleh PenguasaEkonomi Dunia dalam jangka waktu 10 ke 15 tahun ke depan Jika
Indonesia dipimpin Oleh Presiden yang Lemah dan tidak Memiliki Visi dan Misi yang strategis Untuk Menyelamatkan Kedaulatan Sumber Daya Alam negara dan Rakyat nya dari terus menjadi bangsa Insonesia yang Miskin didalam sebuah Negara yang Merdeka, Kaya Raya tetapi Rakyat nya tetap Miskin Selamanya.. …
Untuk mengatasi segala kelemahan Strategi untuk mengatasi krisis Defisit keuangan Negara ini terutama permasalahan Anjlok nya Rupiah ?

Presiden dan Pemerintah segera mengatasinya dengan Berani beraksi Jangan menaikkan BBM lagi !!! dan Presiden harus siap melaksanakan dengan 3 Strategic Strategi PENANGGUHAN diatas dengan Segera, Karena kenaikan BBM adalah Strategi Bunuh Diri penyebab yang membebankan
Rakyat dan menaikan segala biaya ‘ Operational Cost’ Pengusaha , Para Investors , Kenaikan Upah Kerja, Tranportasi, Kenaikan semua Bahan Sembako, Material dan Industri dan Kenaikan lain lain bahan yang menjadi penyebab kepada Inflasi ekonomi berpanjangan tanpa ada kesudahan.

Maka Dr. muhammad Asmi sarankan Presiden siap membuat aksi Komitmen drastis dengan aksi Penanguhan Kenaikan BBM, LPG, Listrik dan Air Pump selama 5 Tahun Periode Pemerintahan Presiden sebagai Strategi untuk Mengembalikan Keyakinan dan Keperyaaan kepada Para Pengusaha dan Para investors sekaligus sebagai Strategi Penstabilan Ekonomi untuk Kesejahteraan dan Kebahagian Rakyat sesuai perlaksanaan janji kampanye Presiden pada Pilpres 2014 lalu…

Efektif dan Efisiennya Perlaksanaan Program Strategik ini wajib dengan Perintah tegas Presiden kepada Menko dan Kementerian terkait untuk Mengontrol dan Mengawasi segala pelaksanaan kenaikan Barang-Barang Sembako dan Material Industri wajib di kontrol dengan drastis dan
sempurna untuk menjaminkan kelancaran semua barang Sembako , Material Industri dan Biaya Transportasi di pastikan tidsk nsik lagi dan diturun ke tahap normal seperti sebelum kenaikan BBM.

Dengan keberanian Presiden/ Pemerintahan melakukan Strategi Extreem ini yaitu 3 Strategis Strategi Penangguhan ( Tiadak ada kenaikan BBM dan Semua sumber energi yang di sebut kan distas tadi sehingga 5 tahun kedepan). Kami Optimis Presiden Indonesia akan memberi kejutan yang ‘miracle’ kepada Para Pengusaha dan Para Investor Asing dan Lokal akan memberi Jaminan kembalinya Berkeyakinan dan Kembalinya Kepercayaan Pasar Keuangan kepada Pasaran Modal Keuangan dan Fundemantsl Ekonomi dan Rupiah lebih terjamin menguat ke tahap Rupiah 11.00 per USD 1.00 12 bulan kedepan.Dr. muhsmmad Asmi Optimis sasaran GDP 7 % akan menjadi
kenyataan..

Strategi ini juga mencairksan Kebuntuan Politik dengan memberi kepercayaan dan keyakinan Rakyat dan Dunia kepada kebijakan Presiden Indonesia untuk menangani krisis Deficit Keuangan Negara dan Krisis ancaman Anjloknya nilai Rupiah berterusan 6 Bulan kedepan terjamin selesai dengan ketentuan Produk Stategi Presiden yang luar biasa dan Drastis ini lebih menjaminkan Harapan, Kepercaya dan Keyakinan yang tinggu tunggukan oleh Para. Pengusaha dan Para Investor investor Asing maupun Investor Lokal akan berpeluang memprojeksi Kemampuan Produsen Produk jangka panjang 5 tahun mereka lebih menjaminkan Pertumbuhan Perekonomian Indonesia dan Potensi Investasi di Reublik ini lebih beradidaya saing, berpotensi investasi dan kompeten . Aksi Strategic Strategi Penangguhan ini akan mengoreksikan keyakinan Pasaran Modal Keuangan, Pasaran Ekspor dan Investasi ke Indonesia dengan lebih terjamin Produktif dan kompetitif. Sekarang bukan waktu mencari Kambing Hitam tetapi Kita mencari Solusi Kebijakan seorang Pemimpin yang membawa ‘Revolusi Mental ‘ yang Riil, sebagai aksi Presiden yang luar biasa dari ‘Revolusi Mental’ adalah Pemikiran kebijakan solusi seorang Presiden luar biasa dan Berani demi
untuk Menyelamatkan Indonesia dari terus berkelanjutan dengan krisis defisit keuangan dan ancaman rupiah terus tepuruk dalam 6 bulan kedepan menurut analisis ekonomi tutur Dr. Muhammad Asmi dengan optimis…

Jika Tidak ditangani dengan segera dan tidak ada usaha dan jaminan kongkrit dari Kebijakan Presiden/Pemerintah, Segala Investasi dan Produk Produk Produsen ekspor Indonesia tidak bisa bersaing dengan lebih kompeten dengan produk asing di pasaran dunia. Karena analisis para Pengusaha manufacturers dan pengusaha Industri dari prospektif Projection Bianis 5 tahun ke depan pasti tidak ada prospek yang menguntungkan investasi para Investors dan pasti tidak menjaminkan Peningkatan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia.

Jika Pemerintah tidak siapkan Mekanisme Produk yang Sempurna untuk siap melayani Ancaman dan tuntutan Pasaran modal Keuangan dan keyakinan dan Kepercayaan Para Pengusaha Bisnis dan Para Investor Sesuai Inspirasi yang di Promosikan oleh Presiden baru baru ini di sidang CEI Submit di Tiongkok , Di Asean Business Submit di Myamar dan G20 Submit di Autralia dan Sakarang dengan Potensi Investasi Rp. 20 Triliun Toyota hasil lawatan Kampanye Presiden ke Jepang baru baru ini , pasti kecewa dan tidak akan Mendatangkan dampak keyakinan para Investors karna masih tidak bisa dilaksanakan, karena tidak siap dengan Mekanisme dan Program Negara yang masih di tahab wacana Presiden saja.

Sedangkan di pihak Perlaksanaan di seluruh Jajaran Kementerian, dinas-dinas Pemerintahan masih belum siap mekayani Program Perekonomian Negara yang masih belum siap melayani Kedatangan Investors untuk berinvestasi ke RI ini. Pihak Kementrian dan Dinas Dinas Negara tidak siap melayani Kedatangan Investors dikarenakan belum adanya Blue Print program Produk Perekonomian Negara President dengan Plan yang Kongrit seperti yang dimaksudkan Presiden belum jelas dan hanya wacana dan pasti ini akan mengecewakan keinginan Para Investors untuk menyambut undangan kampayne Promosi investasi Presiden di luar Negeri terpaksa pulang
dengan tangan Kosong dan kecewa Pemerintah Jokowi Tidak siap Produk Perekonomian dengan Regulasi yang kongkrit.

Dr. Muhammad Asmi Optimis dengan Indonesia mwmbutuhkan 5 Strategi IAP : BOT (I Am Prediden Institute) dengan Priotitas Strategik Strategi Penangguhan dilaksanakan segera, menjaminkan Fundemental Perekonomian Indonesia tidak akan mengecewakan Para Pengusaha dan Para Investors asing atau investor lokal dan dengan Sinerginya Perlaksanaan Strategi
‘Penangguhan pemerintah yang dimaksudkan diatas tadi Kita bisa Mengembalikan kepercayaan dan Keyakinan Pengusaha Manufacturing dan Para Investors sekalian Strategi menguatkan nilai Rupiah dan Pengusaha akan lebih Fokus pada produksi Produk Indonesia dengan lebih Kompeten, Karena tidak ada kenaikan ‘Cost Operational untuk memproduksi produk-produk indonesia, tidak akan ada kenaikan Upah, tidak ada inflasi Rakyat Dan rakyat pun pasti senang dalam jangka waktu 5 tahun kedepan dengan tenang , sejahtera dan bahagia menikmati janji politik kampanye Presiden pada Pilpres lalu di tunai dengan Sempurna, tidak ada kenaikan sara kehidupan yang tidak tinggi dengan ‘Strategi Penanguhan seperti yang di maksudkan diatas.

Sebagai Pengamat Ekonomi Dr. Muhammad Asmi Optimis ini adalah satu-satunya kebutuhan Strategi Drastis ‘Revolusi Mental ‘ yang ‘ Gila’, tetapi menjaminkan Substansi Impak drastis dan Solusi untuk Penyelamat kepada Krisis Perekonomian Indonesia dengan lebih terjamin untuk mengembalikan keyakinan dan Keperyaan Pasar Keuangan dan Para Pengusaha dan para Investors keatas komitmen Pemerintahan Presiden keatas segala kunci Penyeksmatan Krisis Permasalahan Defisit Keuangan dan ancaman Rupiah selesai dan Substansi yang Menyakinkan dengan kongkrit Fundamental Ekonomi terjamin dengan Potensi Investasi dan bisnis di Indonesia tutur Dr. Muhammad Asmi dari I Am President Institute dengan Optimis.
www.iapnews. Co.id www.Presidenttv.asia www. changefirhope

Dengan aksi dratis Menaikan Segala Sumber Energy adalah aksi gagal bagi Pemerintahan Presiden Jokowi jika terbiar berterusan akan Membahayakan Dan Melemahkan Perekonomian Indonesia Sebagai Aksi Membunuh diri ini dan menjual Indonesia Kepada Penjajah Ekonomi
Dunia…. Pemimpin yang memiliki Kebijakan tidak akan memperjudikan NKRI dengan memperjudikan Harapan dan kepercayaan Seluruh rakyat Indonrsia dengan Nilai harga Rp 13,300 per USD 1.00 Dollar Amerika , Pasaran Minyak Bumi, meyerah kepada Fluctuation Pasaran Keuangan dan Nikai Sumber Alam kita Migas secara total….

Pemerintah harus belajar dari Pengalaman Pahit Kenaikan Bahan Sumber Energi, Bahan Sembako, Bahan Material dan Bahan Konsumsi Rakyat naik semua bermula pada nov 2015 lalu sudah 5 kali turun dan Baik nya harga BBM pada Nov 2014 lalu, mendampakan kenaikan dari 100 % ke 1000 %
kenaikan bahan Sembako adalah Dampak Kenaikan BBM sudah berlaku 5 kali dalam tahun awal tahun 2015 ini mengundang Inflasi karena tidak aksi dengan satu Jaminan yang Konsisten dengan Sistematis dan Regulasi Pemerintah yang tidak tegas dan tidak ada Komiten uang kongkrit untuk
menyelesaikan Permasalahan Perekonomian Negara oleh Presiden dan Seluruh Jajaran Kabinet Jerja yang lemah karena tidak memiliki Kebijakan yang Sempurna.

Strategi Pemerintahan Presiden Jokowi yang seperti ini Sudah banyak mengagalkan niat para Pengusaha dan Para Investor gagal. Akdi kebsikan BBM ini amat Fragile/ Tidak Konsisten dengan tidak memiliki Sasaran Strategi yang Kongkrit , Fluctuation dalam menentukan Harga Turun Naik nya Harga Sumber Tenaga Seperti BBM, LPG, Liatri dan Airpump mengakibatkan ancaman kepada anjlok nya Pasaran Minyak Bumi bukan fakta penyebab menurunnya Produk-Produk Ekspor Negara dan Anjloknya nilai Rupiah. Dengan kondisi Indonesia yang dalam delima dan kebuntuan untuk menangani Krisis Ekonomi Dunia yang mendampakkan krisis keuangan Defisit Keuangan dan Anjloknya nilai Rupiah “Pemerintah tidak boleh mencari Kambing Hitam ” untuk di persalahkan.

Dan Presiden dan Seluruh Jajarannya Kementrian dan Koalisi KMP dan Partai Politik yang Partai ketuai oleh PDIP supaya lebih berhato hati Dengan aksi Pemerintah yang tidak menentunya , Dengan harga bahan Sumber Tenaga BBM, LPG, Listrik dan Airpump ini membuat kepanikan
pasar dan ekonomi yang tidak tentu. Dan sekarang jika Presiden Jokowi tidak beraksi tegas untuk beraksi untuk membuat komitmen dan aksi yang lebih estreem dengan membuat Regulasi dengan Komitmen yang lebih Kongkrit untuk mengawal dan mengontrol segala Semua bahan sumber tenaga dengan serius. Dampak negatif pada pasar Jakarta Keuangan akan menjadi lebih memburuk
dan Menghambatkan Pertumbuhan Perekonomian negara, pasti akan terus Perlahan dan melemah.

Dalam Situasi sekarang Pasti akan terus mengancam membengkaknya Deficit Keuangan, Negara dan bertambahnya pinjaman hutang Luar Negara Pasti Akan Terus membengkak dan tentu sekali Biaya dana APBN/ APBD 2015 masih banyak yang tidak diduga, akan terus meningkat Defisit,
Karena Panarikan Dana Asing pada Pasaran Modal pasti berterusan drastis akibat kehilangan keyakinan dan Kepercayaan Publik , Para Pengusaha dan Para Investors Asing dan Lokal.

Untuk itu Visit : Iapnews.co.id


Aksi Menaikan BBM adalah satu Aksi Bunuh Diri Pemerintahan Presiden Jokowi

Aksi Menaikan BBM adalah satu Aksi Bunuh Diri Pemerintahan Presiden Jokowi..
Pemimpin yang Visioner dan berani tidak akan melakukan Aksi Pemerintahan Memperjudikan Masa Depan NKRI dengan bergantung dan dengan Sikap Mencari Kambing Hitam….
Ini bukan sikap Kebijakan Seorang Pemimpin dengan senang mengambil sikap suka menyalahkan Masa dan Krisis Ekonomi Dunia dan Permasalahan “Fluctuation” Pasaran Harga Minyak Bumi Sebagai ukuran Penyebab Krisis Perekonomian Indonesia berdapak krisis Defisit Keuangan Negara
dan Anjlok nya Rupiah adalah tidak tepat adalah tidak ada Pemimpin yang Cerdas dan Pintar Menguruskan Pengurusan Keuangan dan Pengurusan Sumber Daya Alam Indonesia dengan lebih efektif dan Efisien adalah Karena Kelemahan Pemimpinan / Presiden Indonesia adalah fakta
Kegagalan Indonesia menjadi negara Maju dan rakyat yang Miskin..

Ini Membayangkan kelemahan kepemimpinan dan Jajaran Pemerintahan Presiden dan seluruh Jajaran Kabinet Menteri Kerja beliau lemah dan Bangkrut ideologi dan tidak memiliki Kebijakan dan tidak Berpengelaman Ekonomi secara Global…

Aksi Pemerintah dengan hanya Menyerah kepada Pasran Dunia. Menentukan nasib dan Masa Depan Perekonomian NKRI, Adalah “Aksi Memperjudikan dan Menyerah Masa Depan Perekonomian NKRI yang bergantung dengan ukuran nilai Pasaran Harga Minyak Bumi sama artinya ” Aksi Bunuh Diri” dan “Menjual Indonesia kepada Penjajahan Perekonomian Dunia dalam jangka waktu 5 tahun ke Depan”….

Jika Presiden Jokowi tidak beraksi dengan Kebijakan Strategis Strategi yang lebih Cerdas dan Efektif untuk mengembalikan Kepercayaan dan Keyakinan Publik, Para Pengusaha dan Para Investor Asing maupun Lokal. Segala Perencanaan Presiden Untuk Mengundang Minat dan Niat untuk berinvestasi di Indonesia oleh Para Pengusaha Bisnis dan Para Investors pasti Gagal dan pasti mereka Tidak Berminat Untuk Berinvestasi di Indonesia, kalau President Jokowi tidak ada memberi jaminan Dan Komitmen yang Kongkrit secara tertulis dengan lebih agresif dan Kompetitif
Maka kami nenyarankan kepada bp. Presiden, Harus Tegas, Barani melakukan Komitmen dengan membuat Regulasi dengan Berani Melakukan Perubahan dengan lebih estreem dan Konsisten dalam menentukan Kebijakan Pemerintah yang tidak galau.harus tegas dan Jelas.

Sesuai dengan Impian Indonesia Menuju untuk Menjadi Kuasa Ekonomi Ke 5 Besar Dunia dengan Strategis yang komited Untuk menjaminkan Kesejahteraan dan Kebahagiaan Rakyat Indonesia , Presiden harus siap dan Berani jntuk melakukan Perubahan Drastis dengan melakukan 3 Strategis Strategi Penanguhan Versi IAP : BOT demi untuk menjaminkan pencapaian impinan Negara untuk tujuan Pemerataan Perekonomian keseluruh provinsi Indonesia sesuai dengan menepati Tuntutan Sila ke 5 Pancasila yaitu “Keadilan Sosial Bagi Seluruh rakyat Indonesia”, direalitakan oleh Pemerintahan Presiden Jokowi dengan Sempurna , Pasti akan menguncang Dunia dengan “Style Kehebatan Kepemimpinan dan Pola Pikir Bangsa Indonesia yang Murni dengan Revolusi Mental yang Cerdas dan Kompetitif Presiden..

Ini Revolusi Mental. Versi IAP Institute adalah Sebuah Aksi Perubahan Extreem yang Berani Sebagai Pemimpin Negarawan yang memiliki Kebijakan Mimpi Besar untuk NKRI Sempurna ide-ide yang akan Menguncang Dunia dengan Strategis Strategi Penanguhan Versi IAP: BOT kami seperti berikut:

Pemerintahan wajib melakukan ’3 Strategis Strategi Penangguhan ‘ seperti yang Extreme yang dimaksudkan berikut :

1. Tidak ada Kenaikan Bagi Semua Sumber Bahan Energi ( BBM, LPG, LISTRIK, dan AIR PUMP) selama 5 tahun Periode Pemerintahan Jokowi , sebagai komitmen Kongrit Pemerintahan Jokowi. Aksi Ekstrim ini dilakukan Sebagai Agenda Prioritas Negara Pemerintahan Presiden Jokowi demi untuk mengembalikan Kepercayaan dan Keyakinan Publik/Rakyat, Para Pengusaha dan Para Investors kepada Kemampuan dan Kesingguhan Pemerintahan Sekarang mau menyelamatkan Krisis Difisit Keuangan dan Krisis Perekonomian dan Anjloknya nilai Rupiah sebelum berlaku dengan lebih parah..

2.Cukup Dengan Konsensus Nasional Perintah Larangan dari Kebijakan Presiden Jokowi kepada Seluruh Jajaran Kementerian dan Dinas-Dinas dengan Perintah : “Tidak ada kenaikan Bahan Sembako, Bahan Materials Konstruksi dan Industri di larangan ada kenaikan, Tidak ada biaya
Transportasi, Pajak Tol dan yang lain lain terkait kepada bahan yang bisa meningkatkan biaya Operational Produksi Produk Perekonomian Negara atau segala sumber yang busa membebankan Rakyat tidak di benarkan ada kenaikan selama 5 tahun periode Pemerintahan Jokowi.

3. Satu komitmen drastis Presiden/ Pemerintah tidak ada kenaikan semua Pajak, BEA CUKAI dan Biaya Administrasi Pemerintahan selama 5 tahun. Periode Pemerintahan Presiden keatas 3 Item diatas sebagai strategi Stimulasi Pertumbuhan Perekonomian sebagai Jaminan kongkrit Presiden
untuk mengembalikan jaminan Kepercayaan dan Keyakinan Pasaran Modal Keuangan kepada Substsnsi Fundemental Ekonomi dan Rupiah lebih terjamin setelah 6 bulan kedepan terlaksananya Strategi Penyelamat ini tutur Dr Muhammad Asmi.

Sekiranya tidak ada aksi segera Presiden Jokowi untuk menangani krisis Defisit Keuangan dan Anjloknya Nilai Rupiah dinbiar berkelanjutan dan Kondisi Rupiah didalam ancaman lebih berbahaya karena aksi Penarikan Dana Asing dari Investment Capital Asing akan berkelanjutan dengan lebih drastis karena tidak ada Keyakinan dan Kepercayaan pihak Pengusaha dan investor Asing (FDI Investment) tidak Berminat untuk Berinvestasi di Indonesia, karena Pemerintahan sekarang tidak memiliki komitmen regulasi yang kongrit untuk mengembalikan Kepercaya dan
keyakinan Pasar ini seperti sesuai yang diharapkan oleh Para Pengusaha dan Para Investors tidak menarik dan Tidak Kompetitif diperbandingkan dengan tawaran berinvestasi di negara China, India dan UAE dan Timur Tengah yang lebih aktraktif dan Kompetitif..

Atau Indonesia terpaksa kembali dengan ancaman Bangkrut seperti tahun 1998 lalu dalam jangka waktu 10 tahun kedepan ? Karena terus bergantung masa Depan Perekonomian Negara dengan harga Pasaran Minyak Bumi dan Krisis Perekonomian Dunia sebagai alasan kelemahan Kepemimpinan tetapi tidak mau melakukan apa apa Perubahan dengan Cara Kebijakan Pemimpin Indonesia bukan dengan Cara dan kemauan Petunjuk dari Pihak Penjajahan Perekonomian Dunia yang sengaja mau menguasai Perekonomian Indonesia secara perlahan lahan tanpa Para Pemimpin
sekarang sadar bahwa ini adalah kenyataan sekarang Indonesia pasti akan melakukan Penambahan Pinjaman luar negeri setiap tahun, akibat Peningkatan Biaya tidak terduga dengan terpaksa menggunakan dana dari budget APBN dan APBD terus membengkak Karena Krisis Difisit Keuangan dan Anjloknnya Rupiah tidak segera dituntaskan dengan Strategis Strategi yang lebih Berani dan Ekstrim untuk keluar dari Krisis Hitam Ekonomi 1998 dari ancaman Indonesia akan dijajah oleh PenguasaEkonomi Dunia dalam jangka waktu 10 ke 15 tahun ke depan Jika
Indonesia dipimpin Oleh Presiden yang Lemah dan tidak Memiliki Visi dan Misi yang strategis Untuk Menyelamatkan Kedaulatan Sumber Daya Alam negara dan Rakyat nya dari terus menjadi bangsa Insonesia yang Miskin didalam sebuah Negara yang Merdeka, Kaya Raya tetapi Rakyat nya tetap Miskin Selamanya.. …
Untuk mengatasi segala kelemahan Strategi untuk mengatasi krisis Defisit keuangan Negara ini terutama permasalahan Anjlok nya Rupiah ?

Presiden dan Pemerintah segera mengatasinya dengan Berani beraksi Jangan menaikkan BBM lagi !!! dan Presiden harus siap melaksanakan dengan 3 Strategic Strategi PENANGGUHAN diatas dengan Segera, Karena kenaikan BBM adalah Strategi Bunuh Diri penyebab yang membebankan
Rakyat dan menaikan segala biaya ‘ Operational Cost’ Pengusaha , Para Investors , Kenaikan Upah Kerja, Tranportasi, Kenaikan semua Bahan Sembako, Material dan Industri dan Kenaikan lain lain bahan yang menjadi penyebab kepada Inflasi ekonomi berpanjangan tanpa ada kesudahan.

Maka Dr. muhammad Asmi sarankan Presiden siap membuat aksi Komitmen drastis dengan aksi Penanguhan Kenaikan BBM, LPG, Listrik dan Air Pump selama 5 Tahun Periode Pemerintahan Presiden sebagai Strategi untuk Mengembalikan Keyakinan dan Keperyaaan kepada Para Pengusaha dan Para investors sekaligus sebagai Strategi Penstabilan Ekonomi untuk Kesejahteraan dan Kebahagian Rakyat sesuai perlaksanaan janji kampanye Presiden pada Pilpres 2014 lalu…

Efektif dan Efisiennya Perlaksanaan Program Strategik ini wajib dengan Perintah tegas Presiden kepada Menko dan Kementerian terkait untuk Mengontrol dan Mengawasi segala pelaksanaan kenaikan Barang-Barang Sembako dan Material Industri wajib di kontrol dengan drastis dan
sempurna untuk menjaminkan kelancaran semua barang Sembako , Material Industri dan Biaya Transportasi di pastikan tidsk nsik lagi dan diturun ke tahap normal seperti sebelum kenaikan BBM.

Dengan keberanian Presiden/ Pemerintahan melakukan Strategi Extreem ini yaitu 3 Strategis Strategi Penangguhan ( Tiadak ada kenaikan BBM dan Semua sumber energi yang di sebut kan distas tadi sehingga 5 tahun kedepan). Kami Optimis Presiden Indonesia akan memberi kejutan yang ‘miracle’ kepada Para Pengusaha dan Para Investor Asing dan Lokal akan memberi Jaminan kembalinya Berkeyakinan dan Kembalinya Kepercayaan Pasar Keuangan kepada Pasaran Modal Keuangan dan Fundemantsl Ekonomi dan Rupiah lebih terjamin menguat ke tahap Rupiah 11.00 per USD 1.00 12 bulan kedepan.Dr. muhsmmad Asmi Optimis sasaran GDP 7 % akan menjadi
kenyataan..

Strategi ini juga mencairksan Kebuntuan Politik dengan memberi kepercayaan dan keyakinan Rakyat dan Dunia kepada kebijakan Presiden Indonesia untuk menangani krisis Deficit Keuangan Negara dan Krisis ancaman Anjloknya nilai Rupiah berterusan 6 Bulan kedepan terjamin selesai dengan ketentuan Produk Stategi Presiden yang luar biasa dan Drastis ini lebih menjaminkan Harapan, Kepercaya dan Keyakinan yang tinggu tunggukan oleh Para. Pengusaha dan Para Investor investor Asing maupun Investor Lokal akan berpeluang memprojeksi Kemampuan Produsen Produk jangka panjang 5 tahun mereka lebih menjaminkan Pertumbuhan Perekonomian Indonesia dan Potensi Investasi di Reublik ini lebih beradidaya saing, berpotensi investasi dan kompeten . Aksi Strategic Strategi Penangguhan ini akan mengoreksikan keyakinan Pasaran Modal Keuangan, Pasaran Ekspor dan Investasi ke Indonesia dengan lebih terjamin Produktif dan kompetitif. Sekarang bukan waktu mencari Kambing Hitam tetapi Kita mencari Solusi Kebijakan seorang Pemimpin yang membawa ‘Revolusi Mental ‘ yang Riil, sebagai aksi Presiden yang luar biasa dari ‘Revolusi Mental’ adalah Pemikiran kebijakan solusi seorang Presiden luar biasa dan Berani demi
untuk Menyelamatkan Indonesia dari terus berkelanjutan dengan krisis defisit keuangan dan ancaman rupiah terus tepuruk dalam 6 bulan kedepan menurut analisis ekonomi tutur Dr. Muhammad Asmi dengan optimis…

Jika Tidak ditangani dengan segera dan tidak ada usaha dan jaminan kongkrit dari Kebijakan Presiden/Pemerintah, Segala Investasi dan Produk Produk Produsen ekspor Indonesia tidak bisa bersaing dengan lebih kompeten dengan produk asing di pasaran dunia. Karena analisis para Pengusaha manufacturers dan pengusaha Industri dari prospektif Projection Bianis 5 tahun ke depan pasti tidak ada prospek yang menguntungkan investasi para Investors dan pasti tidak menjaminkan Peningkatan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia.

Jika Pemerintah tidak siapkan Mekanisme Produk yang Sempurna untuk siap melayani Ancaman dan tuntutan Pasaran modal Keuangan dan keyakinan dan Kepercayaan Para Pengusaha Bisnis dan Para Investor Sesuai Inspirasi yang di Promosikan oleh Presiden baru baru ini di sidang CEI Submit di Tiongkok , Di Asean Business Submit di Myamar dan G20 Submit di Autralia dan Sakarang dengan Potensi Investasi Rp. 20 Triliun Toyota hasil lawatan Kampanye Presiden ke Jepang baru baru ini , pasti kecewa dan tidak akan Mendatangkan dampak keyakinan para Investors karna masih tidak bisa dilaksanakan, karena tidak siap dengan Mekanisme dan Program Negara yang masih di tahab wacana Presiden saja.

Sedangkan di pihak Perlaksanaan di seluruh Jajaran Kementerian, dinas-dinas Pemerintahan masih belum siap mekayani Program Perekonomian Negara yang masih belum siap melayani Kedatangan Investors untuk berinvestasi ke RI ini. Pihak Kementrian dan Dinas Dinas Negara tidak siap melayani Kedatangan Investors dikarenakan belum adanya Blue Print program Produk Perekonomian Negara President dengan Plan yang Kongrit seperti yang dimaksudkan Presiden belum jelas dan hanya wacana dan pasti ini akan mengecewakan keinginan Para Investors untuk menyambut undangan kampayne Promosi investasi Presiden di luar Negeri terpaksa pulang
dengan tangan Kosong dan kecewa Pemerintah Jokowi Tidak siap Produk Perekonomian dengan Regulasi yang kongkrit.

Dr. Muhammad Asmi Optimis dengan Indonesia mwmbutuhkan 5 Strategi IAP : BOT (I Am Prediden Institute) dengan Priotitas Strategik Strategi Penangguhan dilaksanakan segera, menjaminkan Fundemental Perekonomian Indonesia tidak akan mengecewakan Para Pengusaha dan Para Investors asing atau investor lokal dan dengan Sinerginya Perlaksanaan Strategi
‘Penangguhan pemerintah yang dimaksudkan diatas tadi Kita bisa Mengembalikan kepercayaan dan Keyakinan Pengusaha Manufacturing dan Para Investors sekalian Strategi menguatkan nilai Rupiah dan Pengusaha akan lebih Fokus pada produksi Produk Indonesia dengan lebih Kompeten, Karena tidak ada kenaikan ‘Cost Operational untuk memproduksi produk-produk indonesia, tidak akan ada kenaikan Upah, tidak ada inflasi Rakyat Dan rakyat pun pasti senang dalam jangka waktu 5 tahun kedepan dengan tenang , sejahtera dan bahagia menikmati janji politik kampanye Presiden pada Pilpres lalu di tunai dengan Sempurna, tidak ada kenaikan sara kehidupan yang tidak tinggi dengan ‘Strategi Penanguhan seperti yang di maksudkan diatas.

Sebagai Pengamat Ekonomi Dr. Muhammad Asmi Optimis ini adalah satu-satunya kebutuhan Strategi Drastis ‘Revolusi Mental ‘ yang ‘ Gila’, tetapi menjaminkan Substansi Impak drastis dan Solusi untuk Penyelamat kepada Krisis Perekonomian Indonesia dengan lebih terjamin untuk mengembalikan keyakinan dan Keperyaan Pasar Keuangan dan Para Pengusaha dan para Investors keatas komitmen Pemerintahan Presiden keatas segala kunci Penyeksmatan Krisis Permasalahan Defisit Keuangan dan ancaman Rupiah selesai dan Substansi yang Menyakinkan dengan kongkrit Fundamental Ekonomi terjamin dengan Potensi Investasi dan bisnis di Indonesia tutur Dr. Muhammad Asmi dari I Am President Institute dengan Optimis.
www.iapnews. Co.id www.Presidenttv.asia www. changefirhope

Dengan aksi dratis Menaikan Segala Sumber Energy adalah aksi gagal bagi Pemerintahan Presiden Jokowi jika terbiar berterusan akan Membahayakan Dan Melemahkan Perekonomian Indonesia Sebagai Aksi Membunuh diri ini dan menjual Indonesia Kepada Penjajah Ekonomi
Dunia…. Pemimpin yang memiliki Kebijakan tidak akan memperjudikan NKRI dengan memperjudikan Harapan dan kepercayaan Seluruh rakyat Indonrsia dengan Nilai harga Rp 13,300 per USD 1.00 Dollar Amerika , Pasaran Minyak Bumi, meyerah kepada Fluctuation Pasaran Keuangan dan Nikai Sumber Alam kita Migas secara total….

Pemerintah harus belajar dari Pengalaman Pahit Kenaikan Bahan Sumber Energi, Bahan Sembako, Bahan Material dan Bahan Konsumsi Rakyat naik semua bermula pada nov 2015 lalu sudah 5 kali turun dan Baik nya harga BBM pada Nov 2014 lalu, mendampakan kenaikan dari 100 % ke 1000 %
kenaikan bahan Sembako adalah Dampak Kenaikan BBM sudah berlaku 5 kali dalam tahun awal tahun 2015 ini mengundang Inflasi karena tidak aksi dengan satu Jaminan yang Konsisten dengan Sistematis dan Regulasi Pemerintah yang tidak tegas dan tidak ada Komiten uang kongkrit untuk
menyelesaikan Permasalahan Perekonomian Negara oleh Presiden dan Seluruh Jajaran Kabinet Jerja yang lemah karena tidak memiliki Kebijakan yang Sempurna.

Strategi Pemerintahan Presiden Jokowi yang seperti ini Sudah banyak mengagalkan niat para Pengusaha dan Para Investor gagal. Akdi kebsikan BBM ini amat Fragile/ Tidak Konsisten dengan tidak memiliki Sasaran Strategi yang Kongkrit , Fluctuation dalam menentukan Harga Turun Naik nya Harga Sumber Tenaga Seperti BBM, LPG, Liatri dan Airpump mengakibatkan ancaman kepada anjlok nya Pasaran Minyak Bumi bukan fakta penyebab menurunnya Produk-Produk Ekspor Negara dan Anjloknya nilai Rupiah. Dengan kondisi Indonesia yang dalam delima dan kebuntuan untuk menangani Krisis Ekonomi Dunia yang mendampakkan krisis keuangan Defisit Keuangan dan Anjloknya nilai Rupiah “Pemerintah tidak boleh mencari Kambing Hitam ” untuk di persalahkan.

Dan Presiden dan Seluruh Jajarannya Kementrian dan Koalisi KMP dan Partai Politik yang Partai ketuai oleh PDIP supaya lebih berhato hati Dengan aksi Pemerintah yang tidak menentunya , Dengan harga bahan Sumber Tenaga BBM, LPG, Listrik dan Airpump ini membuat kepanikan
pasar dan ekonomi yang tidak tentu. Dan sekarang jika Presiden Jokowi tidak beraksi tegas untuk beraksi untuk membuat komitmen dan aksi yang lebih estreem dengan membuat Regulasi dengan Komitmen yang lebih Kongkrit untuk mengawal dan mengontrol segala Semua bahan sumber tenaga dengan serius. Dampak negatif pada pasar Jakarta Keuangan akan menjadi lebih memburuk
dan Menghambatkan Pertumbuhan Perekonomian negara, pasti akan terus Perlahan dan melemah.

Dalam Situasi sekarang Pasti akan terus mengancam membengkaknya Deficit Keuangan, Negara dan bertambahnya pinjaman hutang Luar Negara Pasti Akan Terus membengkak dan tentu sekali Biaya dana APBN/ APBD 2015 masih banyak yang tidak diduga, akan terus meningkat Defisit,
Karena Panarikan Dana Asing pada Pasaran Modal pasti berterusan drastis akibat kehilangan keyakinan dan Kepercayaan Publik , Para Pengusaha dan Para Investors Asing dan Lokal.

Untuk itu Visit : Iapnews.co.id


Menaikkan BBM merupakan Sumber Daya adalah Salah Satu Aksi Bunuh Diri

IMG_0989

Para Pemimpin Indonesia jangan Memperjudikan Masa Depan Negara Karena dampaknya menjual NKRI  kepada Penjajahan Perekonomian Dunia dalam jangka waktu 5 tahun ke Depan. Presiden Harus Tegas dan Konsisten dalam menentukan Kebijakan dengan Tepat dengan Membuat Regulasi dengan Insentif yang lebih Extreem Berani sebagai Negarawan yang memiliki Kebijakan yang akan Menguncang Dunia dengan strategis.

Dengan aksi drastis Menaikan Segala Sumber Energy adalah aksi gagal bagi Pemerintahan Presiden Jokowi jika terbiar berterusan akan Membahayakan dan Melemahkan Perekonomian Indonesia Sebagai Aksi Membunuh diri ini dan menjual Indonesia Kepada Penjajah Ekonomi Dunia….  Pemimpin yang memiliki Kebijakan tidak akan memperjudikan NKRI dengan memperjudikan Harapan dan kepercayaan Seluruh rakyat Indonrsia dengan Nilai harga Rp 13,300 per USD 1.00 Dollar Amerika , Pasaran Minyak Bumi, meyerah kepada Fluctuation Pasaran Keuangan dan Nilai Sumber Alam kita Migas secara total….

Pemerintah harus belajar dari Pengalaman Pahit Kenaikan Bahan Sumber Energi, Bahan Sembako, Bahan Material dan Bahan Konsumsi Rakyat naik semua bermula pada November 2014 lalu sudah 5 kali turun dan baik nya harga BBM pada November 2014 lalu, mendampakan kenaikan dari 100 % ke 1000 % kenaikan bahan Sembako adalah Dampak Kenaikan BBM sudah berlaku 5 kali
dalam tahun awal tahun 2015 ini mengundang Inflasi karena tidak aksi dengan satu Jaminan yang Konsisten dengan Sistematis dan Regulasi Pemerintah yang tidak tegas dan tidak ada Komitmen uang kongkrit untuk menyelesaikan Permasalahan Perekonomian Negara oleh Presiden dan Seluruh Jajaran Kabinet Kerja yang lemah karena tidak memiliki Kebijakan yang Sempurna.

Strategi Pemerintahan Presiden Jokowi yang seperti ini Sudah banyak menggagalkan niat para Pengusaha dan Para Investor. Aksi kebijakan BBM ini amat Fragile/ Tidak Konsisten dengan tidak
memiliki Sasaran Strategi yang Kongkrit , Fluctuation dalam menentukan Harga Turun Naik nya Harga Sumber Tenaga Seperti BBM, LPG, Listrik dan Airpump mengakibatkan ancaman kepada anjlok nya Pasaran Minyak Bumi bukan fakta penyebab menurunnya Produk-Produk Ekspor Negara dan Anjloknya nilai Rupiah .

Dengan kondisi Indonesia yang dalam delima dan kebuntuan untuk menangani Krisis Ekonomi Dunia yang mendampakkan krisis keuangan Defisit Keuangan dan Anjloknya nilai Rupiah “Pemerintah tidak boleh mencari Kambing Hitam ” untuk di persalahkan.
Dan Presiden dan Seluruh Jajarannya Kementrian dan Koalisi KIH dan Partai Politik yang Partai ketuai oleh PDIP supaya lebih berhati – hati dengan aksi Pemerintah yang tidak menentunya , Dengan harga bahan Sumber Tenaga BBM, LPG, Listrik dan Airpump ini membuat kepanikan pasar dan ekonomi yang tidak tentu.

Dan sekarang jika Presiden Jokowi tidak beraksi tegas untuk beraksi untuk membuat komitmen dan aksi yang lebih estreem dengan membuat Regulasi dengan Komitmen yang lebih Kongkrit untuk mengawal dan mengontrol segala Semua bahan sumber tenaga dengan serius. Dampak negatif pada pasar Jakarta Keuangan akan menjadi lebih memburuk dan Menghambatkan Pertumbuhan Perekonomian negara, pasti akan terus Perlahan dan melemah.

Dalam Situasi sekarang Pasti akan terus mengancam membengkaknya Defisit Keuangan, Negara dan bertambahnya pinjaman hutang Luar Negara Pasti Akan Terus membengkak dan tentu sekali Biaya dana APBN/ APBD 2015 masih banyak yang tidak diduga, akan terus meningkat Defisit, Karena Panarikan Dana Asing pada Pasaran Modal pasti berterusan drastis akibat kehilangan keyakinan dan Kepercayaan Publik , Para Pengusaha dan Para Investors Asing dan Lokal.

Untuk itu Visit : Iapnews.co.id
Ada 3 Kebijakan Strategis Strategi Penangguhan Pintar Pemerintahan
Jokowi dengan lebih Efektif dan Satu satunya jawaban yang di tunggu-tunggu oleh Seluruh Rakyat Indonesia , Para Pengusaha dan Para Investors Asing dan Lokal..


Presiden Jokowi : Kita Jadikan Produk Asing Mobil Asing Jadi Produk Yang Menguntungkan Negara dan Rakyat Indonesia

DSC_0767

Usaha Presiden ke Jepang Mengundang Perusahaan Automobil Toyota sebagai usaha Positif Pembangunan Perekonomian Industri Automobil untuk memenuhi Permintaan Pasaran automobil di Negara dan Pasaran Dunia Merek Toyota sebagai Kebijakan Pintar Pemerintahan Jokowi siap untuk melowongkan Jutaan peluang Pekerjaan Pabrik Pemasangan Mobil CKD Toyota, Jika Kesepakatan pada Pertemuan presiden bersama CEO Toyota di Jepang berhasil maka usaha ini menjaminkan Usaha Program Pemerintahan Jokowi untuk menuntaskan Permasalahan Pengangguran dan Kemiskinan juga pastinya menambah pendapatan hasil BEA CUKAI yang pasti Menguntungkan Negara dan Rakyat Indonesia.

Dr. Muhammad Asmi mengamati usaha Presiden ke Jepang pasti sukses dan Usaha ini tidak hanya bersama Toyota tetapi juga Merk Populer lain dunia juga di undang dengan penawaran Insentif yang Kompetitif.

Waktunya Indonesia manfaatkan Produk Mobil-Mobil Asing yang telah Populer dijadikan Sinergi dengan usaha Indonesia untuk Mengstimuluskan Perekonomian Indonesia dengan Mempromosi Produk-produk keluaran Indonesia, Cukup Jadikan Produk Mobil CKD Toyota, Honda, Nissan, Mercedes Benz, VW, Audi, BMW, GMC, Ford, Tata dan Lain-lain jadi produk Pasang Siap Jual CKD dengan Kuasa Beli Indonesia 1,5 Juta unit Per tahun.

Tidak Perlu Nasional Cars lagi Pak Jokowi, Kita Jadikan Produk Asing Jadi Produk Indonesia yang lebih berhasil Menguntungkan Negara dan Rakyat Indonesia.

kalian Tau ga dengan ini Negara bisa lowongkan 15 juta ( Dari 1,5 Juta Unit dan Kalau 5 Juta Unit pasangan Mobil CKD dengan Lowongan 35 Juta peluang Pekerjaan kalau Misi Pa Jokowi Ke Jepang Sukses tawarkan Paket Industri Automobil ini. Kami doakan Misi Presiden Sukses dengan Komitmen Toyota Dan Honda kemudian lanjutkan ke Eropa dan Amerika.

Sedikit saran kami ke Pak Jokowi supaya lebih ambisi Untuk menjadikan Produk Mobil Asing ini Jadi Produk CKD Indonesia sebagai Pemain Pasaran Ekspor Automobil dunia yang baru, Cukup dengan Perintah Presiden Jokowi Dan Pemerintahan Jokowi Permudahkan PerIjinan Pembukaan pabrik Assembly/ Mobil CKD di RI ini. Untuk diBangunkan Pabrik Automobil CKD( Complete Knock Down) Vehicles dengan kapasitas 5 Juta unit per Tahun sebagai mengisi kebutuhan 20 % ke 25% pasaran Dunia adalah hasil ekspor dari Indonesia mulai dari Kampanye Pak Jokowi ke Jepang untuk melakukan Promosinya kepada Pak Presiden dan kita bisa Re Ekspor 3,5 juta unit per tahun untuk Pasaran Ekspor dan 1,5 Juta unit untuk pasaran lokal tidak perlu nasionalkan lagi nanti banyak VIP yang kaya Koruptor dengan kebocoran dana APBN.

Manfaatkan Produk asing bisa kasih keuntungan kepada negara dengan lebih transparan, efisien dan lebih efektif.

Bayangkan USD 2000 sehingga USD 10,000 Per Unit pajak untuk negara di bayar untuk pajak BEA CUKAI Mobil per unit X 5 Juta . Berarti Pendapatan negara sudah Pasti Super Plus tahun 2017.

Semoga diusahakan dengan Kebijakan Kemitraan Pintar Pemerintahan Jokowi dengan adanya support Regulasi yang konkrit serta Siap dengan Penawaran Insentif yang menarik dengan Sistem Regulasi yang Zero Birokrasi untuk kelancaran Investasi Pintar Di Implementasi dengan Lancar.

Inilah aksi Pintar Pertama yang ditunggu-tungu oleh Rakyat Indonesia dari Presiden Jokowi, Selamat Pak Presiden.

Dr. Muhammad Asmi President Direktur I AM PRESIDENT INSTITUTE BOGOR.


Komaruddin Hidayat : Indonesia Saat ini Miskin Negarawan!

Bogor – Sekolah Kepemimpinan Bangsa yang memiliki perhatian khusus terhadap isu kepemimpinan dan kebangsaan menyelenggarakan Kajian Kepemimpinan yang bertemakan “Genealogi Lahirnya Indonesia : Kesatuan Tanah Air, Bangsa dan Bahasa Indonesia” pada hari Senin (23/3/2015).

Kajian Kepemimpinan kali ini menghadirkan Prof. Dr. Komaruddin Hidayat, MA (Guru Besar Filsafat Agama, UIN Syarif Hidayatullah) sebagai narasumber utama dalam diskusi ini dan didampingi oleh Agung Pardini (Direktur Sekolah Guru Indonesia) sebagai moderator yang memandu diskusi.

IMG-20150323-WA0024 (1) IMG-20150323-WA0023 (1)

Komaruddin Hidayat mengawali diskusi dengan pertanyaan, “Elemen apa saja yang menjadi penyusun dari lahirnya sebuah bangsa? Elemen tersebut diantaranya adalah : 1) bahasa, 2) adat istiadat, 3) wilayah kekuasaan, dan 4) raja atau penguasa. Sumpah Pemuda 1928 menandakan suatu perubahan yang fundamental dalam titik kebangsaan kita dimana para pemuda menyatakan sumpahnya untuk membangun satu nusa, satu bangsa dan satu bahasa Indonesia”.

“Suku bangsa diibaratkan sebagai kaki-kaki yang menopang keutuhan dan kesatuan bangsa Indonesia. Lahirnya Indonesia dapat dilihat sebagai komunitas terbayang, sehingga membangun Indonesia itu adalah sebuah cita-cita kolektif kita bersama”, kata Komaruddin Hidayat.

Menyikapi perkembangan politik saat ini Komaruddin Hidayat berkomentar, “Nilai dan praktek demokrasi sudah mengakar dalam kehidupan masyarakat Indonesia, tetapi kita miskin negarawan sehingga demokrasi kehilangan wisdom dan esensinya. Yang menonjol adalah perebutan kekuasaan antar elite parpol sehingga agenda negara untuk mencerdaskan dan mensejahterakan rakyat secara merata masih jauh”.

“Indonesia saat ini membutuhkan pemimpin yang melayani, menginspirasi dan memberikan keteladanan. Kita membutuhkan pemerintahan yang bersih, kuat dan cerdas. Indonesia ke depannya membutuhkan anak-anak muda yang berintegritas untuk memperbaiki partai politik dan birokrasi pemerintahan, karena proses bernegara itu sesungguhnya adalah proses berkonstitusi”, ungkap Guru Besar Filsafat Agama UIN Syarif Hidayatullah tersebut.

Agung Pardini kemudian menyimpulkan diskusi ini dengan pernyataan, “Sepulangnya Bung Hatta dari Belanda, beliau membawa pulang koleksi buku bacaannya yang membutuhkan waktu tiga hari pengepakan dan berjumlah sebanyak 16 peti. Dengan jumlah bacaan sebanyak itulah modal intelektual yang disiapkan Bung Hatta untuk menjadi pemimpin bangsa Indonesia, lalu bagaimana dengan persiapan para pemuda saat ini?”.

 

Sementara itu Direktur Riset Center of Leadership Studies – Sekolah Kepemimpinan Bangsa, Adhe Nuansa Wibisono, mengatakan, “Kajian Kepemimpinan ini merupakan upaya dalam penguatan nilai-nilai kebangsaan dan nasionalisme di kalangan generasi muda Indonesia. Semoga dengan hadirnya kajian ini dapat mendekatkan kembali generasi muda dengan nilai Pancasila, sejarah bangsa dan keteladanan para tokoh nasional”.

 

Kajian Kepemimpinan yang berlangsung di Aula Teater Dzikir, Rumah Sehat Terpadu Dompet Dhuafa, Parung Bogor tersebut dihadiri oleh berbagai peserta dan mahasiswa dari berbagai kampus dan lembaga masyarakat terkemuka di Indonesia seperti UI, IPB, UIN Syarif Hidayatullah, STEI SEBI, Dompet Dhuafa, Sekolah Demokrasi dan MITI.

 

“Menjadi Indonesia adalah sebuah proses, kita semua berhutang budi kepada pendiri bangsa ini, sehingga kita harus memperkuat jati diri kemanusiaan dan kebangsaan kita. Hadirnya Kajian Kepemimpinan ini menjadi sangat penting dan dibutuhkan saat ini dalam proses memperkuat jati diri keindonesiaan kita”, pesan Komaruddin Hidayat menutup diskusi ini.

Sumber : Ade Nuansa Wibisono


Silaturahmi CEO IAP INSTITUTE dengan Walikota Bogor Bima Arya

Walikota Bogor Dr. Bima Arya Sugiarto baru saja memenuhi agenda pertemuan dengan Dr. Muhammad Asmi,. DBA.MBA.BBA yang merupakan CEO PT CMG Global (Jakarta, 18 maret 2015).

IMG_2517

Pada kesempatan ini Dr. Muhammad Asmi sebagai warga kota Bogor yang juga merupakan Program Director reality show I AM PRESIDENT di Berita Satu Tv channel ini menawarkan kerjasama serta dukungan dari pihak pemerintah kota Bogor untuk membangun institusi pendidikan tingkat tin ggi yang berfokus pada pembekalan kepemimpinan.

Berkaitan dengan itu, PT CMG GLOBAL turut menawarkan produk I AM Presdient News TV untuk menjadi media partner Pemkot Bogor dalam memberikan berita teraktual seputar Pemkot Bogor dalam menjalankan roda pemerintahan kepada masyarakat lokal maupun nasional.

Walikota yang juga pernah menjabat sebagai pemimpin redaksi majalah Rakyat Merdeka ini mengaku tidak keberatan dengan media yang ingin turut mengawal roda pemerintahannya, “ tentu saya tidak keberatan…sesuai dengan undang undang kebebasan pers yang berlaku, saya mempersilahkan kepada teman-teman media yang ingin turut mengawal pemerintah kota Bogor melalui berita yang faktual dan aktual.”

Kedua proposal lisan dari PT CMG Global itu sendiri turut dihadiri oleh Direktur PDAM Kota Bogor H. Untung Kurniadi. Dalam tanggapannya, beliau menyatakan mendukung wacana investasi yang diajukan oleh Dr. Mudammad Asmi.

“melahirkan bibit-bibit pemimpin kuat melalui pendidikan formal yang berfokus pada kepemimpinan itu sendiri merupakan target investasi yang baik untuk dipertimbangkan, mengingat sejauh kita ketahui, belum pernah kita dengar di Indonesia atau bahkan di dunia sebuah institute kepemimpinan.”

(Source : Febriana)


I AM President Institute berkunjung ke STEI TAZKIA

I AM PRESIDENT Institute yang merupakan sebuah lembaga Leadership Management and Economy Research and Development Centre berencana menjalin kerjasama dengan Sekolah Tinggi Ekonomi Islam (STEI) Tazkia. Sehubungan dengan hal diatas, pihak dari I AM PRESIDENT Institute berkunjung untuk membicarakan kerjasama untuk pengembangan program akademik pada 7 Maret 2015 lalu yang bertempat di Ruang Kerja Dr. Muhammad Syafii Antonio (Pendiri Yayasan STEI Tazkia).

Pertemuan tersebut dihadiri oleh pimpinan dari kedua belah pihak, yakni Presiden Direktur I AM PRESIDENT Institute, Dr. Muhammad Asmi, DBA. MBA. BBA., yang didampingi oleh Saparuddin Santa selaku General Manager I AM PRESIDENT Institute dan Faisal Arief Kamil selaku Wakil General Manager. Sementara itu pihak Sekolah Tinggi Ekonomi Islam (STEI) Tazkia dihadiri oleh Dr. Muhammad Syafii Antonio, M.Ec, Selaku Ketua Sekolah Tinggi Ekonomi Islam (STEI) TAZKIA, didampingi oleh Andang Heryahya selaku Sekertaris STEI TAZKIA serta didampingi beberapa staf lainnya.

Dr. Muhammad Asmi menegaskan bahwa rancangan kerjasama ini dilakukan sebagai bentuk investasi dalam rangka mengembangkan pendidikan dengan membangun asrama di STEI TAZKIA dan mengembangkan STEI TAZKIA menjadi Sekolah Kepemimpinan Islam yang mengacu kepada Tauladan Nabi Muhammad SAW.

Menurut Dr.Muhammad Syafii Antonio, program kerjasama ini memiliki beberapa dampak positif, diantaranya meningkatkan kualitas dan citra lembaga dimata masyarakat luas, sehingga minat  untuk belajar di STEI TAZKIA semakin tahun semakin meningkat. Dr.Muhammad Syafii Antonio sangat tertarik dengan adanya kerjasama yang ditawarkan oleh pihak I AM PRESIDENT Institute ini, dan berencana akan mengadakan kunjungan balik ke I AM PRESIDENT Institute untuk membicarakan konsep kerjasama.

 1425954641611 1425954646710

1425954638538


MOU antara I AM President Institute dengan STIT Pemalang

Pemalang – Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Pemalang melakukan kerjasama dengan I AM President Institute sebuah lembaga Research and Development dari Bogor. Kehadiran rombongan I AM President Institute  di Hotel The Winner Premier yang terdiri dari President Director/ CEO PT. CMG Global, Dr. Muhammad Asmi, DBA. MBA. BBA. disertai dengan Faisal Arief Kamil M. L.A.P selaku Vice General Manager PT. CMG Global dan Agung Giantoro M. L. A. P, juara III Reality Show Kepemimpinan I AM PRESIDENT Session 2012-2013 disambut dengan baik oleh Rektor STIT Pemalang Abdul Basit M. Pd. I dan rekan-rekannya.

Dalam pertemuan ini kedua belah pihak sepakat bekerjasama untuk mengembangkan STIT Pemalang menjadi Sekolah Tinggi bertaraf Internasional dengan menambah beberapa fakultas dan program studi yang baru.

“STIT Pemalang adalah Sekolah Tinggi yang berpotensi untuk dikembangkan menjadi Sekolah Tinggi bertaraf Internasional. Saya sepakat untuk membangun dan mengembangkan lantai 3 gedung STIT. Ini merupakan terobosan baru untuk generasi ke depan dalam hal memajukan pendidikan yang berkualitas dan daya saing yang tinggi” tutur Muhammad Asmi dengan optimis.

Penandatanganan MOU dilaksanakan dengan khidmat dan seksama. Turut hadir pula menyaksikan acara pertemuan ini Ibu Dra. Amiroh, M. Ag selaku Ketua Dewan Pembina STIT Pemalang. Rencananya STIT Pemalang ini akan berganti nama menjadi Universitas Kepemimpinan Pemalang. Secara umum kerja sama dilakukan untuk memajukan mutu pendidikan yang semakin berkualitas dan berdaya saing tinggi. Kerja sama tersebut diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap program-program pendidikan dan upaya dalam peningkatan perbaikan pendidikan di daerah Kabupaten Pemalang.

Salam Sukses, Indonesia.

IMG_1251

IMG_1269IMG_1287


Ramah Tamah dengan Bupati Kabupaten Pemalang

Bertempat di Pendopo Bupati Kabupaten Pemalang, Drs. Budhi Rahardjo,MM selaku Sekda Kabupaten Pemalang menerima kunjungan Dr. Muhammad Asmi, DBA. MBA. BBA selaku  CEO PT. CMG Global yang mempunyai saham di Malaysia dan Dubai, juga hadir dalam pertemuan tersebut Dr. Dudin Sabaruddin, MA dari International Islamic University Malaysia dan pertemuan ini juga dihadiri oleh seluruh jajaran dinas kabupaten Pemalang. Pertemuan ini membahas mengenai investasi di bidang pendidikan dan lapangan terbang bandar udara. Pembicaraan ini berlangsung dengan hangat.  Hal- hal yang dibahas dalam pertemuan diskusi investasi dan pembangunan daerah sangatlah menarik, karena diskusi ini berisikan pengembangan daerah pemalang khususnya dibidang pendidikan .

IMG_0978 IMG_0970


CEO I AM PRESIDENT Institute memenuhi undangan STIT Pemalang

PEMDA Kabupaten Pemalang bekerja sama dengan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Pemalang telah mengadakan kegiatan SARASEHAN yang dilaksanakan pada hari Selasa, 03 Maret 2015 di Pendopo Kantor Bupati Pemalang. Acara ini merupakan salah satu kegiatan dalam rangka mengembangkan pembangunan daerah Pemalang khususnya di bidang Pendidikan. Tema kegiatan Sarasehan ini mengambil tema “Pengembangan Kewirausahaan dan Link and Match di bidang Pendidikan”.

Acara ini mengundang tamu spesial, Dr. Muhammad Asmi, DBA. MBA. BBA selaku  CEO PT. CMG Global , Dr. Dudin Sabaruddin, MA dari International Islamic University Malaysia (IIUM) dan juga turut hadir Agung Giantoro M. L. A. P, Juara III Reality Show Kepemimpinan I AM PRESIDENT Session 2012-2013. Selain beberapa tamu spesial tersebut, acara sarasehan ini dihadiri oleh seluruh jajaran Kepala Dinas Kabupaten Pemalang, mahasiswa/i dari Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Pemalang dan 700 orang siswa/i dari SMA se-Kabupaten Pemalang, Tegal, Purbalingga, dan Pekalongan yang mengikuti kegiatan sarasehan ini dengan penuh antusias.

IMG_0997

Acara Sarasehan ini dibuka dengan Pembacaan kalam illahi yang dipimpin oleh Ust. Ahmad Khoiruddin, S.Pd.i., dilanjutkan dengan laporan penyelenggara oleh Drs. Abdul Basit, M. Pd. I yang menyampaikan pemaparan seputar hasil perkembangan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Pemalang dan dilanjutkan dengan sambutan pembukaan sarasehan secara resmi oleh Ir. Sutopo (Asisten Ekonomi Pembangunan) selaku wakil dari Bupati Pemalang.

Kiri Kanan : Bapak Drs. Abdul Basit, M. Pd. I , Dr. Dudin Sabaruddin, Dr. Muhammad Asmi, DBA. MBA. BBA,

Pada sesi selanjutnya moderator acara, Dra. Titien Soewastiningsih, S. M. Ed., Ph. D  memimpin jalannya acara sarasehan dengan mempersilahkan semua tamu special secara berturut-turut untuk memberikan pandangan, nasehat, motivasi, dan masukan serta tanggapan. Secara umum  Rektor STIT Pemalang menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemda Kabupaten Pemalang  karena adanya kehadiran Pemerintah yang bersedia bekerjasama untuk memajukan mutu pendidikan yang semakin berkualitas dan berdaya saing tinggi.

capture-20150311-143054

capture-20150311-143024

Pemerintah juga menjanjikan akan memberikan jalan luas kepada investor untuk untuk berinvestasi di Pemalang dengan cara memudahkan perijinan pelayanan dalam waktu 1 hari. Setelah pemaparan dari semua pembicara, acara dilanjutkan dengan diskusi singkat oleh semua peserta sarasehan dan dilanjutkan dengan penyerahan cinderamata.

Setelah itu dilanjutkan dengan pembacaan doa oleh Drs. KH. Masduki M.S.I selaku ketua MUI Kota Pemalang. Acara ditutup oleh MC dan dilanjutkan dengan foto bersama dan ramah tamah peserta. Diharapkan dengan terselenggaranya acara Sarasehan ini menjadi kekuatan baru dan semangat baru bagi STIT Pemalang untuk mengembangkan kualitas pendidikannya di masa mendatang.


Tanda-Tanda Berbahaya bagi Negara

IMG_1080

Rupiah tetap akan terus Anjlok sampai ke Rp14 Ribu ke Rp 15 Ribu per Dollar Amerika dan Hutang Luar Negeri akan Terus Mengembang dalam empat bulan lagi sampai bulan Juli 2015 ini akan terus lebih megancam Dan Menghambat Pertumbuhan Ekonomi negara dan Rakyat di RI, Jika tidak di tangani dengan segera oleh Presiden sebagai Komandan untuk melakukan Trobosan yang Drastis dengan Strategis yang tepat dan sistematis dengan Sempurna.

Indonesia bisa keluar dari krisis serangan Ekonomi dunia atau dari krisis Defisit keuangan dan Krisis Anjloknya Rupiah kalau Presiden Indonesia Berani Melakukan Perubahan demi untuk Kepentingan NKRI dan Rakyat Indonesia dengan “Kebijakan Presiden cukup “3 Strategis Strategi Penangguhan”

Pintar Pemerintahan Jokowi Sebagai Aksi Prioritas Pemerintahan untuk Mengembalikan Keyakinan dan Kepercayaan Publik, Para Pengusaha dan Para Investor asing atau Investor Lokal untuk berinvestasi di Indonesia dengan lebih kompetitif dan efektif. Ada Komitmen 3 Strategis di bawah ini sebagai Strategis:

1. Tidak Ada Kenaikan keatas segala Sumber Energi seperti BBM, LPG, Listrik dan Air Pump adalah aksi prioritas Presiden.

2. Tidak ada kenaikan keatas segala biaya Pajak-Pajak negara, Tarif BEA Cukai dan Segala Biaya Administrasi Pemerintah.

3. Perintah Presiden kepada seluruh Jajaran Kementerian dan dinas-dinas terkait untuk mengontrol dan Mengawal perintah poin 1 dan 2 diatas tidak ada kenaikan keatas. Semua Bahan-bahan konsumsi Rakyat, Semua Bahan-bahan Sembako, Material, Bahan-bahan Konstruksi dan Industri.

(3 faktor diatas tidak ada kenaikan selama 5 Tahun Pemerintahan Presiden Jokowi), sebagai komitmen konkrit dan Peraturan strategis dan Regulasi yang lebih efektif dan konsisten yang pasti menjadi jaminan dan Kesungguhan Presiden untuk menangani Krisis dan aksi yang ditunggu-tungukan oleh Rakyat, Para Pengusaha dan Para Investors untuk mempercepat Pertumbuhan Ekonomi dan Melipat gandakan ekspor Produk, Ekspor Negara Strategi turbo Buster / Stimulus Ekonomi dengan lebih Efektif dan Kompetitif.

Semua masalah bisa dituntaskan dengan 5 Strategis cukup dengan Keberanian Presiden untuk Melakukan Perubahan dengan Versi “Revolusi Mental yang real” dan Semoga Seluruh Jajaran Pemerintahan Presiden siap dengan Master Plan dan Road Map yang Strategis Strategi yang Prioritas dengan Tepat dan Sempurna.

Dr Muhammad Asmi mengamati Cukup dengan Komitmen Presiden dengan Berani untuk Membuat Komitmen dan Regulasi yang Konkrit dan Konsisten Sebagai strategi bagi Indonesia untuk keluar dari krisis Defisit Hutang luar Negeri, Anjloknya Nilai Rupiah sekarang adalah prioritas Permasalahan harus dituntaskan segera Karena Berbahaya Besar dan Bencana Negara kalau terus di biarkan dan segala Permasalahan negara dan krisis Anjloknya nilai Rupiah pasti Bisa ditangani dengan lebih efektif dan terjamin Kalau dilakukan Perubahan dengan lebih Sistematik dan Sempurna dengan Strategi yang tepat daripada bersikap “Wait and See” dan “try and Error” adalah kesilapan besar seorang Presiden, karena Belajar dari contoh-contoh kebijakan Kesalahan. Maka pontensi kepada Kegagalan negara dan pasti merugikan dana APBN dan APBD uang rakyat yang dirugikan dengan sia-sia. ” Belajar dari Pemimpin Negara yang Sukses dan Jangan Belajar dari Pemimpin Negara yang Gagal” Karena Belajar dari Pemimpin yang Sukses pasti lebih menjaminkan Potensi sukses lebih Terjamin kepada Kesuksesan karena kita Belajar dari kebijakan Pemimpin negara yang sukses. Tutur Dr. Muhammad Asmi



Hits since 2009