All posts by Administrator

Sri Mulyani Menteri Keuangan Harus Berhenti Dari Jabatan Sebagai Menteri Keuangan ..

Sri Mulyani Menteri Keuangan Harus Berhenti Dari Jabatan Sebagai Menteri Keuangan ..

Karena Gagal Menangani Permasalahan Keuangan Negara dan Gagal Menagani Permasalahan Kurs Rupiah Terus Ambrok Ke Ro 14,600 per dolar Amerika..

Seri Mulyani Gagal , Pengamal Idea Idea Paman Sam dan Berakasi Sebagai Perlaksana Solusi Jalan Pintas, Kalau Negara Bermasalahan Keuangan dengan Ancaman Kurs..?

Solusi Paman Sam ( World Bank, IMF) adalah Ideologi Paman Sam adalah Solusi Penjajahan Ekonomi Ideologi karut dan Gagal :

1.Strategi Jalan Pintas Adalah : Pinjam Dana Asing dari Negara Negara Penguasa Ekonomi Dunia, World Bank,China Deverlopment Bank, Asian Deverlopment Bank, Dll Negara Penguasa Ekonomi Akhirnya di ambil alih oleh IMF..,

2. Dengan Solusi Kuno Domestik Rescue Pemerintahan Sekarang, hanya berpatukan Harapan, “Dari Pendapatan Hasilan Pajak Pajak Negara .., adalah Pahaman Kuno Dan tidak Mencukupi untuk mengatasi kebutuhan Keuangan Negara , ini adalah Ideologi Paman Sam dan Pahaman Para Pemimpin Barat..
Continue reading Sri Mulyani Menteri Keuangan Harus Berhenti Dari Jabatan Sebagai Menteri Keuangan ..

DUNIA KELIRU DAN PARA INVESTORS KHAWATIR RUPIAH MENJADI MATA UANG TIDAK SEHAT

ar

Dunia Keliru dengan Menguatnya nilai Rupiah drastik dari level Rp 14,735 menguat Menjadi Rp 13,035 per dollars Amerika? kemarin, Menguat lebih dari 1,000 point Perubahan dalam 9 hari di anggap Misteri.

Para Perekonomian Dunia Khawatir Rupiah akan termasuk dalam Kategori Mata Uang “SAKIT/TIDAK SEHAT” dunia.

Drastik Perubahan Penguatan Nilai Mata Uang Negara yang meragukan Pasaran Keuangan Dunia dan Para Pengusaha dan Para Investors dengan Menguat rupiah dengan drastik dan Misteri luar biasa dari tren Pasaran Riil.

Kekeliruan tidak Realistik ini akan mendampakan tanggapan Negatif Tidak Percaya dan Tidak Meyakinkan Para Pengusaha dan Para Investors Dunia keatas nilai Rupiah ditanggap Sebagai “Mata Uang Tidak Sehat/Sakit “.

Perlu di evaluai analisis kami ini dengan Serius oleh Presiden, didalam jangka waktu 2 Bulan kedepan, akan berlaku Koreksi Pasaran besar-besaran dan Penarikan dana Asing besar akan berlaku di Pasaran Modal Keuangan IHSG dan Bank-Bank Milik Pemerintah.

Penarikan Dana Asing dari Rekening Bank-Bank akan berlaku Secara besar-besaran dan Rupiah akan Anjlok lebih Parah pada level 15,500 ke level yang lebih Parah pada level Rp 17,000 per dollar Amerika sampai pada bulan Des. 2015 ini.

Selagi kalau pilihan strategi Kebijakan Presiden tidak Melakukan Kebijakan yang Spesifik dengan “Meng regulasikan Penetetapkan Nilai Rupiah sebagai Harga Mati /Tetap Nilai Rupiah “, dengan Veto Presiden,Sebagai Kebijakan UU Darurat Keuangan BI dengan segera Pada Level yang realistik bermula dengan nilai Rp 13,800 Per Dolar Amerika.

Segala Sistem Keuangan dan Perekonomian Indonesia akan musnah hancur dan Indonesia akan Bangkrut, Karena Hutang luar Negeri yang semakin Parah dan Hutang Perusahaan Membengkak sampai Menjadi Rp 5000 triliun Rupiah dalam jangka waktu 12 bulan Pemerintahan Presiden Jokowi bakal mengundang ancaman yang berbahaya dengan ancaman Revolusi Rakyat dan Kericuhan Politik dan Sosial seperti Reformasi 1998.

Aksi Segera Presiden Perlu Pilihan Strategis Strategi yang tepat sebelum Terlambat. Ancaman dan Serangan Pemain dan Penguasa Ekonomi Dunia Mendampakkan keatas Serangan Menghambatkan Pertumbuhan Perekonomian Negara dan Melemahkan Nilai Rupiah sudah diserang sebanyak 3 kali dan serangan akan lebih parah adalah serangan kali ke 4 nanti pada bulan Nov 2015 dan Serangan kali ke 5 pada bulan Dec 2015 ini.

Serangan kali ke 4 dan Ke 5 adalah Serangan besar-besaran Mafia-Mafia Spekulator dan Spekulan pada Pasaran Modal Keuangan IHSG pada bula Nov dan Dec 2015 ini. Serangan kali ini akan mendampakan ambru nya Indeks Pasaran Modal pada level dibawah 4,000 dan bisa mencapai ke level 3,000 point dari (4,491.43 pada tgl 9.10.2015 lalu) dan Rupiah akan Menjadi Rp 17,000 per Dolar Amerika dari level sekarang (Rp 13,035).

Dalam kondisi dan Situasi ini Indonesia akan Bangkrut dan akan lebih Bahaya Karena Beban Hutang Luar Negeri Indonesia membengkak Sampai Rp 5,000 triliun dari (3,000 triliuan sampai Sekarang).

Indonesia akan kembali seperti Krisis Ekonomi Pada tahun 1998. Krisis ini bisa Mengancam Revolusi Rakyat yang bisa mengancam Kericuhan Politik, Permasalahan Sosial, Kriminalitas, Terorisme, Korupsi, dan Permasalahan Suku dan Ras akhirnya bisa mengancam tindakan lebih extrem yang paling di Khawatiri Rakyat adalah Kembalinyan Politik Militer dengan aksi “Kudeta TNI ” bisa berlaku , Kalau Situasi Instabiliti Politik dan keselamatan NKRI tergugat pasti Aksi Kudeta akan berlaku.

Sebelum Situasi Memburuk dan lebih Parah Mengancam Kehancuran NKRI menjadi negara Bangkrut seperti Uni Soviet dan Yunani?, Presiden harus ingat dan Segera tanggapi Analisis Kami ini ini, dengan lebih serius dengan aksi Solusi Ekonomi kami adalah Jawaban kami untuk Indonesia Exit dari Krisis Defisit Keuangan dan Ancaman Anjkloknya Rupiah harus tuntas.

Ini bukan Ramalan, tetapi Fakta Analisis Prajudis kami pasti akan berlaku jika tidak ada Antisipasi dan Aksi Pencegahan awal Presiden.

Kami Memperingatkan Pada Presiden dan Jajaran Menterinya. Jangan Sampai kondisi negara Sampai Seperti Analisis kami diatas Menjadi Real ?, Karena Kelemahan Pemimpin yang Memimpin RI masih Tidak Percaya Diri dan Tidak Berani Melakukan Kebijakan yang Luar Biasa untuk Perubahan demi Kepentingan dan Kedaulatan NKRI yang di Khawathirkan akan Menjadi Senasib Seperti Uni Soviet dan Yunani. Baru berani beraksi melakukan Kebijakan Sudah Telat.

Ini Soluai dan Nasihat kami untuk Presiden dan Jajaran Menterinya:

1.Berhenti Strategi Kuno” Permainan Penguasa Ekonomi Dunia yaitu Jalan pintas ” Hentikan Strategi Pinjaman Dana Asing”dan “No Bail Out” kepada anak Perusahaan pemerintah yang Sakit.

2.Presiden Veto Kebijakan UU Keuangan BI Tetapkan Nilai Rupiah Pada level Rp 13,800 Per Dollar Amerika.

Kalau Presiden mau Menguatkan Nilai Rupiah terusan Menguat dan tuntas dari serangan-serangan Anjlok Rupiah lagi lakukan Dikrit Presiden lebih Efektif.

Sekarang Presiden sudah mulai PD untuk melakukan Aksi drastik dengan lebih Exstrem / luar biasa harus Tepat pada Kebutuhan Perekonomian Negara dengan Strategi Penyelamat yang tepat dan Sempurna tepat dengan Kebijakan yang menuntas Puncak Segala Krisis Defisit Keuangan dihentikan dan kita Stop Serangan Keatas Ancaman kepada Nilai Rupiah degan Tetapkan Nilai Rupiah sebagai harga Mati Rp 13,800 per Dollar Amerika .

Prioritas adalah Krisis Spefisik Selamatkan Nilai Rupiah dari Serangan Anjloknya Rupiah dan kini Negara sudah Kerugian lebih 1 Ribuan Triliun dalam jangka waktu hanya 9 bulan oleh Pemerintahan sekarang.

Adalah tidak Realistik dan aksi Cuma-Cuma saja Pemerintah melakukan “Injection Capital dari hasil Pinjaman Dana Asing Negara” dan Perusahaan Negara, Karena Semua Dana “Capital Injection Buy Back “, hilang cuma-cuma dan Cair di Pasaran Modal Keuangan IHSG karena “Strategy Buy Back” Gagal Mempertahankan Indeks Pasaran Modal Keuangan dan Anjloknya Rupiah

Strategi ini hanya Menguntungkan Para “Mafia-Mafia Spekulator dan Spekulan Pasar Modal meraut Keuntungan dari Aksi Injection Capital Pemerintah dengan Strategi Buy Back Saham dari hasil Uang Pinjaman luar Negeri Negara dan Melalui anak-anak Perusahaan Pemerintah BUMN terus gagal Buktinya Menguatnya saran Keuangan dan Rupiah hanya selama 1 Minggu dan Pemerintah harus bertahankan lagi dengan Injection Capital lagi. Terapi tetap Merah Pertanda di papan Skor Saham IHSG Merah dan tidak stabil. Semakin banyak cobaan Bay Back Pemerintah dan anak Perusahaan BUMN, Semakin besarnya Kerugian Defisit Keuangan Negara dan Anjloknya Rupiah tutur Dr. Muhammad Asmi dengan Optimis.

Presiden harus ingat 70 % Pemain Saham besar-besaran pasaran IHSG adalah dikuasai oleh Mafia-Mafia Spekulator dan Spekulan Seperti George Soros di Pasaran Keuangan. Pasaran Efek Indonesia Kecil di Perbandingkan dari pasar bursa Saham lain dunia.

Injection Capital Buy back Strategi adalah Pola Permainan Penguasa Ekonomi Dunia IM, World bank dan Mafia-Mafia Spekulator dan Spekulan Pasaran Modal keuangan Dunia.

Mereka akan mengambil Kesempatan untuk Meraut Keuntungan Besar dengan mengetahui Strategi Pemerintah bermain dengan cara Pola Mainan Mereka dengan “Strategi Buy Back Saham” adalah moment musim Panin membuat Investors” dan Solusi mereka keluar dari Krisis Keuangan Sebuah Negara.

Mereka akan Menjual Saham-Saham yang mereka Kuasai dalam Waktu moment Pememerintah Menanam Modal Besar-besar seperti sekarang, Kita lihat 3 kali strategi “Strategi Buy back”gagal memperkuatkan Rupiah dan pasaran modal dengan 2 Jilid Kebijakan dan akan datang Jilid Kebijakan III Presiden, Masih tetap tidak Spesifik dan tidak akan memaksimalkan respon Para Investors (FDI).

Semoga Presiden Dan Seluruh Jajaran Menteri Kerjanya, siap Beraksi dengan lebih bijak dengan Mengevaluasi Signal Peringatan kami ini, dan Siap Mengevaluasi setiap Saran dan Kritikan kami.

Saran Solusi Strategi kami bergelar IAP: BOT sebagai penyelamat Perekonomian Indonesia Menjadi Kuasa Ekonomi Ke 5 Besar Dunia sebelum tahun 2030 dengan tidak perlu Menggunakan Biaya dana ari APBN untuk Membangun Perekonomian dan Infrastruktur Negara tutur Dr. Muhammad Asmi dengan Optimis.

Dan kami siap menyerahkan 2 buku hasil Riset dan Analisis kami berjudul:
1. Indonesia kuasa Ekonomi Ke 5 Besar Dunia sebelum 2030 .
2. Indonesia Investment Guide Book .

Solusi Strategi Kami siap untuk di bedah dan di uji Kompetensi dan Substansi Saran Strategi kami.

Semoga Allah Subahannallah hii ta’allaa Melindungi Negara kita Dan Semoga NKRI Selamat dari analisis Prajudis Kami dan Mudah-Mudahan Presiden kita lebih Percaya diri dengan Kebijakan Presiden Bahwa “Presiden adalah Presiden.” yang bekerja hanya demi untuk Kepentingan NKRI dan Bangsa Indonesia ” , Kami Optimis pasti tidak ada siapapun yang akan menantang niat Visi , Misi dan Kebijakan Presiden yang akan Mengguncamg Dunia.

Dengan Agenda Gagasan yang Jelas yang akan Menjaminkan Harapan Inspirasi Rakyat yang menjanjikan Kemakmuran Negara Menjadi Kuasa Ekonomi Dunia dan Mensejahterakan 250 Juta rakyat Indonesia, Siapa yang mau menantang? pasti tidak ada Karena Presiden melakukan Perubahan dan kebijakan 100% Untuk NKRI dan Bangsa Indonesia.

Salam Sukses Presiden Jokowi dan Seluruh Jajaran Pemerintahan Indonesia. Selamat diatas Kesedian Adaptasinya.

Dr. Muhammad Asmi
Pengamat Ekonomi/ Ketua Tim Riset / CEO
I AM PRESIDENT INSTITUTE BOGOR. (tgl 10,10.2015)

PRESIDENT PERINTAH BANK INDONESIA BUAT KEBIJAKAN UU KEUANGAN SEBAGAI MONETARY CONTROL NILAI RUPIAH DI TETAPKAN PADA LEVEL RP 13,800 PER USD.

150821131348-garuda-indonesia-antisipasi-pelemahan-rupiah-terhadap-dollar-hingga-rp-16-ribu

Rakyat mengajak Presiden Tinggalkan saja, hal hal lama, Tidak perlu bicara Soal 3 hal kesempatan Presiden sebelumnya lagi, seperti yang diumumkan dalam FB Presiden Jokowi..

Cukup dengan Kebijakan Baru Presiden Launched baru – baru ini, “harus lebih spesifik dan untuk lebih Efektif and Atraktif mengundang Investasi Asing (FDI)” buat saja Perencanaan Pembangunan Perekonomian yang sudah terencana dengan lebih Efektif dengan Terbukti lebih Kompetitif.

“OUTLOOK INDONESIA LOOKING FORWARD, NOT BACKWARDS ” and “BYE BYE TO PROBLEM and CRISIS”.

Kebijakan yang Spesifik adalah Solusi Kebijakan yang selama ini di tunggu-tunggu adalah “Komitmen Sistem dan Regulasi Pemerintahan Yang Kongrit, yang Konsisten dengan Penawaran Insentif – Insentif yang Atraktif dan Yang Kompetitif” Sebagai AKSI SEGERA PRESIDEN TETAPKAN NILAI RUPIAH SEBAGAI REGULASI UU DARURAT KEUANGAN BANK INDONESIA UNTUK SELAMATKAN RUPIAH DARI TERUSAN ANJLOK.

Dengan Kewenangan Presiden, Umumkan Perintah Presiden dengan Kebijakan Meregulasikan Ketetapan Nilai Rupiah tetap pada tahap level Rp 13,800 efektif serta merta, harga Mati nilai Rupiah sebagai UU Keuangan Bank Indonesia Serta Merta..

Ketetapan Ini aksi Sebagai Monetary UU Bank Indonesia.. jadi Rupiah tidak akan Fluctuation lagi, (Rupiah tidak akan terusan naik dengan lebih parah lagi dari Sekarang RP 14,500 per Dollars ), kita tuntaskan masalah Rupiah..

Ini adalah Strategi Strategis yang lebih prioritas Untuk Kembalikan Kepercayaan dan Keyakinan Publik, Para Pengusaha dan Para Investors untuk Memilih Indonesia sebagai destinasi Investasi Mereka..

Hentikan Solusi Jalan Pintas Pinjaman Luar Negeri , Sama Artinya Menjual Indonesia???

Dengan Kebijakan Prediden Indonesia bisa Bangunkan Perekonomian dan Infastruktur negara tanpa perlu biaya dari dana APBN dan Kami Optimis Fundamental Perekonomian Indonesia akan Kembali Stabil dengan lebih Cepat dengan Strategi Kebijakan jangka pendek ini yang lebih Realistik dan 100% Efektif pada Pasaran Keuangan dan Ekonomi Global.

Dengan Ketetapan Nilai Rupiah di Tetapkan pada Nilai Rupiah ke level Rp 13,800 per Dollar Amerika (terus mengikut pasaran sehingga ke level Rp 11,000 Per Dollar, Presiden Harus lakukan strategi ini Secepatnya dan Segera, ketetapan nilai Rupiah sebagai harga Mati.

Dr Muhammad Asmi Optimis Strategi Penyelamat Rupiah ini Membawa Perubahan Drastis pada kebutuhan Penyelesaian Krisis Defisit Keuangan yang mendampakkan Kepada Serangan dan Ancaman kepada nilai Rupiah, Maka Saran Kita Serang Kembali dengan Strategi ini. Insha Allah Besar dampaknya..

Strategi ini hanya kita laksanakan sebagai Strategi untuk waktu darurat saja dan akan di evaluasi setelah nilai rupiah kembali normal sesuai pada nilai Pasaran. dan Nilai Sasaran Rupiah yang paling Realistik dan Kompetitif adalah pada tahap level Rp 11,000 per dollar Amerika .

Jika Presiden gunakan strategi IAP: BOT kami ini, Kami Optimis Indonesia bebas dari Krisis Defisit Keuangan dan Ancaman Anjlok Rupiah tuntas dalam 1 bulan..

Selamat Sukses Bp President dan Seluruh Jajarannya..

BOGOR Jawa Barat, 23.9.2015
Ikhlas dari- Dr Muhammad Asmi Pengamat Ekonomi President Direktur dari I AM PRESIDENT INSTITUTE BOGOR..

8 KEBIJAKAN PRESIDEN JOKOWI TERLALU GLOBAL TIDAK SPESIFIK DENGAN KEBUTUHAN PARA INVESTORS

maxresdefault

Publik dan Pasaran Ekonomi mau Jawaban yang Solid dan Kongkrit dari Presiden dan Jajaran Pemerintahan nya Menjawab Inspirasi dan keluhan benak hati seluruh Rakyat Indonesia selama 70 tahun Indonesia Merdeka, dengan Visi, Misi dan Solusi yang luar biasa dengan Real Revolution Mental yang Berani Mewujudkan Mimpi Besar yang Luar Biasa yang bakal mengguncang Dunia ini.

8 Strategis Kebijakan Yang baru di Umumkan oleh Presiden Jokowi, “Terlalu Global tidak Spesifik dan tidak memenuhi kehendak Pasaran Ekonomi dan tidak memenuhi keinginan Para Investors Asing dan Domestik.

“Pemerintah sudah 2 kali Gagal dengan Metode lama Percobaan “Try and Error” konventional untuk menyelamat krisis Defisit Keuangan dan Anjlok nya Rupiah terusan terpuruk ke level Rp 14,500 per Dollar dan Pasaran keuangan Efek tetap di Posisi di bawah 4,400 points.

Strategi Awal “Bail Out Financial dan Perekonomian Pemerintah” :

1. Apa bila Pemerintah Pilih Jalan Pintas, Tambahan Pinjaman Dana Asing USD 11 Milyar USD dari World Bank, ADB dan IMF dengan Refinancing Proyek Jalan Tol Bali, Gagal membawa Impect Positif kepada usaha menyelamat keadaan Krisis? Rupiah tetap di posisi level Rp 14,200. pasaran Efeks Jakarta tetap pada. level 4,100 points.

2. Percobaan Strategi Kedua Pemerintah dengan Strategi “Buy Back Saham ” Pasaran Keuangan Pasar Modal Efek Jakarta, telah Menginvestasi sejumlah Rp 30 Triliun Rupiah Modal Investasi melalui Investasi Anak Perusahaan BUMN bulan Agustus 2015 lalu juga Gagal, dan Rp 30 Triliun ini Hilang dan cair di Pasaran Modal Keuangan dan ini Strategi bunuh diri dan “Gambling” ini, Malah membatu menyelamat para Investors Asing Menarik Investasi Modal Asing Mereka dan terus Exit dari Pasaran Efeks dengan lebih gampang untuk Merelokasikan investasi dan Perniagaan mereka ke Negara lain yang lebih Menjaminkan Keuntungan Investasi mereka.

Dan aksi “Buy Back Saham” Gagal, Dan anak Perusahaan Pemerintah tetap rugi Rp 30 triliun dan tidak ada Perubahan Senifikan pada Nilai Rupiah tetap di paras level Rp 14,500 dan Pasaran Indeks Keuangan Efeks Jakarta tetap terus buntu di level 4,300 point dari 5,500 points pada bulan Desember 2014 lalu.

Pemerintah Jokowi berharapan Pasaran Modal Keuangan bisa bertahan sampai kesasaran di bawah 4,000 points dan Nilai Rupiah di asumsi bisa bertahan pada nilai di bawah Rp 14,000 per Dolar Amerika Sebagai Strategi Perjudian. Ternyata Analisis dan Asumsi Pemeritah Meleaet dan Salah Strategi Pemerintah ini Gagal lagi.

Menurut Dr Muhammad Asmi, Indonesia Membutukan Strategis Straregi KEBIJAKAN yang Tepat dan tidak Spesifik.

SOLUSI KAMI

Kepada Pemerintah Presiden Jokowi Supaya mau Mendengar dengan Cermat dan Segera mengeveluasi opini rakyat ini, demi untuk Menyelamatkan Negara dari Menjadi senasib Negara Negara Eropa dan Negara Yunani sebagai negara Bangkrut karena Gagal bayar hutang Luar Negeri yang besar.

President harus beraksi segera dengan Strategis Strategi yang tepat, “Pemimpin negara wajib Mengembalikan Keyakinan dan Kepercayaan Publik,Kepercayaan Para Pengusaha dan Para Investors ” dengan segera ini yang paling Prioritas sekarang.

Para Pengusaha Domestik dan Para Investors Asing hanya mau “Jaminan Komitmen Kongkrit Sistem dan Regulasi yang Konsistensi dan Kompetitif Dari Kebijakan Presiden” yang di tunghu tunggu selama ini..

001002

Jaminan kami Cukup dengan 3 Strategis Strategi Penangguhan Pintar Pemerintah versi I AM PREDIDENT INSTITUTE BAB 6 ( item 1,2 dan 3) dan Bab 5 dari buku Saya yang Berjudul ” Indonesia Kuasa Ekonomi Ke 5 Besar Dunia Sebelum 2030 tutur Dr. Muhammad Asmi dengan Optimis ….Buku terbitan Gramedia sudah di Pasaran di seluruh Outlet Gramedia di seluruh indonesia…

Pak Presiden Jokowi dan Jajaran Menterinya Silahkan Evaluasi dengan baik Saran dan Strategi kami ini. Empat tahun sudah kami perjuangkan Strategi kami ini, Strategi kami ini hasil Riset kami 13 tahun Kami membuat Riset dan tinggal di negara role model kami maksud di bawah ini, dan kami mempelajari bagaimana China, India dan Dubai, Abu Dhabi UAE bisa Menjadi jadi Penguasa Ekonomi Dunia dalam Jangka Waktu Kurang dari 30 tahun.

Kami sudah mendesignkan 3 Strategis Strategi untuk Indonesia Exit dari Krisis Defisit Keuangan dan Krisis Serangan Ancaman Anjloknya Rupiah dan 5 Strategis untuk Indonesia Jadi Kuasa Ekonomi Ke 5 Besar Dunia sebelum tahun 2030 menjadi realita dan Pembangunan Infraatruktur dan Perekonomian imdonesia tanpa APBN.

Bukan hanya Wacana, kami sudah tuliskan dalam buku saya Strategi dan Mekanisme nya, siap dengan buku Instrumen dan Aplikasi Strategi.

Distansi dan Realistik Strategi kami siap untuk di benahi dan tantang oleh sesiapapun yang siap dan mau membenahi dan mengevaluasi Materi kami ini dalam mana mana Forum Diskusi atau Debat untuk buktikan Keunggulan Strategi kami .

3 bulan kedepan Hutang Luar Negeri Indonesia akan terus bertambah dan Nilai Rupiah akan tetap terus Anjlok ke tahap Rp15,000 ke Rp 17,000 pada bulan Dec 2030 ini.

Kalau tidak ada Strategis Strategi yang Kongkrit dan Spesifik di lakukan oleh Presiden untuk Menyelamatkan NKRI dari terus dihancurkan oleh Para Mafia Keuangan kararna Kepentingan Peribadi Para Pemimpin Koruptor.

Maka kalau Pemimpin kita dekarang Memilih Strategi “Jalan Pintas, Pinjam Dana Asing” dan Tetap Mencari Kubang Hitam sebagai Penyebab dan sebagai Strategi Penyelesaian Krisis ?….Sama Artinya Pemimpin ini pilih ” Jalan Bunuh diri ” Pemerintah dan Menyerah NKRI karena Bangkrut Ideologi dan Menjual Indonesia” Kepada Negara negara Penguasa Ekonomi dunia”…

Sakarang ini adalah Era Penjajahan Ekonomi, Segala Usaha Mau Pinjaman Dana Asing harus di hentikan sekarang. Kalau Pemimpin kita sayangkan NKRI dan tidak mau Menjual Indonesia Kepada Penjajah Ekonomi Dunia.

Semua dana kebutuhan Indonesia sudah di siap kan, Sesuai permainan Politik Ekonomi Mereka, untuk menjadi Menguasai Ekonomi dan Mengintervensi Pemerintah Indonesia dengan lebih berwenang, Inilah akhirnya nasib negara Indonesia akan dijajah Penjajahan Ekonomi dari Negara Negara kuasa besar dunia. Karena Gagal bayar Hutang Luar Negeri ? Ini sama Arti nya “Indonesia Sudah di Jual oleh Pemimpin yang Takut melakukan PERUBAHAN DRASTIK dan BANGKRUT KEBIJAKAN Keprmimpinan” ….

Jangan Tunggu Situasi Perekonomian Indonesia menjadi lebih Parah dengan Serangan Nilai Rupiah sampai ke level nilai Rp 15,000 per Dollar Amerika, Situasi Ini akan berlanjutan lebih Parah Melonjak sampai ke level Rp 17,000 per Dollar,dan Indonesia di jual kepada Penjahahan Ekonomi dunia waktu itu dan NKRI akan Menjadi Negara Hancur seperti negara Uni Soviet dan Bangkrut seperti Yunani.

Sampai Saat ini Pemerintah Jokowi Masih Belum Komited dengan KEBIJAKAN Penerintah dengan lebih Spesifik. Cuma ada 8 Kebijakan yang yang baru di umumkan oleh Presiden Jokowi tgl 9.9.2015 lalu, Sangat Global, tidak Spesifik dan tetap tidak akan mendapat Respon Positif dari Para pemain Ekonomi dan Para Investors.

Kampayne Investasi Presiden Jokowi ke luar negeri terbukti tidak menarik dengan Maximal, karena tidak aa oerdoapan KEBIJAKAN dan INSTRUMENT yang Kompetitif, Kongktit dan Konsisten yaitu Jaminan Satu Komitmen KEBIJAKAN SISTEM DAN REGULASI yang lebih Konsiten , Efektif, Kongkrit dan Kompetitif Seperti yang kami Sarankan dalam Bab 6 item 1, 2 dan 3 kami masukan dalam buku Indonesia Kuasa Ekonomi Ke 5 Besar Dunia sebelum 2030. Indonesia Bisa Bangunkan Pembangunan Infrastruktur dan Perkonomian Negara tanpa APBN dan Mekanismenya ada pada Kami untuk di hadiahkan pada Pemerintah.

Dr Muhammad Asmi Optimis 3 Strategis Strategi kami ini memberi Jaminan menarik respon Publik, Para Pengusaha Ekonomi dan Para Investors Asing dengan lebih Drastik, Efektif dan Atraktif .

Strategi yang Menjaminkan dan Mengembalikan “Kepercayaan Dan Keyakinan Para Pengusaha dan Para Investors dengan lebih Efektif dan Kompetitif.

Dr Muhammad Asmi Program Director I AM PREAIDENT INSTITUTE BOGOR